pada 1000 hari soeharto, keadaan di jakarta maceeet total karena hujan deras 
disertai angin kencang, petir menyambar-nyambar dan langit sangat gelap gulita, 
 pohon-pohon pada tumbang di jalanaan.  sangat mencekam.

setan-setan jawa soeharto juga sedang berpesta pora di jakarta sambil 
menyanyikan tembang dandanggula.  hehehe...






--- In [email protected], "wawan" <selarasmi...@...> wrote:
>
> Jenderal Besar Soeharto...
> 
> ^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
> 
> Saya baru saja pulang dari Astana Giri Bangun atau pemakaman Soeharto dan 
> keluarga, hari ini adalah 1000 hari meninggalnya Soeharto dan pemasangan batu 
> nisan Soeharto. Jelas yang datang ke Astana Giri Bangun adalah keluarga 
> utama, keluarga dekat, pejabat dan rakyat kecil yang dikerahkan untuk 
> memberikan doa dan puja puji buat Soeharto. Astana Giri Bangun begitu indah, 
> penuh udara segar dan pemandangan berkelok-kelok, tempatnya di suatu tempat 
> tinggi yang elok di daerah kabupaten karanganyar.
> 
> Begitu sampai pintu parkir bawah Astana Giri Bangun, saya langsung 
> "menghidupkan" seluruh instink yang saya miliki untuk memahami siapa 
> sebenarnya Jenderal Besar, orang yang penuh wibawa dan tidak bisa dipungkiri, 
> dihormati oleh banyak orang Indonesia. Selain dikawal polisi dan militer 
> secara ketat, Astana Giri Bangun didesain seperti kerajaan, jadi saya 
> langsung mengerti bagaimana susunan desain bangunan dan protokol-protokol 
> upacara yang dilaksanakan. Semua didesain dengan adat jawa yang kental. 
> 
> Baru pertama kali inilah, saya juga melihat putra-putri keluarga Soeharto 
> melintas tepat disamping tempat duduk yang saya duduki. Setelah itu di 
> bangunan utama disterilkan, agar yang ada disana hanya keluarga utama 
> Soeharto. Saya melihat putra-putri Soeharto melepas alas kaki begitu masuk ke 
> bangunan utama, dan melalui suatu protokol adat jawa yang sangat ketat. 
> Ketika putri sulung Soeharto berpidato, saya berkonsentrasi penuh untuk 
> mendengarkan ucapan-ucapannya dan intonasinya...
> 
> dan inilah yang saya tangkap poin utamanya...
> 
> "kami keluarga yang sangat menjunjung TINGGI adat JAWA yang tidak melanggar 
> PRINSIP dalam ISLAM"
> 
> dalam beberapa ucapannya, Siti Hardiyanti Utama juga lebih menekankan lafal 
> Sang Hyang Agung daripada Allah SWT, so sangat jelas, bahwasanya ADAT JAWA 
> merupakan prinsip tertinggi dalam keluarga Soeharto daripada Islam itu 
> sendiri.
> 
> dan selanjutnya acara puncak, yaitu pemasangan batu nissan sungguh dahsyat...
> 
> semua yang hadir diminta berdiri, dan dilafalkan tembang mocopat 
> Asmaradana....
> semua berdiri dan menunduk, tapi saya berusaha tetap menegakan kepala meski 
> seluruh bulu kuduk merinding semua...
> 
> bau wewangian disebar, dan pelafalan Asmaradana ini memang luar biasa, 
> intonasi lafalannya dalam frekuensi tinggi-rendah bergantian, dan diselingi 
> background suara yang disuarakan dalam amplitudo lebih kecil yang berisi puja 
> puji untuk Soeharto, namun tetap saja, kuping saya bisa konsentrasi menangkap 
> background suara yang dilafalkan.
> 
> Inilah kekuatan seni jawa, ada di intonasi atau pelafalan tembang-tembang 
> jawa...dan sebenarnya ini mirip Mushaf...
> Al-Quran kalau dibaca tanpa intonasi atau datar, maka tidak akan 
> membangkitkan sense yang membuat orang kehilangan mind kontrol.
> 
> Justru kelebihan Al-Quran ketika dilafalkan secara syahdu, diintonasikan 
> secara baik, maka membangkitkan sense yang mendengarnya dan yang mendengarnya 
> bisa kehilangan kontrolnya terhadap mind-nya sendiri.
> 
> Disini tentang tembang Mocopat dan pelafalan Al-Quran, saya tidak 
> membicarakan tuhan dan mahluk ghaib itu ada, tidak sama sekali, tapi keduanya 
> kalau diintonasikan secara syahdu, dalam lafal yang bisa mengobrak-abrik mind 
> kontrol, maka orang bisa kehilangan kesadaran dan selanjutnya ter"hipnotis" 
> oleh Al-Quran dan Mocopat.
> 
> Dalam kasus dibacakannya Asmaradana, saya yang berkonsentrasi penuh juga 
> mengakui hampir tidak kuat menahan "beban" frekuensi yang disuarakan oleh 
> pelafalnya...
> tapi kalo saya menutup kuping, juga pasti menarik perhatian orang, tapi saya 
> lihat semua orang jadi menunduk semua, dan saya meludah 2x, sambil menyiapkan 
> methylphenidate daripada saya kena brainwash.
> 
> Teknik 'obrak-abrik' mind kontrol seperti ini tidak hanya dipunyai oleh 
> tembang jawa/mocopat atau Al-Quran saja, tapi DJ Tiesto Verwest dari Breda 
> Belanda juga ahlinya merancang suara yang menjatuhkan mind kontrol.
> 
> Jadi disini sebenarnya secara principal sama saja,
> orang arab menggunakan lafal Quran untuk menghipnotis orang...
> orang jawa menggunakan mocopat untuk menghipnotis orang...
> orang barat/kristen menggunakan lagu rohani  untuk menghipnotis orang..
> orang buddha/asia selatan menggunakan irama ketukan untuk menghipnotis 
> orang... 
> 
> permasalahannya disini adalah kita punya kesadaran atau tidak, ketika masuk 
> Astana Giri Bangun, saya sudah menghidupkan instink/kewaspadaan saya sehingga 
> gak mudah terhipnotis, tapi banyak orang terkena hipnotis protokol upacara 
> adat jawa yang diselenggarakan untuk merayakan 1000 hari kematian Jenderal 
> Besar Soeharto.
> 
> ***
> Sub Judul: Kekuasaan Raja Jawa
> 
> Banyak analis menyalahkan Soeharto atas khianatnya terhadap Soekarno, orang 
> yang menyalahkan Soeharto berkhianat ini tipikal bukan analis. Di Russia, 
> Joseph Stalin adalah seorang Great Leader dan sangat ahli memainkan mind 
> rakyatnya. Mari kita kaji mengapa Soeharto bisa mengkhianati Soekarno.
> 
> Soeharto ini per principal adalah seorang yang teguh memegang adat jawa, 
> kalau sampai dia kehilangan kepercayaan atas Soekarno yang menjadi atasannya, 
> maka artinya Soekarno kehilangan kewibawaannya atas Soeharto. Disini yang 
> salah bukan Soeharto, tapi mengapa Soekarno kehilangan kewibawaannya didepan 
> para petinggi angkatan darat dan terutama Soeharto. Saya kira, Seokarno telah 
> melanggar prinsip-prinsip adat jawa dimata Soeharto sehingga Soeharto sudah 
> tidak menghormati Soekarno lagi. Kepemimpinan adalah PERBUATAN atau TINDAKAN, 
> dan bukan kata-kata, kalau anda cermati seorang Soekarno, maka Soekarno 
> memang ahli retorika, namun tindakannya sangat diluar adat jawa. Jadi 
> sebenarnya kalau saya menggunakan perpekstive kepemimpinan dan kultur 
> kekuasaan adat jawa, maka ucapan dan tindakan Soekarno tidak matched/selaras.
> 
> Di Russia, Joseph Stalin bukan seorang yang banyak berpidato, namun dimata 
> orang Russia, Joseph Stalin telah mengorbankan anaknya demi 'harga diri' 
> negeri Russia. 
> Jadi, apabila kita melihat sosok karakter pemimpin, tidak perlu melihat 
> pidato-pidatonya, apalagi menyodorkan angka-angka makro segala, angka-angka 
> makro itu tidak lebih dari sekedar rapor buat anak kecil, tapi kita lihat 
> saja tindakannya ketika dihadapkan pada masalah genting. Itu akan menunjukan 
> siapa sebenarnya pemimpin kita.
> 
> Kembali kepada Soeharto, apabila Soeharto memang sudah tidak menghormati 
> Soekarno, bahkan meninggalnya Soekarno konon dibawah tekanan yang demikian 
> berat, maka apakah benar bagi seorang Soeharto ini sudah tidak ada sosok yang 
> ditakuti lagi di Indonesia???
> 
> Kalau anda bertanya kepada saya, maka saya akan menjawab, meskipun Soeharto 
> itu seorang jenderal besar dan presiden penuh wibawa dan hormat, dia bakalan 
> takut kepada RAJA JAWA, secara struktur, makam Soeharto masih berada 
> dibawahnya makam RAJA JAWA atau keluarga Pangeran Samber Nyawa, atau dalam 
> arti kata sampai matipun Soeharto ternyata masih menghormati trah kekuasaan 
> RAJA JAWA. 
> 
> Jadi, kalau Soekarno kehilangan wibawanya terhadap Soeharto dan disiksa 
> Soeharto, jangan cengeng dong, semestinya dulu panggil saja Raja Jawa untuk 
> memberikan perintah kepada Soeharto, saya berani bertaruh Soeharto tidak akan 
> berani menghadapi titah RAJA JAWA.
> 
> 
> Catatan:
> -- Ini buat Panglima Perang jihad Muslim Kim Hook di milis Proletar
> Mohammad itu tidak bodoh, dia memerintahkan orang membacakan Mushaf 
> keras-keras, agar bisa membrainwash orang lain, jadi Mushaf dibacakan keras 
> dengan syahdu itu bukan perkara menyakiti kuping, tapi bakalan menghipnotis 
> otaknya orang yang kesadarannya lemah.
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke