Refleksi : Harimau jadi-jadian ini tentunya jantan sebab yang dikejar hanya 
wanirta. Kita tunggu saja kapan harimau betina akan beraksi, maka pasti kaum 
laki-laki tidak akan  ke luar rumah, karena takut diterkam dan disikat 
sepuas-puasnya oleh harimau betina jadi-jadian. hehehe

http://regional.kompas.com/read/2010/10/02/08041377/Harimau.Jadi.jadian.Buru.Wanita

Harimau Jadi-jadian Buru Wanita
Sabtu, 2 Oktober 2010 | 08:04 WIB


KOMPAS/LUCKY PRANSISKA
ilustrasi 
BARABAI, KOMPAS.com - Sudah satu bulan terakhir warga Barabai, Kabupaten Hulu 
Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, resah dengan maraknya isu hantu yang 
berwujud harimau yang mencakar warga. Akibat isu tersebut, sejumlah kampung di 
beberapa desa melakukan ronda malam massal.

Berjaga di luar rumah secara berkelompok dilakukan untuk menangkal datangnya 
hantu tersebut. Sementara sebagian warga lainnya yang takut lebih memilih tidur 
dan tidak berani keluar rumah.

Kabar yang berkembang dari mulut ke mulut di tengah masyarakat, hantu harimau 
tersebut muncul saat malam hari untuk kemudian memburu dan mencakar mangsanya. 
Bahkan, adanya beberapa warga yang mengaku pernah menjadi korban, menambah 
keresahan warga lainnya.

Sejumlah perangkat desa dan tokoh masyarakat pun terpaksa turun tangan 
menenangkan kecemasan warga. Mereka mencoba menelusuri isu yang telah menyebar 
hingga ke pelosok desa tersebut.

"Katanya sih ada manusia berwujud harimau yang mencakar warga. Namun, saat kita 
telusuri di mana korban yang pernah ditemui, ternyata tidak ada sama sekali," 
kata A Chandra, warga Putera Harapan Matang Ginalon, Kecamatan Pandawan, Jumat 
(1/10/2010).

Menurutnya, sesuai keterangan sejumlah warga, munculnya isu harimau jadi-jadian 
itu berawal saat ada salah satu warga yang menganut ilmu hitam kesugihan.

"Karena tidak memenuhi syarat, warga tersebut berubah menjadi hantu dan meneror 
warga," terangnya.

Hantu harimau, tambah Chandra, hanya mengincar wanita usia lanjut yang 
menopause dan sudah berhenti mengalami haid. Hantu harimau datang mengetuk 
pintu warga, setelah dibuka, langsung dicakar dan lari.

"Kabarnya sudah ada beberapa korban, tapi saat kita telusuri, tidak ada ketemu 
korban yang pastinya," ujarnya.

Disebut hantu harimau karena berdasarkan bayangan warga, hantu tersebut 
wujudnya manusia tetapi wajahnya seperti harimau yang memiliki belang dan 
taring serta kuku yang panjang untuk mencakar.

"Ada yang bilang hantu itu wujudnya laki-laki dan ada juga perempuan, tapi 
berambut panjang," katanya.

Sementara warga yang termakan isu tersebut tidak berani tidur di rumah sendiri 
karena takut didatangi hantu harimau dan memilih tidur bersama keluarganya.

"Sejak beberapa malam ini saya tidur berkelompok dengan keluarga saya, takut 
didatangi hantu harimau," kata Wahidah (52), warga Jalan Perintis Kemerdekaan 
Gang Veteran RT 8, Barabai Darat.

Karena takut dan terjaga hampir sepanjang malam dalam seminggu terakhir, 
aktivitas wanita PNS di lingkungan Dinas Pendidikan ini di siang hari praktis 
terganggu.

Kapolres HST AKBP Hendro Wahyudin mengakui sejak beberapa hari lalu telah 
mendengar isu adanya hantu harimau yang semakin hari menyebar dari mulut ke 
mulut.

"Keberadaan hantu itu sejauh ini hanya didasarkan pada cerita dari mulut ke 
mulut. Orang-orang yang kita datangi mengaku hantu itu hanya katanya... 
katanya, tapi tak jelas siapa orang yang pernah melihat langsung hantu itu," 
ucapnya.

Hendro menduga isu ini sengaja diembuskan untuk mengambil kesempatan kecemasan 
warga untuk melakukan kriminal. Situasi itu bisa dimanfaatkan orang yang tidak 
bertanggung jawab.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke