> "ajeg" <ajegil...@...> wrote: > Musyawarah itu universal. Manusiawi. > Di pedesaan negara-negara semodern > AS pun cara-cara musyawarah juga > sering dipraktekkan. >
Musyawarah di Amerika disebut sebagai "Diskusi", atau juga disebut "berdebat". Jadi karena ada pemandunya yang netral, maka diakhir acara diskusi atau berdebat ini bisa dihasilkan kesimpulan, mereka yang tadinya tidak setuju jadi setuju, dan sebaliknya mereka yang tadinya setuju mungkin saja kemudian malah jadi tidak setuju. Jadi masalah diskusi atau berdebat di Amerika ini merupakan acara setiap hari, setiap jam, bahkan setiap detik bukan di istilahkan sering tapi lebih2 sering lagi. Sebaliknya "Musyawarah" di Indonesia lebih merupakan trick akal2an karena sebenarnya memaksakan persetujuan bukan lagi diskusi atau debat, apalagi pakai cara2 FPI atau musyawarah dengan cara2 Islamiah, hasilnya mesjid Ahmadiah harus dibakar dan umat Ahmadiah halal dijadikan korban penjarahan. > Jadi, persoalannya bukan modern enggaknya, tapi melulu perkara > kesadaran adab untuk menghargai perbedaan. Menyalak kanan-kiri, > untuk memaksakan kemauan itu jelas biadab. > > Sepupu dekat dengan penjajah. > > --- Scheherazade Scheher <scheherazade2009@> wrote: > > > Sangat berbeda dengan cara2modern saat ini yang mirip orang maen > > conglak kobok kiri kobok kanan nggak pukul lagu;hampir mustahil > > semua pihak mengutamakan kepentingan bersama dari pada kepentingan > > pribadi atau gologan semua pihak memahami dengan baik masalah > > yangdimusyawarahkan semua pihak menghormati dan menghargai > > perbedaan pendapatsemua pihak harus menerima dengan lapang dada > > setiap kritik, usul, dan saransemua pihak harus menyadari bahwa > > keputusan yang dihasilkan adalah keputusan yang terbaik demi > > kepentingan bersama.semua pihak harus mampu menahan diri agar tidak > > memaksakan kehendak bila pendapatnya tidak diterima. > > --- ajeg <ajegilelu@> wrote: > > > > > Pada prakteknya, mulai dari tingkat keluarga, rapat RT sampai > > > rapat kelurahan dst, keputusan bersama biasa diambil melalui > > > jalan musyawarah. > > > > > > --- David Silalahi <davidfr766hi@> wrote: > > > > > > > > jadi kurang tepat jika dikatakan komunisme adalah keputusan > > > > bersama. > > > > bahkan demokrasi sendiripun dalam prakteknya sulit untuk > > > > realisasi barang yang bernama: keputusan bersama. > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
