Refleksi : Rupanya  11  hantu  pok-pok tidak berkepala, karena kepala mereka 
lagi bebas tugas, jadi absen dari tugas rutin opserasi harian.  hehehehehhe


http://regional.kompas.com/read/2010/10/03/00540387/11.Hantu.Tak.Berkepala.Balas.Dendam


11 Hantu Tak Berkepala Balas Dendam
Minggu, 3 Oktober 2010 | 00:54 WIB


MANADO, KOMPAS.com - Kemunculan pok pok di kompleks Titiwungen membuat perasaan 
warga yang tinggal di daerah itu menjadi tidak tenang. Situasi tersebut membuat 
beberapa pemuda Titiwungen harus berjaga-jaga tiap malam. Mereka membuat 
beberapa kelompok agar tidak kecolongan, waspada jika nantinya hantu 
jadi-jadian ini datang lagi.

Situasi dua hari terakhir ini memang tidak seramai sebelumnya. Gang sudah tidak 
dipenuhi warga untuk melihat sosok pok pok ini. Namun, tetap saja beberapa 
orang yang mendengar cerita tentang pok pok dari luar kompleks sempat bertanya 
tentang keberadaan makhluk ini.

Regy Titiahy, seorang bapak yang mempunyai bayi berumur 3 tahun, menuturkan, ia 
harus siaga 1 x 24 jam untuk menjamin agar keberadaan putri semata wayangnya 
tidak diganggu pok pok. Maklum saja, makhluk ini memang terkenal suka menyantap 
bayi.

"Saya juga kemarin ikut kelompok untuk berjaga-jaga melakukan antisipasi 
serangan pok pok. Kami akan melakukan hal ini sampai benar-benar merasa aman," 
tuturnya.

Sementara itu, Daniel (17) yang menjadi saksi perkelahian antara pok pok dan 
tonaas menceritakan, suara teriakan makhluk tersebut bak klakson mobil tronton. 
"Pertama ia berkelahi dengan tonaas di lapangan kosong, kemudian mereka saling 
berkejaran sampai ke kuburan Kuhun yang ada pohon besarnya," ucap remaja 
tanggung itu.

Menurutnya, pok pok yang berkelahi dengan seorang tonaas berjumlah 11 makhluk. 
"Saya lihat dengan mata telanjang."

Tonaas yang dipanggil warga antara lain berasal dari Watu Pinabetengan dan 
Ratahan. Mereka terkenal memiliki ilmu kuat.

Akhirnya ada pok pok yang kalah bertarung dan hatinya dimakan tonaas setelah 
jantungnya ditusuk pisau. Kedatangan kelompok pok pok ini adalah imbas dari 
kematian pok pok wanita atau melakukan aksi balas dendam.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke