"Telatbangung" perlu tahu, di Proletar ini orang-orangnya sungguh luarbiasa. Di sini berkecimpung banyak Profesor, salah satu yang sangat terkenal akan kepiawaiannya adalah Prof.Dr.Tawangalun PhD.
Ajaran Prof.Tawangalun pada dunia Proletar sungguh mencerahkan. Disini kita diajarkan untuk mendalami suatu cabang ilmu yang akhirnya kita namakan Ilmu "Sains-Sala-Bim". Ilmu Sains-Sala-Bim dari Prof.Tawangalun sungguh mencerahkan karena statement beliau telah melampaui dunia sains pada umumnya. Diantaranya kita diajarkan bahwa sperma yang muncrat tiap kali bersetubuh itu ternyata bukan berasal dari testis, tapi berasal dari antara tulang sulbi dan tulang dada. Sungguh mengagetkan, tapi ini jelas perkembangan terbaru dalam dunia kedokteran dan pelajaran anatomi manusia yang saat ini berlaku otomatis mesti dirombak total. Luarbiasa bukan? Prof.Tawangalun juga mengajarkan kita bahwa gunung adalah pasak bumi. Artinya adalah gunung memaku pulau-pulau besar dibumi supaya pulau-pulau tadi tidak bergeser dan bergerak-gerak ketika bumi berotasi pada sumbunya. Bila tidak ada gunung, maka pulau-pulau tadi akan bertabrakan satu sama lain. Ini juga luarbiasa hebat, tidak satupun ilmu Geologi pernah menyebut teori hebat semacam ini. Meski akhirnya mengundang berbagai pertanyaan lain (seperti misalnya mengapa biji kelereng dipermukaan tanah tidak bergeser satu inci pun, atau air laut tidak kopyak saat bumi berotasi) namun teori ini jelas suatu dobrakan luarbiasa terhadap ilmu Geologi. Karena begitu luarbiasanya kedua teori tadi, saya jadi berpikir dalam hati bahwa Prof.Tawangalun bisa-bisa mendapat Nobel suatu hari nanti. Dalam ulasannya yang terakhir, Prof.Tawangalun mengajarkan pada kita bahwa keterpurukan ekonomi bangsa Indonesia adalah karena lambang negara kita berupa Burung Garuda. Dalam teori beliau, Burung Garuda harus diubah menjadi bulan-sabit seperti Arab Saudi supaya Indonesia bisa makmur seperti Arab Saudi. Begitu pula UUD'45, musti diganti menjadi Syariah Islam supaya Allah SWT senang dan meridhoi Indonesia dengan berbagai kemakmuran. Mencengangkan memang, betul-betul tidak pernah terpikirkan oleh jutaan rakyat Indonesia, tapi kajian yang dilakukan oleh Prof.Tawangalun jelas bukan sembarangan, ajaran beliau terbukti benar, Indonesia kalah dari Malaysia soal kemajuan ekonomi! Proletar ini sungguh luarbiasa bukan? Dengan demikian, boleh diusulkan supaya lambang PSSI diganti saja jadi bulan bintang, niscaya Piala Dunia berikutnya PSSI pasti menjadi juara dunia karena mendapat ridho Allah SWT. Proletar yang sungguh ruarbiasa!!! --- In [email protected], "telatbangun" <telatban...@...> wrote: > > Masyaallooooh, semua ini gara-gara si Kim Hook. Dia nyanyi di Apakabar bilang > milis proletar itu isinya ini maccam, tulisannya bagus-bagus, orangnya juga > keren-keren. Tergiur, saya pun join. > > Ndilalah, sudah duabelas postingan masuk inbox yang nulis cuma jusfiq dan si > goban. > > Nasib .... nasib. > > > telatbangun > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
