http://internasional.kompas.com/read/2010/10/10/14523933/Garagara.Nelayan..Harga.Diri.Terusik-8


Konflik Vietnam-China
Gara-gara Nelayan, Harga Diri Terusik
Minggu, 10 Oktober 2010 | 14:52 WIB


ilustrasi
HANOI, KOMPAS.com - Ribuan tentara melewati makam presiden pendiri Vietnam Ho 
Chi Minh, Minggu (10/10/2010) dalam parade militer terbesar negara itu dalam 
beberapa tahun belakangan ini. 

Ini bagian dari upacara perayaan 1.000 tahun Hanoi. "Parade kebanggaan nasional 
untuk mengirim pesan halus kepada China tetangga Vietnam sementara kedua negara 
terlibat sengketa menyangkut wilayah di Laut China Selatan," kata seorang 
pengamat. 

Menurut para pejabat parade tersebut diikuti sekitar 40.000 orang. "Banyak 
darah mengalir untuk menjadikan Hanoi seperti yang kita lihat sekarang," kata 
Presiden Nguyen Ninh Triet. 

"Rakyat Vietnam cinta perdamaian tetapi kita tidak akan tunduk pada kekuatan 
yang kejam dan aksi kekerasan," katanya. 

Para pemimpin Partai Komunis melambaikan tangan mereka dari tempat yang tinggi 
di makam Ho Chi Minh ketika pasukan dan polisi bergerak melewati mereka. 

Para pasukan, termasuk pasukan khusus dengan menyandang senjata lengkap, 
termasuk wanita milisi etnik minoritas. Namun, tidak terlihat senjata berat 
dipamerkan. 

Tetapi parade itu mengirim satu pesan, "Vietnam bukanlah satu tempat yang anda 
ingin serang," kata Carl Thayer, seorang pakar Vietnam di Universitas New South 
Wales di Australia. 

Banyak senjata militer Vietnam telah kuno tetapi negara itu sedang berusaha 
memperkuat pasukannya karena sengketa kedaulatan dengan China. 

Pada Desember, Vietnam dan Rusia menandatangan satu perjanjian senjata yang 
kabarnya melibatkan pembelian enam kapal selam. 

Perjanjian disepakati itu setelah pada Juli Rusia mengummkan negara itu akan 
menjual 20 pesawat tempur Sukhoi SU-30MK2 kepada Vietnam. 

Hanoi pekan lalu menuntut pembebasan sebuah kapal dan awaknya yang ditahan 
China ketika sedang menangkap ikan di kepulauan Paracel. 

Kedua negara itu saling mengklaim kedaulatan atas Paracel dan Spratly , dua 
kepulauan yang kaya sumber alam di Laut China Selatan. 

Kendatipun sengketa itu, kehadiran militer China yang meningkat di Laut China 
Selatan menimbulkan kecemasan tidak hanya di Vietnam tetapi juga negara-negara 
tetangga serta Amerika Serikat. 

"Parade itu menunjukkan kekuatan militer kami. Saya merasa sangat bangga," kata 
Nguyen Thi Binh. 

Vietnam memiliki satu tradisi militer yang membanggakan dimulai lebih dari 1000 
tahun lalu dengan mengalahkan penjajah China. 

Dan yang lebih baru pasukan negara itu mengalahkan kolonialis Prancis tahun 
1954 dan kemudian memukul pasukan AS untuk menyatukan kembali negara itu tahun 
1975. "Militer sangat populer. Mereka adalah tentara rakyat," kata Thayer. 

Raja Ly Thai T memindahkan ibu kota Vietnam ke Hanoi tahun 1010 dan menyebutnya 
Thang Long, yang melambangkan keinginan mereka bagi kemerdekaan setelah seribu 
tahun dikuasai China.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke