huihuihui.... (ketiwi gw aje keren, yah ... uhk-uhk-e-e-ehm)
blub! --- In [email protected], PAREWA <parew...@...> wrote: > > Sekali ini saya setuju dengan anda. Tumben punya pikiran normal. > > --- Pada Sen, 11/10/10, Jusfiq <kesayangan.al...@...> menulis: > > Dari: Jusfiq <kesayangan.al...@...> > Judul: [proletar] Sembari jogging saya ingat.....Prita > Kepada: [email protected] > Tanggal: Senin, 11 Oktober, 2010, 3:20 PM > > Udara makin dingin aja di Leiden. > > > > Pagi ini dikoridor tingkat bawah saya lihat termometer di jam dinding > menunjukkan angka 15 Celcius.. > > > > Bagusnya beberapa hari yang lalu saya sudah beli celana dalam panjang yang > khusus untuk jogging karena meresap keringat dan saya juga pasang > berlapis-lapis t-shirt biasa disamping t-shirt juga khusus buat jogging > peresap keringat. > > > > Dan sayapun lari-lari kecil menurutkan trayek yang sudah sering saya > lalui...Rapenburg Selatan, ..... ....Rembrandtstraat... > > > > Di Nordeinde saya lihat ada muslimah berjilbab naik sepeda. > > > > Dan tiba-tiba saya jadi ingat Prita yang fotonya saya lihat di internet juga > berjilbab.. > > > > Lalu idee ini timbul dikepala saya sembari jogging. > > > > Bagaimana kalau kita usulkan kepada Prita dan aktivis HAM di Indonesia untuk > menyusun sebuah konsep rencana UU Bantuan Hukum lalu diserahkan kepada > berbagai fraksi di DPR untuk dibicarakan. > > > > Sebagai basisnya kita contoh sistem yang ada di negeri Belanda yang menurut > saya cukup bagus. Kalau perlu disempurnakan dengan mencontoh sistem lain yang > mungkin lebih bagus. > > > > Sistem di negeri Belanda itu ringkasnya begini: > > > > Tiap orang dianjurkan untuk punya asuransi buat pembayar advocat. Jadi kalau > seseorang kudu berhadapan dengan pengadilan maka asuransi yang bayar > advocatnya. > > > > Akan halnya orang-orang yang berpenghasilan rendah (seingat saya, nanti saya > cek, yang penghasilannnya kurang dari 1.200 euro tiap bulan) boleh meminta > bantuan advocat pilihannnya dan biayanya dibayar oleh negara. > > > > Dibalik itu, diberbagai kota, ada loket juridis (Juridisch Loket) kemana tiap > penduduk Belanda bisa meminta nasehat bila menghadapi masaalah juridis atau, > bila ada sengkata, untuk minta pengetengah. > > > > Nasehat diberikan dengan gratis. > > > > Dan disamping itu, bagi masaalah yang tidak terlalu ruwet, masih ada semacam > lembaga bantuan hukum yang mirip dengan LBH di Indonesia dan biasanya diasuh > oleh mahasiswa fakultas hukum yang sudah hampir tammat yang dibiayi oleh > negara (atau kotapraja, saya lupa). > > > > Yang terpikir oleh saya saat ini, tapi saya minta pendapat peserta lain > mailing list ini: > > > > Karena Prita saya dengar berniat untuk membantu korban ketidak adilan di > Indonesia, bagaimana kalau kita usulkan kepadanya untuk menyusun konsep > bantuan hukum di Indonesia dan, bila perlu dengan bekerja sama dengan aktivis > hak-hak azasi manusia di Indonesia dan Komnas HAM lalu menyerahkannnya ke > berbagai fraksi di DPR. > > > > Untuk lengkapnya semua produk legislatif negeri Belanda mengenai bantuan > hukum ini Prita dan aktivis lain bisa memintanya kepada Tweede Kamer > (Parlemen Belanda). > > > > Kalau perlu saya juga bisa memintakannnya. > > > > Orang Indonesia lain yang berada di negeri lain barangkali bisa menjelaskan > bagaimana bantuan hukum buat penduduk negeri yang mereka diami. > > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
