Ilmu gurun pasir tidak kuat untuk melawan dan mematikan kuntilanak,  Berkat 
adanya kuntilanak dan saudara-saudara  sepupunya  yaitu Seythan bin Ilblis, 
maka oleh karena itu para petinggi agama mempunyai pekerjaan menakut-nakutkan 
akan bahayanya Seythan Bin Iblis.

  ----- Original Message ----- 
  From: PAREWA 
  To: [email protected] 
  Sent: Wednesday, October 06, 2010 12:37 PM
  Subject: Bls: [proletar] Kuntilanak di Atap Rumah Bikin Penasaran


    
  Harus didatangkan pastor dan pendeta biar dientoin tuh kuntilanak.

  --- Pada Ming, 3/10/10, sunny <[email protected]> menulis:

  Dari: sunny <[email protected]>
  Judul: [proletar] Kuntilanak di Atap Rumah Bikin Penasaran
  Kepada: [email protected]
  Tanggal: Minggu, 3 Oktober, 2010, 10:23 PM

   

  Refleksi : Mungkin malaekat Jibreal turun dari surga untuk mengambil nafas 
para koruptor rezim NKRI, tetapi kalau benar kuntilanak berarti suara keras 
dari corong suara rumah ibadah tidak mempan menghalaukan iblis bin seythan 
kuntilanak. Bagaimana pendapat Anda yang ahli ilmu surgawi?

  
http://regional.kompas.com/read/2010/10/03/10243943/Kuntilanak.di.Atap.Rumah.Bikin.Penasaran

  Kuntilanak di Atap Rumah Bikin Penasaran

  Minggu, 3 Oktober 2010 | 10:24 WIB

  MAMUJU, KOMPAS.com - Ribuan warga Kota Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat 
semakin memadati lokasi tempat munculnya penampakan kuntilanak di atas sebuah 
rumah tak berpenghuni di Jalan Macciranae, Mamuju.

  Semalam, sejak adanya informasi penampakan kuntilanak yang melayang layang di 
udara dan hinggap di rumah kosong, warga setempat hingga warga dari luar kota 
semakin penasaran ingin melihat langsung munculnya kuntilanak yang muncul 
sekitar pukul 22.00 hingga dini hari waktu setempat.

  Haeruddin, salah seorang warga luar kota Mamuju, mengatakan dirinya bersama 
dengan teman-temannya sengaja datang ke Mamuju karena penasaran dengan berita 
yang menghebohkan itu.

  "Saya jadi penasaran bagaimana model kuntilanak itu. Seumur-umurku belum 
pernah melihat dengan mata kepala sendiri tentang makhluk semacam itu. Selama 
ini saya hanya melihat peran kuntilanak di layar televisi maupun flim layar 
lebar," ungkapnya.

  "Makhluk itu konon muncul dengan menggendong bayi mungil melayang di atas 
udara dan hinggap di atas atap seng rumah tak berpenghuni," ungkapnya.

  Sebelumnya, Bambang, salah seorang warga lainnya mengatakan, kemunculan 
kuntilanak tersebut awalnya disaksikan warga dari sebuah rumah kosong yang 
ditinggal pergi penghuninya di Jalan Maccirannae.

  "Warga di sekitar Jalan Maccirannae selalu menyaksikan kuntilanak tersebut 
keluar dari rumah kosong yang terletak di sekitar hutan nipa, mereka 
menyaksikan kuntilanak tersebut tampak di atas atap di atas pohon kelapa dekat 
rumah itu," katanya.

  Ia mengatakan, warga sebelumnya tidak memperdulikan penampakan kuntilanak 
tersebut karena menganggapnya sebagai cerita bohong dan ilusi.

  Namun, kata dia, setelah banyak warga yang mengaku pernah melihat mahluk 
tersebut, maka warga kemudian percaya bahwa kuntilanak itu betul-betul 
menampakkan diri, kemudian warga lainnya pun antusias bersama-sama ingin 
menyaksikan penampakan kuntilanak itu.

  "Sejak Jumat malam kemarin (1/10) hingga saat ini warga tetap menunggu di 
lokasi munculnya kuntilanak," ucapnya.(*)

  TERKAIT:

  a.. Ribuan Orang Tonton Kuntilanak Terbang

  b.. Agus Melihat Kuntilanak Seret Peti Mati

  c.. Ini Meriam Pengusir Kuntilanak

  d.. Pemuda Ini Bisa Terbang dan Berteman Kuntilanak

  e.. Emoh Jadi Kuntilanak Terus

  [Non-text portions of this message have been removed]

  [Non-text portions of this message have been removed]



  

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke