Ada dua hal yang kudu dibedakan dari omongan Wilders: Pertama omonganannya tentang agama Islam: ini banyak benar.
Lalu ada omongannnya tentang orang Islam migran di negeri Belanda dan Eropa, ini banyak salahnya, karena berdasarkan kepada xenofobi. --- In [email protected], a.wid...@... wrote: > > Saya tertarik statement yg ini : > > "Islam bukanlah agama semata-mata, seperti yang dipikirkan olehbanyak orang: > Islam terutama adalah sebuah ideologi politik. Pemahamanini bukanlah sesuatu > yang baru."... > > Ini perlu diperhatikan dgn lebih seksama lagi, bagaimana aplikasinya dan > dampaknya dalam percaturan politik.... > -----Original Message----- > From: siap murtad <islamic.invas...@...> > Sender: [email protected] > Date: Mon, 18 Oct 2010 16:33:32 > To: proletar milis<[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: [proletar] Geertz Wilders: Berpidato di Berlin > > > > Geertz Wilders: > Berpidato di Berlin > > (Diposkan Oleh: JAAN in MyBlog pada tanggal 3 Oktober 2010) >  > Para Sahabat yang kekasih, > Saya > sangat senang berada di Berlin pada hari ini. Seperti yang > saudara-saudara ketahui, undangan yang disampaikan kepada saya oleh > sahabat saya René Stadtkewitz, telah mengakibatkan ia kehilangan > keanggotaannya di kelompok CDU di Parlemen Berlin. Namun demikian, René > tidak menyerah terhadap tekanan itu. Ia tidak mengkhianati > keyakinan-keyakinannya. Pemecatannya tersebut telah mendorongnya untuk > mendirikan sebuah partai politik baru. Saya mengucapkan selamat padanya > dan mendoakannya agar mendapatkan semua yang terbaik. Seperti yang telah > saudara-saudara dengar, beberapa minggu terakhir ini saya sangat sibuk. > Pada awal minggu ini kami berhasil membentuk sebuah pemerintahan > minoritas yang terdiri dari kaum liberal dan Kristen demokrat yang akan > didukung oleh partai saya. Ini adalah sebuah peristiwa yang bersejarah > bagi negara Belanda. Saya sangat bangga karena saya juga telah membantu > hingga ini dapat terwujud. Pada saat ini juga konferensi partai Kristen > Demokrat sedang memutuskan apakah mereka akan menyetujui koalisi ini > atau tidak. Jika mereka menyetujuinya, kita akan dapat membangun kembali > negara kita, memelihara identitas nasional kita dan memberikan masa > depan yang lebih baik kepada anak-anak kita. >  > Walaupun > jadwal kegiatan saya di Belanda sangat padat, saya bersikeras untuk > datang ke Berlin, karena Jerman juga membutuhkan suatu pergerakan > politis untuk membela identitas Jerman dan untuk melawan proses > islamisasi terhadap Jerman. Kanselir Angela Merkel mengatakan bahwa > proses islamisasi terhadap Jerman adalah hal yang tidak terelakkan. Ia > menyampaikan pesan agar rakyat mempersiapkan diri menghadapi lebih > banyak perubahan sebagai akibat dari imigrasi. Ia menginginkan agar > orang-orang Jerman beradaptasi dengan situasi ini. Pemimpin Kristen > Demokrat mengatakan: âMesjid-mesjid akan menjadi suatu bagian yang > integral dari kota-kota kita lebih dari sebelumnyaâ. >  > Sahabat-sahabatku, > kita tidak boleh menerima hal yang tidak dapat diterima sebagai sesuatu > yang tidak terelakkan tanpa berbuat apa-apa. Sudah menjadi kewajiban > kita sebagai para politisi untuk memelihara bangsa kita demi anak-anak > kita. Saya berharap pergerakan yang dilakukan René akan berhasil seperti > halnya dengan partai saya yaitu Partij voor de Vrijheid, juga seperti > Schweizerische Volkspartei dari Oskar Freysinger di Switzerland, juga > seperti Dansk Folkeparti oleh Pia Kjaersgaard di Denmark, dan > pergarakan-pergerakan serupa dimanapun. >  > Sahabat > baik saya, Pia, baru-baru ini berbicara di Swedia atas undangan > Sverigedemokraterna. Ia mengatakan: âSaya tidak datang untuk mencampuri > politik dalam negeri Swedia karena itu adalah hal yang harus > diperhatikan sendiri oleh rakyat Swedia. Tidak! Saya datang karena > walaupun ada beberapa perbedaan dalam debat Swedia; dalam banyak hal itu > mengingatkan saya akan debat Denmark 10-15 tahun yang lalu. Dan saya > datang ke Swedia karena Swedia juga diperhatikan oleh Denmark. Kami > tidak dapat duduk berpangku tangan dan menjadi saksi bisu terhadap > perkembangan politik di Swediaâ. >  > Hal > yang sama berlaku juga bagi saya sebagai seorang Belanda yang > menghormati Jerman. Saya berada disini karena Jerman penting bagi > Belanda dan juga bagi seluruh dunia, dan karena kita tidak dapat > mendirikan suatu Aliansi Kebebasan Internasional tanpa rekanan Jerman > yang kuat. >  > Sahabat-sahabat > yang kekasih, esok adalah Hari Penyatuan Jerman. Besok, tepatnya > duapuluh tahun yang lalu, bangsa anda yang besar dipersatukan kembali > setelah runtuhnya ideologi Komunis yang totalitarian. Hari Penyatuan > Jerman adalah hari yang penting bagi seluruh Eropa. Jerman adalah negara > demokrasi terbesar di Eropa. Jerman adalah pusat pembangkit ekonomi > Eropa. Kesejahteraan dan kemakmuran Jerman adalah suatu keuntungan bagi > kita semua, karena kesejahteraan dan kemakmuran Jerman adalah prasyarat > bagi kesejahteraan dan kemakmuran Eropa. >  > Namun > demikian, hari ini saya ada disini, untuk mengingatkan saudara-saudara > akan bahaya perpecahan yang sedang mengintai. Identitas kebangsaan > Jerman, demokrasinya dan kemakmuran ekonominya, sedang mendapat ancaman > dari ideologi politis Islam. Pada tahun 1848, Karl Marx memulai > Manifesto Komunisnya dengan kata-kata yang terkenal: âAda yang tengah > menghantui Eropa â" hantu komunismeâ. Hari ini, ada hantu lain yang > sedang menghantui Eropa. Itulah hantu Islam. Bahaya ini juga bersifat > politis. Islam bukanlah agama semata-mata, seperti yang dipikirkan oleh > banyak orang: Islam terutama adalah sebuah ideologi politik. Pemahaman > ini bukanlah sesuatu yang baru. >  > Saya > mengutip dari buku terlaris dan serial televisi BBC The Triumph of the > West yang ditulis oleh sejarawan Oxford yang terkenal J.M. Roberts pada > tahun 1985: âWalaupun dengan sembrono kita berbicara mengenai Islam > sebagai sebuah âagamaâ, kata tersebut memuat banyak kisah sejarah > spesial Eropa Barat. Orang Muslim terutama adalah anggota dari sebuah > komunitas, pengikut suatu jalan hidup tertentu, tercakup dalam sebuah > sistem hukum tertentu, dan bukannya seseorang yang mempunyai > pandangan-pandangan teologis tertentuâ. Profesor dari wilayah Flander > yaitu Urbain Vermeulen, yang juga adalah mantan Presiden European Union > of Arabists and Islamicists, mengemukakan bahwa âIslam sejatinya adalah > sebuah sistem legal, sebuah hukumâ, dan bukanlah agama. >  > Ilmuwan > politik Amerika Mark Alexander menulis bahwa âSalah-satu dari > kesalahan-kesalahan terbesar kita adalah berpikir bahwa Islam hanyalah > salah satu agama besar dunia. Kita tidak boleh berpikir demikian. Islam > adalah politik atau tidak sama sekali, tapi sudah tentu Islam adalah > politik dengan dimensi spiritual...yang tidak akan berhenti hingga Barat > (dunia non-Islam) tidak ada lagi, hingga Barat (dunia non-Islam) > telah...benar-benar diislamkan dengan baikâ. >  > Ini > bukanlah semata-mata merupakan pernyataan para penentang Islam. Para > sarjana Islam juga mengatakan hal yang sama. Tidak ada lagi keraguan > mengenai natur Islam bagi mereka yang telah membaca Qurâan, Sira dan > Hadith. Abu Ala Maududi, pemikir Islam Pakistan yang berpengaruh pada > abad ke-20 menulis, dan saya mengutipnya, menekankan bahwa ini bukanlah > perkataan saya namun orang-orang yang yang merupakan pemimpin sarjana > Islam â" âIslam bukanlah semata-mata suatu pengakuan keyakinan religius > [tetapi] sebuah ideologi yang revolusioner, dan jihad berkaitan dengan > perjuangan revolusioner itu...untuk menghancurkan semua negara dan > pemerintahan dimanapun di muka bumi ini, yang menentang ideologi dan > program Islamâ. >  > Ali > Sina, seorang Iran yang meninggalkan Islam yang tinggal di Kanada, > mengemukakan bahwa ada satu aturan emas yang terletak di dalam jantung > setiap agama â" yaitu agar kita memperlakukan orang lain seperti halnya > kita ingin diperlakukan oleh mereka. Dalam Islam, aturan ini hanya > berlaku bagi sesama orang beriman, tapi tidak terhadap orang kafir. Ali > Sina mengatakan, âAlasan mengapa saya menentang Islam bukan karena Islam > adalah sebuah agama, tetapi karena Islam adalah sebuah ideologi politik > penjajahan dan dominasi yang berkedok agama. Karena Islam tidak > mematuhi Aturan Emas, Islam mempesona orang-orang yang kejamâ. >  > Studi > mendalam mengenai permulaan sejarah Islam dengan jelas menyatakan bahwa > tujuan Muhammad pertama-tama adalah menaklukkan kaumnya sendiri, > orang-orang Arab, dan menyatukan mereka di bawah pemerintahannya, dan > kemudian menaklukkan dan memerintah dunia. Itulah tujuan aslinya; jelas > sekali itu bersifat politis dan didukung oleh kekuatan militer. âSaya > diperintahkan untuk memerangi semua orang hingga mereka mengatakan > âTidak ada Tuhan selain Allahââ, inilah yang dikatakan oleh Muhammad. Ia > melakukan hal itu sesuai dengan perintah Qurâan dalam Sura 8:39 yaitu: > âDan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu > semata-mata untuk Allahâ. >  > Berdasarkan > mitologi, Muhammad mendirikan Islam di Mekkah setelah Malaikat Jibril > mengunjunginya untuk pertama kalinya pada tahun 610. Pada 12 tahun > pertama Islam, ketika Islam masih bersifat religius dan tidak politis, > Islam tidak mengalami kesuksesan. Pada tahun 622, Muhammad pindah ke > Yathrib, sebuah oasis yang didiami oleh banyak orang Yahudi, dengan > sekelompok pengikutnya yang berjumlah 150 orang. Disana ia mendirikan > mesjid yang pertama dicatat oleh sejarah, mengambil alih kekuasaan > politik, menamai Yathrib dengan Medina, yang berarti âKota Nabiâ, dan > memulai karirnya sebagai pemimpin politik dan militer yang menaklukkan > seluruh Arabia. Dengan demikian, penanggalan Islam dimulai dengan > hijrah, yaitu perpindahan ke Medina â" saat Islam menjadi sebuah > pergerakan politik. >  > Setelah > kematian Muhammad, berdasarkan perkataaan dan perbuatannya, Islam > mengembangkan Syariah, yang merupakan sistem legal yang membenarkan > pemerintahan represif atas dunia ini dengan hak ilahi â" termasuk > aturan-aturan untuk jihad guna memiliki kontrol absolut atas orang-orang > beriman dan juga orang-orang tidak beriman. Syariah adalah hukum di > Arab Saudi dan Iran, dan juga di negara-negara Islam lainnya. Syariah > juga merupakan sentral bagi Organization of the Islamic Conference > (OIC), yang dalam artikel 24 dari Deklarasi Kairo Mengenai Hak Azasi > manusia Dalam Islam, memproklamirkan bahwa âsemua hak dan kebebasan > harus tunduk di bawah Syariah Islamâ. OIC bukanlah sebuah institusi > religius; tapi sebuah lembaga politik. OIC menetapkan blok voting > terbesar di PBB dan menulis laporan-laporan mengenai apa yang disebut > sebagai âIslamofobiaâ di negara-negara Barat yang menuduh kita melakukan > pelanggaran hak azasi manusia. Dalam istilah alkitabiah: mereka mencari > selumbar di mata kita, namun menyangkali balok di mata mereka sendiri. >  > Di > bawah hukum Syariah, orang-orang di daerah-daerah yang telah > ditaklukkan tidak mempunyai hak-hak legal, bahkan tidak mempunyai hak > untuk hidup dan memiliki properti, kecuali mereka memeluk Islam. >  > Sebelum > saya melanjutkan, untuk menghindari kesalahpahaman, saya ingin > menekankan bahwa saya sedang berbicara mengenai Islam, bukan mengenai > orang Muslim. saya selalu membuat pembedaan yang jelas antara orang > dengan ideologi, antara orang Muslim dan Islam. Ada banyak orang Muslim > yang moderat, tetapi ideologi politik Islam tidaklah moderat dan > mempunyai ambisi global. >  > Ideologi > politik ini bertujuan untuk memberlakukan hukum Islam atau Syariah > terhadap seluruh dunia. Cara untuk mencapai hal ini adalah melalui > jihad. Berita baiknya adalah jutaan orang Muslim di seluruh dunia â" > termasuk di Jerman dan Belanda â" tidak mengikuti peraturan-peraturan > Syariah, apalagi terlibat dalam jihad. Namun demikian, kabar buruknya, > mereka yang terlibat siap untuk menggunakan semua sarana yang ada untuk > mencapai tujuan ideologis dan revolusioner mereka. >  > Pada > tahun 1954, dalam esainya mengenai Komunisme dan Islam, Profesor > Bernard Lewis berbicara mengenai âtradisi politik Islam yang totaliterâ. > Profesor Lewis mengatakan bahwa âSecara tradisional Islam membagi dunia > menjadi Rumah Islam dan Rumah Perang. Hal ini jelas sekali paralel > dengan pandangan Komunisme mengenai hal-hal dunia...fanatisme agresif > yang dimiliki orang beriman sama saja (antara kedua paham itu)â. >  > Ilmuwan > politik Amerika Mark Alexander menyatakan bahwa natur Islam hanya > mempunyai sedikit perbedaan - dan hanya dalam detil dan bukan gaya â" > dengan ideologi-ideologi totaliter yang menjijikkan seperti Sosialisme > Nasional dan Komunisme. Dari ketiga ideologi tersebut, ia mendaftarkan > beberapa karakteristik berikut ini: > Mereka > menggunakan pembersihan-pembersihan politis untuk âmembersihkanâ > masyarakat dari apa yang mereka anggap sebagai hal yang tidak > diinginkan. Mereka > hanya mentolerir satu partai politik. Islam memberi ruang untuk banyak > partai, namun bersikeras bahwa semua partai harus bersifat islami; Mereka > membujuk dengan paksa agar orang mengikuti jalan mereka; Mereka benar-benar > menghancurkan pembedaan liberal antara wilayah penilaian pribadi dengan > kendali publik; Mereka mengubah sistem pendidikan menjadi sarana untuk > mencapai tujuan indoktrinasi universal; Mereka menetapkan > peraturan-peraturan untuk seni, literatur, sains dan agama; Mereka menindas > orang-orang yang diberikan status sebagai warga negara kelas dua; Mereka > memaksakan sebuah kerangka pikir yang berdasarkan fanatisme. > Penyesuaian untuk hal itu dilakukan dengan perang dan dominasi; Mereka > suka menyiksa para lawan mereka dan memandang penghancuran yang mereka > lakukan sebagai tindakan sementara yang dilakukan untuk mencapai tujuan > dan suatu tanda kelemahan lawan; Mereka memandang politik sebagai ekspresi > kekuasaan; Mereka anti-Semitis. > Ada > satu lagi paralel yang mengejutkan, tetapi ini bukanlah suatu > karakteristik dari ketiga ideologi politik tersebut di atas, tetapi > milik Barat, yaitu ketidakmampuan Barat untuk melihat datangnya bahaya. > Prasyarat untuk memahami bahaya politik adalah kesediaan untuk melihat > kebenaran, walaupun hal itu tidak menyenangkan. Sayangnya, para politisi > modern Barat nampaknya telah kehilangan kemampuan ini. Ketidakmampuan > kita mengakibatkan kita menolak konklusi-konklusi logis dan historis > yang harus ditarik dari fakta-fakta, walaupun kita dapat, dan sudah > seharusnya mengetahuinya dengan lebih baik. Apa yang salah dengan orang > Barat modern sehingga berulangkali kita melakukan kesalahan yang sama? >  > Tidak > ada tempat yang lebih baik untuk merenungkan pertanyaan ini selain dari > disini, di Berlin, yang dulunya adalah ibukota kekaisaran jahat Nazi > Jerman dan yang adalah sebuah kota yang pernah dipenjarakan oleh apa > yang disebut sebagai Republik âDemokratikâ Jerman selama lebih dari 40 > tahun. >  > Ketika > para penduduk Eropa Timur menolak Komunisme pada tahun 1989, mereka > diinspirasikan oleh orang-orang yang menjadi oposan pemerintah seperti > Aleksandr Solzhenitsyn, Václav Havel, Vladimir Bukovsky, dan lain-lain, > yang mengatakan pada mereka bahwa setiap orang mempunyai hak, tapi juga > mempunyai kewajiban, untuk âhidup dalam kebenaranâ. Kebebasan > membutuhkan kewaspadaan kekal; demikian pula dengan kebenaran. Namun > demikian, Solzhenitsyn menambahkan, âKebenaran kadang terasa manis; > kadangkala juga pahitâ. Mari kita menghadapi kebenaran yang pahit, > yaitu: kita telah kehilangan kemampuan kita untuk melihat bahaya dan > memahami kebenaran karena kita tidak lagi menghargai kebebasan. >  > Para > politisi dari hampir semua politisi yang ada hari ini memfasilitasi > islamisasi. Mereka mendukung semua sekolah Islam yang baru berdiri, bank > islami/syariah, pengadilan islami/syariah. Mereka memandang Islam > setara dengan kebudayaan kita. Islam atau kebebasan? Hal itu tidaklah > terlalu berarti bagi mereka. Tetapi itu penting bagi kita. Semua elit > universitas yang telah ada, gereja, perkumpulan-perkumpulan dagang, > media, politisi, mendapatkan kebebasannya dengan menempuh resiko. Mereka > berbicara mengenai kesetaraan, namun sangatlah mengherankan melihat > mereka gagal untuk melihat betapa di dalam Islam kaum wanita mempunyai > hak yang lebih sedikit daripada kaum pria dan orang-orang kafir > mempunyai hak yang lebih sedikit daripada para pemeluk Islam. >  > Apakah > kita akan mengulang kembali kesalahan fatal dari Republik Weimar? > Apakah kita tunduk kepada Islam karena komitmen kita kepada kebebasan > sesungguhnya telah mati? Tidak, itu tidak akan pernah terjadi. Kita > tidak seperti Ibu Merkel. Kita tidak menerima islamisasi sebagai sesuatu > yang tidak terelakkan. Kita harus tetap menjaga kebebasan agar > kebebasan itu tetap hidup. Dan, hingga pada tingkat dimana kita telah > kehilangan kebebasan kita, maka kita harus mengklaimnya kembali melalui > pemilu demokratis. Itulah sebabnya mengapa kita membutuhkan > partai-partai politik yang membela kebebasan. Untuk mendukung > partai-partai semacam itu, saya telah mendirikan International Freedom > Alliance. >  > Seperti > yang saudara-saudara ketahui, saya sedang diadili di Belanda. Pada hari > Senin, saya harus pergi lagi ke pengadilan, dan saya akan banyak > menghabiskan beberapa bulan ke depan disana. Saya diajukan ke pengadilan > karena opini saya mengenai Islam dan karena saya telah menyuarakan > opini-opini saya ini dalam pidato-pidato, artikel-artikel dalam dalam > film dokumenter yang saya buat yang berjudul Fitna. Saya senantiasa > hidup dalam penjagaan ketat polisi karena kaum ekstrimis Islam ingin > membunuh saya, dan saya diadili karena para petinggi Belanda â" > kebanyakan diantara mereka adalah non Muslim â" ingin membungkam saya. >  > Saya > diseret ke pengadilan karena di negara saya kebebasan tidak lagi dapat > dinikmati sepenuhnya. Tidak seperti Amerika, kami tidak memiliki First > Amandemen yang menjamin orang untuk bebas mengekspresikan opini mereka > dan mengadakan debat publik karena melakukan hal itu. Tidak seperti > Amerika, negara di Eropa, dan juga Uni Eropa, menjelaskan bagaimana > penduduknya â" termasuk para politisi yang dipilih secara demokratis > seperti halnya saya juga â" harus berpikir dan perkatakan apa yang > diijinkan untuk kami katakan. >  > Salah > satu hal yang tidak boleh lagi kami katakan adalah bahwa budaya kami > lebih superior daripada budaya lain. Ini dilihat sebagai pernyataan yang > diskriminatif â" bahkan sebuah pernyataan yang mengandung kebencian. > Setiap hari kami diindoktrinasi, di sekolah-sekolah, dan melalui media, > dengan pesan bahwa semua budaya setara dan bahwa jika ada budaya yang > lebih buruk dari semua budaya lainnya, maka pasti itu adalah kebudayaan > kami. Kami dicekoki dengan perasaan bersalah dan malu akan identitas > kami sendiri dan apa yang menjadi milik kami. Kami didorong untuk > menghormati segala sesuatu, kecuali diri kami sendiri. Itulah pesan dari > golongan Kiri dan para pejabat pemerintah yang benar secara politik. > Mereka ingin agar kita merasa malu akan identitas kita sendiri sehingga > kita menolak untuk memperjuangkannya. >  > Obsesi > menghancurkan dari para elit politik dan budaya kami dengan kesalahan > Barat, membangkitkan pandangan Islam terhadap kita. Qurâan berkata bahwa > orang non Muslim adalah kuffar (bentuk jamak dari kafir), yang secara > harafiah berarti âorang-orang yang menolakâ atau âorang-orang yang tidak > bersyukurâ. Oleh karena itu, orang-orang kafir itu âbersalahâ. Islam > mengajarkan bahwa dalam negara natural kita, kita semua telah dilahirkan > sebagai orang-orang beriman. Islam mengajarkan bahwa jika pada hari ini > kita bukanlah orang-orang yang beriman, maka ini adalah kesalahan kita > atau karena kesalahan leluhur kita. Akibatnya, kita senantiasa adalah > kafir â" bersalah â" karena baik kita maupun leluhur kita adalah > orang-orang yang murtad. Dan oleh karena itu, menurut beberapa orang, > kita layak untuk ditundukkan. >  > Kaum > intelektual Kiri kontemporer kita sudah buta terhadap bahaya Islam. > Mantan oposan Soviet Vladimir Bukowsky berpendapat bahwa setelah > kejatuhan Komunis, Barat gagal mengekspos orang-orang yang terkait > dengan paham Komunisme dengan kebijakan yang tepat, untuk memperbaiki > hubungan-hubungan, meredakan ketegangan internasional, hidup > berdampingan dengan damai. Ia mengemukakan bahwa Perang Dingin adalah > âPerang yang tidak pernah kita menangkan. Kita bahkan tidak pernah > berperang di dalamnya...banyak kali Barat terlibat dalam kebijakan untuk > menyenangkan blok Soviet â" dan orang-orang yang berusaha menyenangkan > orang lain tidak pernah memenangkan perangâ. >  > Islam adalah Komunisme masa kini. > Tetapi, karena kegagalan kita untuk berterus-terang dengan Komunisme, > kita tidak mampu menghadapinya, terjebak seperti yang pernah kita alami > dengan kebiasaan lama Komunisme yaitu penipuan dan bibir dolak-dalik > yang biasa menghantui negara-negara Timur dan yang kini menghantui kita > semua. Oleh karena kegagalan ini, golongan Kiri tersebut, yang dulunya > menutup mata terhadap Komunisme, kini pun menutup mata terhadap Islam. > Mereka menggunakan argumen yang serupa untuk mendapatkan keadaan damai > antara dua negara yang sebelumnya saling bermusuhan, memperbaiki > hubungan-hubungan, dan menyenangkan pihak lain, sama seperti sebelumnya. > Mereka berargumen bahwa musuh kita cinta damai, sama seperti kita, > bahwa jika kita berusaha untuk memahami mereka, maka mereka pun akan > berusaha memahami kita. Bahwa ia hanya ingin dihargai dan jika kita > menghormatinya maka iapun akan menghormati kita. Kita bahkan mendengar > pengulangan mantra kuno ekuivalensi moral. Mereka terbiasa mengatakan > bahwa âimperialismeâ Barat sama jahatnya dengan imperialisme Soviet; > kini mereka mengatakan bahwa âimperialismeâ Barat sama jahatnya dengan > terorisme Islam. >  > Dalam > pidato saya di dekat Ground Zero di New York pada 11 September, saya > menekankan bahwa kita harus berhenti mengatakan âSalahkan Barat, > salahkan Amerikaâ â" ini adalah permainan juru bicara Islam yang berusaha > menipu kita. Dan kita harus berhenti memainkan permainan ini pada diri > kita sendiri. Saya mempunyai pesan yang sama untuk anda. Adalah suatu > penghinaan bila mengatakan bahwa kita bersalah dan kita pantas menerima > apa yang terjadi pada kita. Tidak selayaknya kita menjadi orang asing di > tanah kita sendiri. Kita tidak boleh menerima penghinaan seperti ini. > Pertama-tama, peradaban Barat adalah peradaban yang paling bebas dan > paling jaya di bumi, itulah sebabnya mengapa banyak imigran pindah > kesini, dan bukannya orang-orang Barat yang pindah kesana. Dan kedua, > apa yang disebut sebagai kesalahan kolektif itu tidak ada sama sekali. > Individu-individu yang bebas adalah agen-agen moral yang bebas, dan yang > bertanggung-jawab atas perbuatan mereka sendiri. >  > Saya > sangat senang berada di Berlin hari ini untuk menyampaikan pesan ini > yang adalah pesan yang sangat penting, terutama di Jerman. Apapun yang > terjadi di negara anda di masa lalu, generasi yang ada sekarang tidak > bertanggung-jawab atas hal itu. Apapun yang terjadi di masa lalu, tidak > dapat menjadi alasan untuk menghukum orang-orang Jerman pada masa kini. > Namun juga tidak dapat menjadi alasan bagi anda untuk menolak > memperjuangkan identitas anda sendiri. Satu-satunya tanggung-jawab anda > adalah untuk menghindar dari kesalahan masa lalu. Sudah menjadi tugas > anda untuk berdiri bersama orang-orang yang diancam oleh ideologi Islam, > seperti Negara Israel dan rekan-rekan seperjuangan anda yang Yahudi. > Republik Weimar menolak untuk memperjuangkan kebebasan dan telah > ditundukkan oleh ideologi totaliter, dengan konsekuensi-konsekuensi > menghancurkan bagi Jerman, Eropa dan dunia. Jangan gagal untuk > memperjuangkan kebebasan anda hari ini. >  > Saya > senang berada di tengah-tengah anda sekalian hari ini karena nampaknya > 20 tahun setelah penyatuan Jerman kembali, generasi yang baru tidak lagi > merasa bersalah karena menjadi orang Jerman. Debat yang sangat intens > yang terjadi baru-baru ini mengenai buku terbaru Thilo Sarrazin adalah > sebuah indikasi akan fakta bahwa Jerman sedang berdamai dengan dirinya > sendiri. >  > Saya > sendiri belum membaca buku Dr. Sarrazin, tetapi saya mengerti bahwa, > saat para pejabat pemerintah sedang berkuasa yang benar secara politis > hampir-hampir serempak bersikap kritis terhadap tesisnya sehingga ia > kehilangan pekerjaannya, sejumlah besar orang Jerman mengakui bahwa Dr. > Sarrazin sedang mengemukakan isu-isu yang sangat penting dan mendesak. > âOrang Jerman sedang menghapus dirinya sendiriâ, Sarrazin mengingatkan, > dan ia menghimbau orang Jerman untuk menghentikan proses ini. Dampak > yang dahsyat dari bukunya mengindikasikan bahwa banyak orang Jerman yang > merasakan hal yang sama. Orang Jerman tidak ingin agar Jerman > dihapuskan, walaupun mereka telah ditundukkan oleh semua indoktirnasi > politik. Orang Jerman tidak lagi merasa malu untuk menunjukkan > kebanggaan nasional mereka.  >  > Dalam > masa-masa sulit ini, dimana identitas nasional kita sedang terancam, > kita harus berhenti merasa bersalah akan siapa diri kita. Kita bukanlah > orang-orang kafir, kita tidak bersalah. Sama seperti bangsa-bangsa lain, > orang-orang Jerman berhak untuk tetap menjadi orang Jerman. Orang > Jerman tidak harus menjadi orang Perancis, orang Belanda, orang Amerika, > ataupun orang Turki. Mereka harus tetap menjadi orang Jerman. Ketika > Perdana Menteri Turki Erdogan mengunjungi negara anda pada tahun 2008, > ia berkata kepada orang-orang Turki yang tinggal disini bahwa mereka > harus tetap menjadi orang Turki. Secara harafiah ia mengatakan bahwa > âasimilasi adalah kejahatan terhadap kemanusiaanâ. Erdogan mungkin saja > benar jika ia berkata demikian mengenai orang-orang Turki di Turki. > Namun demikian, Jerman adalah negeri orang-orang Jerman. Oleh karena > itu, orang-orang Jerman berhak menuntut mereka yang datang untuk tinggal > di Jerman supaya berasimilasi; mereka berhak â" bahkan mereka mempunyai > kewajiban pada anak-anak mereka â" untuk menuntut para pendatang baru itu > untuk menghormati identitas bangsa Jerman dan hak orang Jerman untuk > memelihara identitas mereka. >  > Kita > harus menyadari bahwa Islam berkembang dengan dua cara. Oleh karena > Islam bukanlah agama, berpaling pada Islam hanyalah sebuah fenomena > marjinal. Menurut sejarah, Islam berkembang baik melalui penaklukkan > militer atau dengan menggunakan senjata hijrah, yaitu imigrasi. Muhammad > menaklukkan Medina melalui imigrasi. Hijrah juga kita alami hari ini. > Islamisasi Eropa terus berlanjut sepanjang waktu. Tetapi Barat tidak > mempunyai strategi untuk menghadapi ideologi Islam, karena kaum elit > kita mengatakan bahwa kita harus beradaptasi dengan mereka dan bukan > sebaliknya. >  > Ada > pelajaran yang dapat kita pelajari berkenaan dengan hal ini dari > Amerika, negara yang paling bebas di dunia. Orang-orang Amerika bangga > akan bangsa mereka, pencapaian-pencapaian dan bendera mereka. Kita juga > harus bangga pada bangsa kita. Amerika Serikat senantiasa merupakan > sebuah bangsa imigran. Presiden Amerika Serikat Theodore Roosevelt > mengungkapkan dengan jelas kewajiban para imigran. Inilah apa yang > dikatakannya: âKita harus bersikap tegas, yaitu jika para imigran yang > datang kemari mempunyai niat baik untuk menjadi orang Amerika dan > mengasimilasikan dirinya pada kita, ia akan diperlakukan dengan > kesetaraan yang sama dengan orang lain...Namun ini diberlakukan pada > orang yang benar-benar menjadi orang Amerika, dan hanya menjadi orang > Amerika...Disini tidak ada pemisahan-pemisahan...Kita tidak mempunyai > tempat selain untuk kesetiaan semata-mata dan itu adalah kesetiaan > kepada bangsa Amerikaâ. >  > Tidaklah > bergantung kepada saya untuk mendefinisikan hal-hal apa yang tercakup > dalam identitas nasional Jerman. Semua itu terserah kepada anda > sekalian. Namun demikian saya mengetahui bahwa kebudayaan Jerman, > seperti halnya kebudayaan negara-negara tetangganya seperti negara saya > sendiri, berakar dalam nilai-nilai Yudeo-Kristen dan humanisme. Semua > politisi yang bertanggung-jawab mempunyai kewajiban politik untuk > memelihara nilai-nilai ini terhadap ideologi yang mengancamnya. Jerman > yang penuh dengan mesjid dan para wanita yang berkerudung bukanlah > Jerman milik Goethe, Schiller dan Heine, Bach dan Mendelssohn. Itu akan > menjadi kekalahan bagi kita semua. Penting sekali bagi anda untuk > menghargai dan memelihara akar-akar anda sebagai sebuah bangsa. Jika > tidak demikian, anda tidak akan dapat mengamankan identitas anda; anda > akan dihapuskan sebagai sebuah bangsa, dan anda akan kehilangan > kebebasan anda. Dan Eropa akan kehilangan kebebasannya bersama dengan > anda. >  > Sahabat-sahabatku, > ketika Ronald Reagan datang ke Berlin yang terpecah 23 tahun yang lalu, > ia mengucapakan perkataan yang bersejarah, âMister Gorbachev, > runtuhkanlah dinding iniâ. Presiden Reagan bukanlah orang yang ingin > menyenangkan orang lain, tetapi orang yang menyampaikan kebenaran karena > ia mengasihi kebebasan. Hari ini, kita juga harus meruntuhkan sebuah > dinding. Bukan dinding dari beton, tetapi dinding penyangkalan dan > ketidakpedulian mengenai natur Islam. The International Freedom Alliance > bertujuan untuk mengkoordinasi dan menstimulasi usaha-usaha ini. >  > Oleh > karena kita membicarakan kebenaran, para pemilih telah memberikan > partai saya, yaitu Partij voor de Vrijheid, dan partai-partai lainnya > seperti Dansk Folkeparti dan Schweizerische Volkspartei, kuasa untuk > mempengaruhi proses pengambilan keputusan politik, apakah itu menjadi > oposisi atau dalam pemerintahan atau dengan mendukung suatu pemerintahan > minoritas â" seperti yang ingin kami lakukan di Belanda. Presiden Reagan > menunjukkan bahwa dengan menyuarakan kebenaran orang dapat mengubah > jalan sejarah. Ia menunjukkan bahwa tidak perlu berputus asa. Jangan > pernah! Kerjakan saja tugas anda. Jangan takut. Suarakan kebenaran. Bela > kebebasan. Bersama-sama kita dapat memelihara kebebasan, bersama-sama > kita harus memelihara kebebasan, dan bersama-sama, para sahabatku, kita > akan dapat memelihara kebebasan. > Terima-kasih. >  > http://www.jihadwatch.org/2010/10/geert-wilders-speech-in-berlin-yesterday.html > > > 1. > Suripto on > 15-10-2010 10:56:29 > commented: > > Wow...statement yang luar dari Wilders! > > Melihat aksi-aksi Muslim saat ini, peledakan bom bunuh diri, pembakaran > rumah-rumah dan mesjid warga Ahmadiyah, serangan-serangan teror yang tak > pernah surut - JELAS ISLAM ITU SEBUAH IDEOLOGI YANG SAMA DENGAN > KOMUNISME. > > > > Inilah saatnya pemerintah dan aparat keamanan menjadikan Islam sebagai BAHAYA > LATENT. > > Jadi jika ada yang disebut bahaya latent komunis, sekarang kita harus > mewaspadai BAHAYA LATENT ISLAM! > > > > > > 2. > Gusty on > 13-10-2010 07:39:49 > commented: > > Islam is the real terorist. Mereka akan > menguasai dunia tapi hanya sementara. Tanda-tanda yang mengarah ke sana > sudah mulai kelihatan sampai suatu saat Tuhan Yesus sendiri turun dari > surga dan memusnahkan pengikut-pengikut Iblis ini. > > > FREE E-BOOKS > > JAWABAN 111 KONTRADIKSI ALKITAB PERJANJIAN LAMA > JAWABAN 155 KONTRADIKSI ALKITAB PERJANJIAN BARU > 101 Penjelasan tentang TUDUHAN KONTRADIKSI dalam ALKITAB > > Perang Suci - Oleh Abd Al Masih > Secrets Behind Burqa - Oleh Rosemary Sookhdeo > Donasi Untuk Allah Membersihkan Nurani > Mutiara Dari Surga - 1 > The Truth About Muhammad - by Robert Spencer > Tuduhan-Ahmed-Deedat-Terhadap-Alkitab oleh Zakaria Boutros > > Islam-Reviewed-by-M-Ali-Bahasa-Indonesia > The Hidden Life of Prophet Muhammad By Dr. A.A. Ahmed > Rahasia-Jalan-Yang-Lurus > Benarkah-Muhammad-Sempurna-Secara-Fisik oleh Ali Sina > Inilah-Ismael (Here Comes Ishmael) by Faisal Malick > Hidup-Dari-Ujung-Tombakku (Living by the Point of My > Spear)-Zaki Ameen > Akar-Terror-Islam by Abul Kasem > Membedah-Asal-Usul-Quran (The Origins of the Koran) by Ibnu > Warraq > SON of HAMAS > Mengapa Wanita Berpaling Kepada Islam - Rosemary Sookhdeo > > Kerudung Yang Terkoyak > Why-Im-Not-Muslim by Ibnu Waraq > Achievement and Heritage of Muhammad oleh: Zaky Rawdat > SEJARAH KA'BAH YG TAK PERNAH DICERITAKAN > Sang-Putera-dan-Sang-Bulan oleh Curt Fletemier > YAHUDI-MENGGENGGAM-DUNIA-WILLIAM-G-CARR > Beriman Tanpa Takut oleh: Irshad Manji > Mesias yang Dinantikan Islam oleh: Joel Richardson > Siapakah Allah Ini > Christ Muhammad and I oleh: Mohammed Ghazoli > Kebenaran Tentang Muhammad > Ismael Akan Diberkati oleh: Ahmad Agyei > Ismail Saudaraku oleh: Umar Tariqas > The Secret of Qur'an oleh: Don Richardson > Islam diakhir Zaman oleh: Ellis Skolfield > Yesus dan Muhammad oleh: Mark Gabriel PhD > Islamic Invasion oleh: Robert Morey > Mengapa Kami Meninggalkan Islam oleh: Susan Crimp dan Joel > Richardson > ARTICLES > > Muslim Pop - Oleh Matt Edwards > JAWABAN atas hadiah BMW dari PERTANYAAN INSAN L MOKOGINTA > > Batalkan Hari Membakar Quran - Oleh Jochen Katz > 60 Juta Dollar Untuk Kepala Pendeta Boutros > Pilih Mana - Puasa Islami Atau Puasa Kristen > Seperti apa Kitab Zabur dan Injil Barnabas > Heboh Film Iran - Tiru film Yesus Nabi Muhammad Diperankan > Aktor Film > Heboh Film YESUS Buatan Iran > Donasi Untuk Allah Membersihkan Nurani > Arsip Gambar Muhammad > Wahyu Mana Yang Asli > Quran Diinterview > Birahi Sexual Nabi Muhammad > MENGENAL ISLAM > A Letter To Gaza - Oleh Nonie Darwis > FQR 6 - Injil Kristus Yang Tanpa Salah > Klaim Islam - Setiap Orang Dilahirkan Sebagai Muslim > FQR 4 - Nama dan Atribut Kristus Dalam Quran > FQR 5 - Perawan Maria - Sebuah Tanda Dari Allah - Ayatollah > Sejati > FRQ 3 - Kehendak Tuhan Adalah Supaya Setiap Orang Bisa > Diselamatkan > FQR 1 - Apakah Anda Tahu Tentang Hikmat Kristus > FQR 2 - Orang Yang Dilahirkan Dari Roh Adalah roh > Hari Semua Orang Menggambar Muhammad > DAFTAR MUSLIM yang Meninggalkan Islam > Pengesahan Mutilasi di Amerika > Hilal-Bin-Sahar- Dewa Bulan Sabit > Islam-Bukan-Agama-bahasa-Indonesia > Menyusui-Pria-Dewasa by Zakharia Boutros > Keunikan-Alkitab-Dibandingkan-Kitab-Suci-Lainnya > Alkitab-Atau-Alquran-Yang-Dipalsukan > Muhammad-Tidak-Buta-Huruf > Tipu-Muslihat-Dalam-Islam > Ayat-Yang-Dipalsukan-Dlm-Quran > Islam-Tidak-Bisa-Membedakan-NAJIS dan DOSA > Islam-Tidak-Menyembah-Tuhan-Yang-Sama-Dengan-Tuhannya-Nabi by > Duladi > Kebohongan-Isra-Miraj > Arab-Adalah-Kota-Neraka > Nabi Muhammad Birahi-Kepada-Bayi-Sodomi > > Perkawinan-Islam-dan-Penghalalan-Pelacuran-sbg-Lampr-dr-buku-kehidupan-rahasia-nabi-Muhammad > > Teror-Dari-Mulut-Muhammad-Sendiri > ALEXANDER AGUNG, SI KAFIR NABI ISLAM > Fenomena Murtad Dlm 20 Thn Terakhir > Jibril as - Ahli Menyamar > Kemana Mencari Keselamatan > Apa Yang Terjadi Ketika Seseorang Meninggalkan Islam > Tagiyya - Berbohong Ala Islam Oleh Zakaria Boutros > Panggilan Dari Minaret > Pemimpin Muslim UK - Islam Bukanlah Agama Damai > Konflik GAZA berakar pada SYARIAH > Mari, bicara Fatwa Haram > Marilah kita memikirkan kembail soal Burqa! > Hubungan Islam-Machiavelli > Apa yang Sama yang Dimiliki Oleh para Rabbi di Harrow dengan > Para Rabbi di Medinah > Kesalahan Lia Eden sama dengan kesalahan Nabi Muhammad > Digantung di Iran Karena Murtad > Pandangan Islam mengenai Neraka > Anak Ketua Hamas Murtad > Ibn Mas'ud, Saksi Ketidak-beresan Quran > Contoh Moral Kenabian Muhammad Untuk Abad Kini > Islam - Berperang Dalam Dirinya Sendiri > Penjajahan Wanita Dalam Islam > TESTIMONIES > > Supremasi Terang Atas Kuasa Kegelapan - Oleh Alhajji Aliyu > > KEBOHONGAN PARA WANITA SAUDI ARABIA > Kesaksian Seorang Pemurtad Yang Difatwa Hukuman Mati > Kesaksian Hamran Ambrie > Kesaksian Bassam > Kesaksian Pertobatan seorang Irak-KETEMU-YESUS > Tak-Terbuktinya-Alkitab-Telah-Dipalsukan oleh Zakaria Boutros > > Islam-Adalah-Ajaran-Sesat by Duladi > Kerudung Yang Terkoyak > Arifin Zaelani - Alasan Saya Meninggalkan Islam > Kesaksian Saya Meninggalkan Islam > Kesaksian Dr. Mark Gabriel yang Mengejutkan > Mengapa Kami Meninggalkan Islam > Ali Sina - Dari Beriman Menuju Pencerahan > Duladi - Mengapa Saya Benci Islam > Islam Sejati > QUESTION & ANSWERS > > ISLAM BERTANYA KRISTEN MENJAWAB by Paulus M > Pilih Mana - Puasa Islami Atau Puasa Kristen > Apa Yang Al Quran Instruksikan Muslim Lakukan Terhadap > Non-Muslim > Tanggapan tulisan Muhammad dalam Perjanjian Lama > Hari Semua Orang Menggambar Muhammad > MENGRITISI PEMIKIRAN DR YAHYA WALONI > Sumber-penulisan-alquran by Zakharia Boutros > Tuduhan-Ahmed-Deedat-Terhadap-Alkitab oleh Zakaria Boutros > > Tanggapan-Terhadap-Combat-Kit-Ahmed-Deedat > TIDAK ADA JALAN KEMBALI > Tanggapan atas Combat-Kit2 Ahmed Deedat > Seri-Pelajaran-Alkitab-Amazing-Facts > Masakan Allah Kok Punya âAnak Allahâ > Bagaimana Menilai Sebuah Kitabullah > Tuhan Alkitab Sama Dengan Allah SWT > Wahyu Terkini Jadi Pengukur Wahyu Terdahulu > Injil Digugat Karena Ahmad > Bukankah Alkitab Itu Korup > Tuhan Sendiri Tidak Tahu Bahwa Ia Trinitas > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
