Jenderal Besar Soeharto...

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

Saya baru saja pulang dari Astana Giri Bangun atau pemakaman Soeharto dan 
keluarga, hari ini adalah 1000 hari meninggalnya Soeharto dan pemasangan batu 
nisan Soeharto. Jelas yang datang ke Astana Giri Bangun adalah keluarga utama, 
keluarga dekat, pejabat dan rakyat kecil yang dikerahkan untuk memberikan doa 
dan puja puji buat Soeharto. Astana Giri Bangun begitu indah, penuh udara segar 
dan pemandangan berkelok-kelok, tempatnya di suatu tempat tinggi yang elok di 
daerah kabupaten karanganyar.

Begitu sampai pintu parkir bawah Astana Giri Bangun, saya langsung 
"menghidupkan" seluruh instink yang saya miliki untuk memahami siapa sebenarnya 
Jenderal Besar, orang yang penuh wibawa dan tidak bisa dipungkiri, dihormati 
oleh banyak orang Indonesia. Selain dikawal polisi dan militer secara ketat, 
Astana Giri Bangun didesain seperti kerajaan, jadi saya langsung mengerti 
bagaimana susunan desain bangunan dan protokol-protokol upacara yang 
dilaksanakan. Semua didesain dengan adat jawa yang kental. 

Baru pertama kali inilah, saya juga melihat putra-putri keluarga Soeharto 
melintas tepat disamping tempat duduk yang saya duduki. Setelah itu di bangunan 
utama disterilkan, agar yang ada disana hanya keluarga utama Soeharto. Saya 
melihat putra-putri Soeharto melepas alas kaki begitu masuk ke bangunan utama, 
dan melalui suatu protokol adat jawa yang sangat ketat. Ketika putri sulung 
Soeharto berpidato, saya berkonsentrasi penuh untuk mendengarkan 
ucapan-ucapannya dan intonasinya...

dan inilah yang saya tangkap poin utamanya...

"kami keluarga yang sangat menjunjung TINGGI adat JAWA yang tidak melanggar 
PRINSIP dalam ISLAM"

dalam beberapa ucapannya, Siti Hardiyanti Utama juga lebih menekankan lafal 
Sang Hyang Agung daripada Allah SWT, so sangat jelas, bahwasanya ADAT JAWA 
merupakan prinsip tertinggi dalam keluarga Soeharto daripada Islam itu sendiri.

dan selanjutnya acara puncak, yaitu pemasangan batu nissan sungguh dahsyat...

semua yang hadir diminta berdiri, dan dilafalkan tembang mocopat Asmaradana....
semua berdiri dan menunduk, tapi saya berusaha tetap menegakan kepala meski 
seluruh bulu kuduk merinding semua...

bau wewangian disebar, dan pelafalan Asmaradana ini memang luar biasa, intonasi 
lafalannya dalam frekuensi tinggi-rendah bergantian, dan diselingi background 
suara yang disuarakan dalam amplitudo lebih kecil yang berisi puja puji untuk 
Soeharto, namun tetap saja, kuping saya bisa konsentrasi menangkap background 
suara yang dilafalkan.

Inilah kekuatan seni jawa, ada di intonasi atau pelafalan tembang-tembang 
jawa...dan sebenarnya ini mirip Mushaf...
Al-Quran kalau dibaca tanpa intonasi atau datar, maka tidak akan membangkitkan 
sense yang membuat orang kehilangan mind kontrol.

Justru kelebihan Al-Quran ketika dilafalkan secara syahdu, diintonasikan secara 
baik, maka membangkitkan sense yang mendengarnya dan yang mendengarnya bisa 
kehilangan kontrolnya terhadap mind-nya sendiri.

Disini tentang tembang Mocopat dan pelafalan Al-Quran, saya tidak membicarakan 
tuhan dan mahluk ghaib itu ada, tidak sama sekali, tapi keduanya kalau 
diintonasikan secara syahdu, dalam lafal yang bisa mengobrak-abrik mind 
kontrol, maka orang bisa kehilangan kesadaran dan selanjutnya ter"hipnotis" 
oleh Al-Quran dan Mocopat.

Dalam kasus dibacakannya Asmaradana, saya yang berkonsentrasi penuh juga 
mengakui hampir tidak kuat menahan "beban" frekuensi yang disuarakan oleh 
pelafalnya...
tapi kalo saya menutup kuping, juga pasti menarik perhatian orang, tapi saya 
lihat semua orang jadi menunduk semua, dan saya meludah 2x, sambil menyiapkan 
methylphenidate daripada saya kena brainwash.

Teknik 'obrak-abrik' mind kontrol seperti ini tidak hanya dipunyai oleh tembang 
jawa/mocopat atau Al-Quran saja, tapi DJ Tiesto Verwest dari Breda Belanda juga 
ahlinya merancang suara yang menjatuhkan mind kontrol.

Jadi disini sebenarnya secara principal sama saja,
orang arab menggunakan lafal Quran untuk menghipnotis orang...
orang jawa menggunakan mocopat untuk menghipnotis orang...
orang barat/kristen menggunakan lagu rohani  untuk menghipnotis orang..
orang buddha/asia selatan menggunakan irama ketukan untuk menghipnotis orang... 

permasalahannya disini adalah kita punya kesadaran atau tidak, ketika masuk 
Astana Giri Bangun, saya sudah menghidupkan instink/kewaspadaan saya sehingga 
gak mudah terhipnotis, tapi banyak orang terkena hipnotis protokol upacara adat 
jawa yang diselenggarakan untuk merayakan 1000 hari kematian Jenderal Besar 
Soeharto.

***
Sub Judul: Kekuasaan Raja Jawa

Banyak analis menyalahkan Soeharto atas khianatnya terhadap Soekarno, orang 
yang menyalahkan Soeharto berkhianat ini tipikal bukan analis. Di Russia, 
Joseph Stalin adalah seorang Great Leader dan sangat ahli memainkan mind 
rakyatnya. Mari kita kaji mengapa Soeharto bisa mengkhianati Soekarno.

Soeharto ini per principal adalah seorang yang teguh memegang adat jawa, kalau 
sampai dia kehilangan kepercayaan atas Soekarno yang menjadi atasannya, maka 
artinya Soekarno kehilangan kewibawaannya atas Soeharto. Disini yang salah 
bukan Soeharto, tapi mengapa Soekarno kehilangan kewibawaannya didepan para 
petinggi angkatan darat dan terutama Soeharto. Saya kira, Seokarno telah 
melanggar prinsip-prinsip adat jawa dimata Soeharto sehingga Soeharto sudah 
tidak menghormati Soekarno lagi. Kepemimpinan adalah PERBUATAN atau TINDAKAN, 
dan bukan kata-kata, kalau anda cermati seorang Soekarno, maka Soekarno memang 
ahli retorika, namun tindakannya sangat diluar adat jawa. Jadi sebenarnya kalau 
saya menggunakan perpekstive kepemimpinan dan kultur kekuasaan adat jawa, maka 
ucapan dan tindakan Soekarno tidak matched/selaras.

Di Russia, Joseph Stalin bukan seorang yang banyak berpidato, namun dimata 
orang Russia, Joseph Stalin telah mengorbankan anaknya demi 'harga diri' negeri 
Russia. 
Jadi, apabila kita melihat sosok karakter pemimpin, tidak perlu melihat 
pidato-pidatonya, apalagi menyodorkan angka-angka makro segala, angka-angka 
makro itu tidak lebih dari sekedar rapor buat anak kecil, tapi kita lihat saja 
tindakannya ketika dihadapkan pada masalah genting. Itu akan menunjukan siapa 
sebenarnya pemimpin kita.

Kembali kepada Soeharto, apabila Soeharto memang sudah tidak menghormati 
Soekarno, bahkan meninggalnya Soekarno konon dibawah tekanan yang demikian 
berat, maka apakah benar bagi seorang Soeharto ini sudah tidak ada sosok yang 
ditakuti lagi di Indonesia???

Kalau anda bertanya kepada saya, maka saya akan menjawab, meskipun Soeharto itu 
seorang jenderal besar dan presiden penuh wibawa dan hormat, dia bakalan takut 
kepada RAJA JAWA, secara struktur, makam Soeharto masih berada dibawahnya makam 
RAJA JAWA atau keluarga Pangeran Samber Nyawa, atau dalam arti kata sampai 
matipun Soeharto ternyata masih menghormati trah kekuasaan RAJA JAWA. 

Jadi, kalau Soekarno kehilangan wibawanya terhadap Soeharto dan disiksa 
Soeharto, jangan cengeng dong, semestinya dulu panggil saja Raja Jawa untuk 
memberikan perintah kepada Soeharto, saya berani bertaruh Soeharto tidak akan 
berani menghadapi titah RAJA JAWA.


Catatan:
-- Ini buat Panglima Perang jihad Muslim Kim Hook di milis Proletar
Mohammad itu tidak bodoh, dia memerintahkan orang membacakan Mushaf 
keras-keras, agar bisa membrainwash orang lain, jadi Mushaf dibacakan keras 
dengan syahdu itu bukan perkara menyakiti kuping, tapi bakalan menghipnotis 
otaknya orang yang kesadarannya lemah.





------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke