Di zaman satelit, dizaman internet, di zaman hand phone, walikota Dumai bilang:

"Ada kebakaran dimana kita belum tahu, yang jelas kabut asap ini adalah dampak 
dari kebakaran besar, atau hutan dan lahan," 


--- In [email protected], "sunny" <am...@...> wrote:
>
> http://www.antaranews.com/berita/1287263862/asap-kebakaran-hutan-lahan-masih-selimuti-dumai
> 
> Asap Kebakaran Hutan/Lahan Masih Selimuti Dumai
> Minggu, 17 Oktober 2010 04:17 WIB | Warta Bumi | Pemanasan Global | 
> 
> Dumai (ANTARA News) - Asap dan kabut tipis masih menyelimuti Kota Dumai 
> Provinsi Riau, setelah kebakaran hutan maupun lahan yang mulai muncul sejak 
> Sabtu dini masih terlihat di beberapa bagian kota.
> 
> Pantauan ANTARA, Sabtu, kabut asap tipis terlihat jelas pada jalan-jalan 
> utama di Kota Dumai, meliputi poros utara arah ke Pekanbaru, dan poros 
> selatan yang menuju Provinsi Sumatera Utara.
> 
> Kabut asap dengan bau yang pekat ini cukup mengganggu para pejalan kaki dan 
> pengendara, terutama pengendara sepeda motor karena asap tidak hanya 
> membatasi jarak pandang, namun juga mendatangkan sesak dan membuat mata perih.
> 
> Sementara pada daerah-daerah perumahan atau padat penduduk, kabut asap tidak 
> terlalu tampak, namun bau sangit dirasakan oleh banyak warga disana.
> 
> Irmada (33), seorang pengendara sepeda motor di Dumai, mengatakan, sejauh ini 
> kabut asap memang makin kelihatan tipis dan hanya membuat sedikit sesak dan 
> perih di mata. 
> 
> Namun biasanya, terang dia, beberapa hari ke depan, kabut akan semakin tebal 
> dan membuat aktifitas banyak warga terganggu.
> 
> Ia mengharapkan pemerintah untuk segera memberikan bantuan berupa masker, dan 
> perobatan gratis bagi masyarakat korban kabut asap ini. 
> 
> "Hal ini dilakukan sebelum banyak warga yang kena ISPA (Infeksi Saluran 
> Pernapasan Akut)," harapnya.
> 
> Sementara Idon (44), seorang pejalan kaki, berpendapat, kabut asap ini 
> bukanlah yang pertama kali terjadi di Dumai.
> 
> Menurutnya Dumai, merupakan salah satu daerah langganan bencana kebakaran 
> yang berimbas terhadap turunnya kabut asap sisa dari kebakaran tersebut.
> 
> "Dalam menanggapi hal ini, sebaiknya pemerintah melakukan peninjauan langsung 
> ke lokasi kebakaran untuk kemudian dapat mencari solusi dini agar hutan dan 
> lahan tidak lagi terbakar atau dibakar," ujarnya.
> 
> Wali Kota Dumai, Agus Widayat, melalui selularnya mengatakan, sejauh ini 
> belum diketahui penyebab turunnya kabut asap.
> 
> "Ada kebakaran dimana kita belum tahu, yang jelas kabut asap ini adalah 
> dampak dari kebakaran besar, atau hutan dan lahan," terangnya. (FZR/K004)
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke