> "landak_mini88" <landak_min...@...> wrote: > Okay let's say dibelikan tanah.. terus > uangnya lari ke mana? rupiah lari kemana?
Enggak perlu anda tahu uangnya lari kemana. Karena uang itu bukan milik anda tapi milik orang itu sendiri, kenapa harus diurusin ??? > kalau ada yang kekurangan, > pasti ada yang kelebihan > Di manakah uang itu berada?? > Siapa yang memegang uang > TERBANYAK????? berapa kekayaan > perusahaan Gudang garam, > Marlboro, Ciputra??? Berapa > persen kekayaannya terhadap > jumlah rupiah yang beredar???? Semua yang anda tanyakan bukan urusan anda tapi urusannya pemerintah untuk penarikan pajak. Kasih kesempatan perusahaan dan rakyat jelata menjadi kaya raya, sehingga pemerintah bisa mendapat banyak dari pajak yang ditariknya. Makin kaya pengusaha, makin banyak pajak yang didapat pemerintah. Tugas pemerintahlah kemudian membantu orang2 miskin agar tidak miskin lagi mulai dari pendidikannya hingga pemberikan pekerjaannya. jadi yang salah bukan Gudang Garam, bukan Marlboro, juga bukan Ciputra, karena mereka semuanya itu cuma pelaku pasar yang bertugas mencari untung yang se-besar2nya untuk nantinya bisa meningkatkan jumlah pembayaran pajaknya. Jadi enggak ada alasan membenci kapitalistnya. Ny. Muslim binti Muskitawati. ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
