Refleksi:  Bila diperhatikan berita berbagi sumber berita, diperoleh gambaran 
bahwa banyak sekali investasi aisng diundang membuka berbagai proyek di NKRI, 
sampai ada pula menteri meminta Turki untuk membangun pabrik terigu, karena 
mungkin sudah ada banyak petani yang mengolah penanaman gandum dan oleh karena 
itu dibutuhkan pengilingan. Sejalan dengan dibanjirkan berbagai investasi asing 
ini, barangkali boleh juga ditanya  proyek apa saja yang telah dibangun oleh 
negara yang dapat dibanggakan untuk kepentingan kesejahteraan dan peningkatan 
tingkat hidup rakyat?  

Apakah investasi asing ini diwajibkan untuk menanam sebahagian dari keuntungan 
mereka antara lain untuk pembangunan jalan, bidang pendidikan, kesehatan, 
perbaikan kebersihan kota etc? Ataukah NKRI menjadi sumber untuk dikeruk 
keuntangan bagi modal asing dan konco mereka kaum berkuasa kleptokratik?


http://us.detikfinance.com/read/2010/10/22/204437/1472771/4/investor-dubai-ekspansi-bisnis-ke-sumatera-selatan?f9911033

Jumat, 22/10/2010 20:44 WIB

Investor Dubai Ekspansi Bisnis ke Sumatera Selatan
Eddi Santosa - detikFinance 


Dubai - Dua perusahaan investasi, Salam Investments dan MAS ClearSight 
Investment Bank dari Dubai menunjukkan keseriusan berinvestasi di Indonesia. 
Sebanyak US$500 juta disiapkan untuk Sumsel. 

Hal itu disampaikan Konsul Jenderal RI Dubai Mansyur Pangeran kepada 
detikfinance, Jumat (22/10/2010). 

Vice President Salam Investments Abdelhakim Mosleh dan Senior Vice President 
MAS ClearSight Investment Bank Mujtaba Sarfaraz telah melakukan kunjungan 
bisnis ke Palembang pada 11-12/10/2010 dan Jakarta pada 13/10/2010. 

"Ini sebagai hasil pendekatan Konsulat Jenderal RI di Dubai. Mereka berminat 
investasi di sektor pertambangan batubara dan Pembangkit Listrik Tenaga Uap," 
ujar Mansyur, yang mendampingi langsung dua investor itu bersama Konsul Ekonomi 
Dede Achmad Rifai. 

Lanjut Mansyur, kunjungan ini difasilitasi oleh KJRI di Dubai bekerjasama 
dengan Kemlu RI dan Pemprov Sumatera Selatan terkait dengan penyelenggaraan 
Indonesia - Middle East Update 2010 di Palembang. 

Di Palembang, Mosleh dan Sarfaraz diterima oleh Kepala BKPMD Sumatera Selatan 
didampingi oleh para pejabat dari instansi dan perusahaan di bidang 
pertambangan batubara dan pembangkit listrik. 

"Mereka mendapatkan informasi komprehensif terkait investasi di sektor tambang 
batubara dan Pembangkit Listrik Tenaga Uap, termasuk aspek perijinan, lokasi 
tambang batubara dan PLTU, dan infrastruktur pendukung investasi," terang 
Mansyur. 

Selepas dari Palembang dilanjutkan kunjungan ke Jakarta untuk melakukan 
pertemuan informal dengan pejabat BKPM di paviliun BKPM pada Trade Expo 
Indonesia dan pertemuan dengan pejabat Perusahaan Listrik Negara (PLN) di 
Kantor Pusat Jl. Trunojoyo, Jakarta. 

Menurut Mansyur, kedua investor mendapat penjelasan tentang prosedur pemberian 
izin investasi asing di Indonesia. Izin ini diberikan setelah selesainya proses 
perizinan di daerah. 

Sementara pejabat PLN memaparkan mengenai fasilitas yang diberikan pemerintah 
kepada investor asing, yang berminat membangun pembangkit listrik berupa 
jaminan pembelian listrik dan pembebasan tanah. 

Untuk menindaklanjuti pertemuan Palembang dan Jakarta, Mosleh dan Sarfaraz 
meminta data developer Indonesia, yang dapat dijadikan mitra dalam pembangunan 
dan pengelolaan tambang batubara maupun PLTU di Sumatera Selatan. 

"Kedua perusahaan Dubai tersebut kini telah mengajukan locking agrement untuk 
memastikan kesungguhan atas proyek yang ditawarkan di Sumatera Selatan," 
demikian Mansyur.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke