Makin Banyak Yang Masuk Islam Makin Terhapus Jihadnya !!!
Siapapun yang baru masuk Islam, mengaku Islam, mempercayai Islam, bertekad
untuk melarang dan menghapuskan Jihad yang merupakan teror2 yang merusak
keharmonisan dunia kita ini.
Masuk Islam menjadi agenda penting dalam security, banyak agen yang disusupkan
kedalam kelompok2 Islam yang mendukung terorisme.
> hardjantosri <hardjanto...@...> wrote:
> Coba lihat Irene Handono, dia bisa
> mendirikan Irene Center sebab bukan
> kelas supermi.
Irene Handono itu adalah keturunan Tionghoa yang sudah kita sama2 tahu selalu
menjadi bulan2an umat Islam untuk dijarah, untuk diperkosa, dibakar tokonya,
diperas usahanya, dirampok, bahkan paling banyak dibunuh dalam tragedi G30S.
Kalo saja anda bisa merasakan bagaimana penderitaan keturunan Tionghoa ini,
tentu anda tidak akan menyalahkan pilihan Irene Handono untuk masuk Islam
dengan harapan tidak lagi diteror oleh umat Islam di Indonesia. Wajar,
keturunan Tionghoa itu sudah warganegara RI sehingga tidak mungkin Cina Daratan
bisa turun campur melindungi keturunan cinanya yang sudah masuk jadi
warganegara Indonesia.
Meskipun semua keturunan Cina diteror, mereka ternyata masih sanggup survive
dan berprestasi, jadi kalo teror2 itu bisa dihilangkan tidak heran kalo Irene
Handono bisa berkembang pesat lebih maju sehingga mendirikan Center Supermie
yang bisa memberi nafkah umat Islam yang miskin dan memberi kebanggaah umat
Islam adanya umat seperti Irene Handono.
Dipihak lain, orang tua, saudara2, sobat2 Irene Handono tanpa perlu masuk Islam
sekalipun bisa secara diam2 dan secara sembunyi2 dibantu atau ditolong oleh
Irene Handono dikala mau ada bakar2an gereja, atau mau ada penjarahan toko2
Cina sehingga seblum dijarah semua toko2 nya tutup dan isinya bisa
diselamatkan. Demikianlah Irene Handono bisa menjadi bintang penolong didua
dunia yaitu dunia yang biasa jadi korban penjarahan umat Islam juga menjadi
penolong umat Islam yang miskin2.
Tapi kita juga harus menyelamatkan Irene Handono dikala dia dituduh murtad
sewaktu di Singapore terlihat kembali bersujud dimuka patung bunda Maria yang
merupakan agama lamanya. Tujuh ulama muslim yang terpercaya menjadi saksi
kejadian ini yang bersumpah dibawah AlQuran atas nama Allahnya.
Jelas Irene Handono sudah mati kutu, tapi seperti yang saya bilang, Irene
Handono masuk Islam dengan niat yang baik, disatu pihak menolong menyelamatkan
keturunan Tionghoa, dan dilain pihak menyatu ikut menolong lingkungan jemaah
Islam yang serba ketinggalan. Jadi enggak ada etisnya ataupun alasannya untuk
menyalahkan tindakan Irene Handono yang sembunyi2 yang bermaksud tidak
menyakiti hati umat Islam, tetapi celaka, lingkungan Islam memang mewajibkan
untuk mencurigai mereka yang pura2 masuk Islam untuk dibantainya. Tapi ini
adalah Indonesia, umat Islamnya juga sama dengan umat Kristen-nya, yaitu sama2
menjadikan agama hanya untuk serba membahagiakan bukan untuk saling mencurigai,
mengadili dan menjatuhkan hukuman.
Demikianlah niat ketujuh ulama ini tidak kesampaian, atas usul ulama2 MUI dan
juga dari kelompok pemuka Islam Liberal yang berpengaruh maka Irene Handono
diminta bersumpah pocong di mesjid untuk menyudahi permasalahannya. Kita tahu
bersumpah pocong berapa kali bohongpun tidak ada akibat apapun, tapi kembali
untuk basa basi dalam keyakinan Islam apa salahnya sang Irene memenuhi
persyaratan sekedar menunjukkan dharma bhaktinya kepada Islam.
Bagi Irene Handono sekeluarga dan juga keturunan Tionghoa umumnya, menjadi
penganut beberapa agama bukanlah pelanggaran karena memang sejak zaman
purbakala sudah biasa masyarakat Tionghoa menganut bukan cuma satu dua
kepercayaan saja, kadang2 bisa tiga atau empat kepercayaan dengan tujuan
sebagai memperluas wawasan business, pergaulan, maupun informasi yang bisa
membantu kemajuan keseluruhannya.
Demikianlah kebanyakan diseluruh dunia mereka yang masuk Islam tidak lain bukan
karena percaya, tetapi untuk meredakan hubungan kebencian dari kalangan muslim
yang merasa agamanya disepelekan.
Paus sendiri yang baru2 ini mengumumkan Islam sebagai agama biadab, kemudian
diprotest oleh seluruh dunia Islam, mendadak dalam 3 hari saja sang paus sudah
minta maaf dan menyatakan bahwa Islam adalah agama damai, hal ini tentu bukan
kata hati yang sebenarnya dari sang paus tetapi hanya basa basi agar gereja2
katolik bisa diselamatkan jangan dibakar muslimin.
Jadi basa basi bagi banyak orang modern bukan hal yang terlarang meskipun dalam
arti masuk agama Islam yang tidak bisa diartikan harus keluar dari agama
sebelumnya. Michael Jackson adalah contoh yang bagus, dia terancam kekayaannya
disita akibat berbagai pelanggaran sexual terhadap anak2 yang dilakukannya.
Untuk itu dia masuk Islam tapi tidak keluar dari agamanya sebelumnya yaitu
"Saksi Jehova". Sebagai muslimin Michael Jackson membeli rumah mewah di sebuah
negara Islam. Tapi setelah dia mati, upacara penguburan yang dipesan kepada
orang2 dekatnya adalah dengan cara2 Jehova dan pendeta2 Jehova membacakan
doa2nya. Namun Michael Jackson tetap sebagai muslimin hanya setelah mati dia
minta dikubur secara Jehova bukan secara muslimin. Tentunya bukan kesalahan,
tidak dilarang dalam agama Jehova untuk juga menganut agama Islam. Memang
dilarang dalam Islam, tapi kalo tidak ketahuan, gimana bisa dilarang, itu khan
hak setiap orang. Yang salah itu ajaran Islamnya yang melarang sehingga harus
dilanggar banyak umatnya.
Kalo keturunan Tionghoa merasa perlu ada yang beragama Islam agar jangan
dijadikan korban2 penjarahan, maka para seniman Amerika dan dunia Barat umumnya
merasa perlu memperluas pasaran hasil seninya ke-negara2 Islam yang kaya raya
itu tentunya juga tidak bisa disalahkan kalo juga masuk Islam. Tapi sekarang
setelah 911, juga security perlu menyusupi agen2nya ke berbagai mesjid2 dengan
cara masuk Islam untuk menciduk mereka semua yang melakukan teror jihad yang
merugikan negaranya.
Demikianlah, berjuta alasan mereka masuk Islam, tapi tidak satupun yang
bertujuan bisa memajukan umat Islamnya melainkan bertujuan mengamankan dunia
ini dari dipaksakannya syariah Islam oleh teror2 Jihad yang tidak ber
prikemanusiaan.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/