Ah taik lo pig, sok tau
-----Original Message----- From: "Jusfiq" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Fri, 29 Oct 2010 11:10:24 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [proletar] Re: Tuhan dan Bencana Alam. (Bagian I) Otak anjing. Otak binatang. AA Gym manusia munafik dibilang manusia apik... Otak anda sudah busuk Tawang. --- In [email protected], "hardjantosri" <hardjanto...@...> wrote: > > Contoh orang yg terkena musibah dan tujuannya. > 1.Wong apik yg terkena musibah adalah AA Gym dimana bisnisnya surut,itu dia > sedang diuji Allah,kalau sabar pangkatnya dinaikkan. > > 2.Wong setengah apik,contohnya Anton Medan sehabis dipenjara(kena jeweran) > dia sadar dan malah baik dan bisa menjadi Dai. > > 3.Wong Elek,contohnya Ariel Sharon sekarang masih diazab koma sudah 4 tahun > gak mati gak hidup.Dulu dia pelaku Sabra dan Shatila. > Agar supaya tabah ngadepi musibah harus memahami ketiga butir diatas,lalu > jangan punya Ilah (yg mendomonir) selain Allah.Sebab kalau Ilahmu bini yg > cantik,begitu bininya kabur akan kaing2.Atau anaknya yg diIlahkan ,begitu > ditinggal anaknya akan njempling njempling.Tapi bagi yg Ilahnya Allah Dia gak > mungkin hilang.Keyakinan itulah yg membikin tabah. > > S.Har. > > --- In [email protected], "hardjantosri" <hardjantosri@> wrote: > > > > Bacteri,tabrakan kendaraan,Tsunami,Merapi,Tornado,banjir dll adalah sarana > > Allah untuk memberi Ujian,Cobaan atau Azab bagi manusia.Sebab Allah sudah > > berjanji kalian semua akn diuji.Jangan bilang beriman dulu sebelum saya uji. > > Bahkan sama2 terkena bencana tapi tujuannya berbeda : > > > > 1.Bagi wong apik yg terkena bencana :dia sedang diuji,kalau lulus akan naik > > pangkat dia.Artinya dia harus sabar nerima ujian. > > 2.Bagi wong setengah apik yg terkena : dia sedang dijewer ben sadar lantas > > berubah jadi apik. > > 3.Bagi wong elek yg terkena : dia sedang menerima persekot,nanti > > pelunasannya tunggu diakerat. > > Kita gak tahu kapan akan diuji jadi wajib berusaha menghindari > > bencana,jangan malah njarak seperti mBah M kalau sukma masih kerasan diraga > > saya maka gak akan terkena wedus gembel,itu salah besar. > > Nabi pernah negur orang yg solat dimasjid sengaja untanya gak dicancang dg > > alasan kalau takdirnya hilang unta yg gak usah saya cancangpun gak > > ilang.Jadi kita kudu usaha.Termasuk melawan bactery juga. > > > > S.Har > > --- In [email protected], "sebuah.kenyataan" <sebuah.kenyataan@> > > wrote: > > > > > > (Dengan tidak mengurangi simpati yang mendalam kepada korban Tsunami di > > > Mentawai dan Merapi di Yogyakarta, saya menulis ini sekadar untuk bahan > > > perenungan.) > > > > > > Bencana demi bencana melanda negeri ini. Sekarang kita dihadapkan pada > > > dua bencana besar yang menyayat hati, Merapi dan Mentawai. Sulit > > > dibayangkan dahsyatnya bencana tersebut, di Mentawai 300 orang mati > > > disapu Tsunami setinggi pohon kelapa yang dalam sekejap meluluh-lantakan > > > bangunan ditepi pantai. Di lereng Merapi, awan panas bersuhu 700 derajat > > > celcius dengan kecepatan 100 km/jam membuat gosong apapun yang > > > dilewatinya. > > > > > > Hampir setiap menit televisi menyiarkan dan mengulang-ulang berita > > > bencana tersebut sampai hati ini baal rasanya. Setiap kali saya melihat > > > televisi, setiap kali itu pula saya melihat orang-orang berteriak minta > > > tolong. Minta tolong kepada Tuhan... > > > > > > Saya bertanya-tanya, mengapa tidak terbesit satu pertanyaan pun pada diri > > > mereka: > > > > > > Apakah Tuhan Maha Kuasa? > > > -Bila Tuhan Maha Kuasa, maka Dia berkuasa atas bencana. > > > -Bila Tuhan berkuasa atas bencana, maka Tuhan tidak mencegah bencana > > > itu terjadi. > > > -Bila Tuhan tidak mencegah bencana itu terjadi, mengapa kita masih > > > berteriak minta tolong kepada Dia? > > > > > > Apakah sebenarnya Tuhan Mampu dan Ingin mencegah? > > > -Lalu kenapa bencana tersebut masih juga terjadi? > > > -Lalu kenapa bila Tuhan mampu Tuhan hanya menyelamatkan segelintir > > > nyawa dan mengorbankan nyawa yang lainnya? > > > > > > Ataukah Tuhan Tidak Mampu dan Tidak Ingin? > > > -Maka Tuhan tidak Maha Kuasa. > > > -Lalu kenapa anda masih memanggilnya "Tuhan"? > > > > > > Bagi yang suka dengan kata-kata semua itu adalah "RENCANA TUHAN", maka > > > mengapa anda masih mencoba menolong mereka bila Tuhan sendirilah yang > > > merencanakan mereka mendapat musibah? > > > > > > Ini adalah pertanyaan lingkaran setan. Pertanyaan ini akan berputar-putar > > > terus tanpa ada jawabannya. Satu jawaban akan melahirkan pertanyaan baru, > > > begitu seterusnya, sehingga orang yang dihadapkan pada pertanyaan ini > > > pada akhirnya akan menjawab dengan pasrah: semua sudah RENCANA TUHAN. > > > Bahwa pikiran Tuhan terlampau tinggi untuk dapat dimengerti oleh manusia. > > > > > > Benarkah demikian? Tidak. > > > > > > Sebenarnya pertanyaan tersebut berputar-putar terus hanya karena satu > > > sebab: TUHAN. Bila kata 'Tuhan' kita hilangkan, maka jawaban atas > > > pertanyaan tadi perlahan mulai muncul, bahwa bencana alam adalah > > > peristiwa alam yang lumrah terjadi tanpa ada sosok apapun yang ada > > > dibelakangnya. Dengan kata lain tidak ada satu sosok pun yang > > > merencanakan terjadinya sesuatu, pada alam ini dan pada diri kita. Merapi > > > meletus karena kubah lava yang terbentuk ambrol sehingga lava pijar > > > keluar, tsunami terjadi karena gempa pada kedalaman dangkal 10 km. > > > > > > Alam bekerja sedemikian rupa membentuk lingkaran sebab dan akibat tanpa > > > ada sosok lain yang menginterupsi. > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
