Saya sendiri hanyalah menyajikan data,soal penafsiran ayat kauniyah tsb 
terserah masing2.Kalau saya menafsirkannya ,itu Allah sedang menunjukkan bahwa 
semua Hukum2 Fisika,Kimia dll ternyata bisa diinterupt.Seperti jaman Ibrahim 
dulu ketika diobong maka Hukum Pembakaranlah yg diinterupt:Wahai api 
dinginlah.Yo Ibrahim rapopo. La timingnya kok baru sekarang? soale penyimpangan 
akidah wong2 sekarang itu wis parah.Jadi bukan arah Kiblatnya yg penting tapi 
akidahnya wong2 itu lo.

Shalom,
Tawangalun.

--- In [email protected], "Jusfiq" <kesayangan.al...@...> wrote:
>
> 
> Pertanyaana begini tidak timbul di otak kerbau Tawang...
> 
> Kenapa tu omong kosong baru beredar setelah ada kabar bahwa mesjid banyak 
> yang kiblatnya salah arah?
> 
>  
> --- In [email protected], "great.pretender2000" <great.pretender2000@> 
> wrote:
> >
> > Koq tiangnya baru muter sekarang, emang sejak kapan salah arah kiblatnya? :D
> > 
> > gp
> > 
> > On 10/3/10, sunny <ambon@> wrote:
> > > Tawang,
> > >
> > > Mungkin  Iblis Bin Seythan  berkuasa di Tasyikmalaya dan suara adzan keras
> > > dari loudspeaker mesjid mengganggu mereka sehingga mereka memberi
> > > peringgatan dan memutar  arah mesjid ke arah Tokyo dengan Sinjukunya  atau
> > > Houston dimana terdapat Caligula University penuh dengan malaekat-malaekat
> > > cantik nan sexy. Bagaimana pendapatmu?
> > >
> > > Wassalam,
> > >
> > >
> > >   ----- Original Message -----
> > >   From: Tawangalun
> > >   To: [email protected]
> > >   Sent: Sunday, October 03, 2010 12:01 PM
> > >   Subject: [proletar] Masjid berputar 30 Derajad Kearah Kiblat
> > >
> > >
> > >
> > >   Subhanallah! Empat Tiang Masjid Berputar 30 Derajat Menuju Arah Kiblat
> > > yang Benar
> > >   TASIKMALAYA (voa-islam.com) - Empat tiang beton di dalam Masjid Al 
> > > Falah,
> > > Kampung Tunagan, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota
> > > Tasikmalaya, mendadak berputar ke arah kanan sekitar 30 derajat tanpa
> > > merusak konstruksi, Rabu (22/9/2010) sore hingga malam. Fenomena yang 
> > > sulit
> > > dinalar akal sehat itu, tak pelak membuat geger warga.
> > >
> > >   Keempat tiang bergerak berputar ke arah kanan selepas ashar dan kembali 
> > > ke
> > > posisi semula selepas isya. Keempat tiang beton berbalut keramik itu
> > > berfungsi menyangga lantai dua. Perputaran tiang terjadi seusai puluhan
> > > warga menunaikan shalat ashar. Mereka terkejut saat menyadari keempat 
> > > tiang
> > > yang masing-masing berjarak sekitar dua meter membentuk segi empat itu,
> > > telah berubah arah sekitar 30 derajat ke arah kanan (utara).
> > >
> > >   "Tidak ada bunyi derak tembok. Tiba-tiba saja kami menyaksikan keempat
> > > tiang sudah berubah arah," tutur H Syariful Gaos, seorang tokoh warga
> > > sekaligus orang yang memimpin pembangunan masjid pada tahun 1989 lalu. 
> > > Para
> > > jamaah sempat panik karena mengira masjid akan roboh.
> > >
> > >   Namun setelah diteliti lebih seksama, tidak ada bekas-bekas perputaran.
> > > Keramik lantai tampak masih utuh. Hanya saja sudutnya berubah seiring 
> > > dengan
> > > perubahan tiang. Fenomena diluar akal sehat itu membuat jamaah langsung
> > > menyebut asma Allah. Bahkan ada yang menitikkan air mata.
> > >
> > >   .Keempat tiang masjid bergerak berputar ke arah kanan selepas ashar dan
> > > kembali ke posisi semula selepas isya. Anehnya, tidak ada bekas-bekas
> > > perputaran. Keramik lantai tampak masih utuh. Hanya saja sudutnya berubah
> > > seiring dengan perubahan tiang. .
> > >
> > >   Fenomena itu tidak berhenti sampai di situ. Selepas jamaah melaksanakan
> > > shalat isya berjamaah, secara tiba-tiba keempat tiang beton berkeramik 
> > > putih
> > > yang tepiannya ditempeli keramik hitam, berputar lagi ke arah semula dan
> > > kembali berada pada posisi awal. Kejadian kedua ini makin menghebohkan
> > > jamaah. Ada yang bertakbir ada pula yang melakukan sujud atau membaca ayat
> > > suci.
> > >
> > >   "Sejak itu masjid dipenuhi warga yang ingin menyaksikan kejadian itu 
> > > dari
> > > dekat," ujar Syariful, yang mengaku terus pulang seusai shalat ashar.
> > > Semalam ratusan warga terus berdatangan. Bahkan hingga Kamis (23/9) sore,
> > > puluhan warga masih berkumpul di masjid yang terletak di tepi jalan 
> > > kampung
> > > itu.
> > >
> > >   Hilman, seorang warga, memperlihatkan kepada wartawan hasil rekaman 
> > > hidup
> > > kamera fotonya. Namun baik tiang dan lantai yang disebut Hilman tengah
> > > bergerak tidak tampak jelas. Kemungkinan gambar diambil setelah fenomena 
> > > itu
> > > terjadi. Namun, puluhan warga berebut ingin menyaksikan hasil rekaman itu.
> > >
> > >   Menurut Syariful, masjid tersebut mengalami renovasi menjadi dua lantai
> > > pada tahun 1989 dan selesai Oktober. Lantai pertama berukuran 9x21 meter 
> > > dan
> > > lantai dua 9x12 meter. "Semula itu hanya masjid biasa dengan lahan bekas
> > > kebun. Saya yang waktu itu berprofesi sebagai pemborong lantas mengusulkan
> > > dilakukan renovasi dan disambut warga," ujarnya, sambil menyebutkan,
> > > renovasi juga mendapat sumbangan dari Presiden Soeharto sebesar Rp 50 juta
> > > melalui koleganya di Jakarta.
> > >
> > >   Sejak berdiri, lanjut Syariful, tidak ada hal yang aneh. Hanya saja
> > > setelah ada imbauan MUI Pusat untuk menghitung kembali arah kiblat masjid
> > > pasca gempa 2 September 2009 lalu, jajaran DKM Masjid Al Falah melakukan
> > > penghitungan ulang dipimpin H Rofik, ahli ilmu falak warga setempat. Saat
> > > itu diketahui arah masjid mesti diputar ke kiri sekitar 30 derajat agar
> > > tepat menghadap kiblat.
> > >
> > >   .pasca gempa 2 September 2009, DKM Masjid Al Falah melakukan 
> > > penghitungan
> > > ulang dipimpin oleh seorang ahli ilmu falak. Saat itu diketahui arah 
> > > masjid
> > > mesti diputar ke kiri sekitar 30 derajat agar tepat menghadap kiblat.
> > >
> > >   "Kalau tidak salah, perubahan arah kiblat itu dilakukan Juli lalu. 
> > > Karena
> > > akan sulit jika harus membongkar masjid, maka warga sepakat hanya memutar
> > > hamparan sajadah saja ke arah kiri," jelas Syariful.
> > >
> > >   Menurut Syafirul, fenomena itu saat ini tengah dikaji oleh para tokoh.
> > > Bukan mengkaji secara ilmiah, tapi membaca ada hikmah apa dibalik 
> > > peristiwa
> > > tersebut. Ketua RW, Dudung, juga menyatakan hal serupa.
> > >
> > >   "Para tokoh tengah menelaah secara saksama, untuk menemukan hikmah dari
> > > peristiwa itu," jelasnya.
> > >
> > >   Namun bagi Syariful, kejadian ajaib itu bisa saja menjadi petunjuk bahwa
> > > arah kiblat yang sebenarnya, sesuai dengan arah masjid sekarang ini.
> > > "Logikanya, kami memutar arah kiblat ke kiri dan keempat tiang berputar ke
> > > arah kanan, dengan sudut perputaran yang sama. Karenanya saya akan
> > > mengungkapkan hal ini kepada warga untuk menjadi bahan pertimbangan,"
> > > imbuhnya. [silum/tribun]
> > >
> > >   Shalom,
> > >   Tawangalun.
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > >
> > >
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke