http://www.antaranews.com/berita/1287564329/menhan-penganiayaan-warga-papua-harus-dibuktikan

Menhan: Penganiayaan Warga Papua Harus Dibuktikan
Rabu, 20 Oktober 2010 15:45 WIB | Peristiwa | Hukum/Kriminal | 


Jakarta (ANTARA News) - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, mengatakan, 
adanya video penganiayaan terhadap seorang warga Papua yang diduga dilakukan 
oleh oknum TNI harus dibuktikan kebenarannya.

"Harus dipastikan dulu apa yang terjadi. Kalau memang ada prajurit yang salah, 
maka akan ditindak sesuai aturan yang ada," katanya usai penyerahan tiga unit 
Helikopter serang MI-35P kepada TNI AD, di Skuadron 21 Lapangan Terbang Pondok 
Cabe, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu.

Menurut dia, kepastian kejadian yang sebenarnya diperlukan agar pihaknya bisa 
melakukan tindakan kepada oknum TNI yang melakukan pelanggaran.

"Kasus video papua, kita masih menyelidiki apakah informasinya akurat dan 
benar. Apakah itu oknum, apakah yang melakukan satuan sehingga jelas 
komandonya. Jadi kalau memang ditemukan seperti itu, maka kita tindak," 
tegasnya.

Sebelumnya, Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal (Purn) Tyasno 
Sudarto, mengatakan, beredarnya video penganiayaan terhadap seorang warga Papua 
yang diduga dilakukan oleh oknum TNI harus segera ditelusuri.

"Saya belum tahu ada pelanggaran HAM atau tidak. Permasalahan ini harus segera 
ditelusuri," katanya kepada ANTARA di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, tidak ada doktrin agar anggota TNI menyiksa dan menyengsarakan 
rakyat, karena kekuatan TNI itu berada pada bersatunya dengan rakyat.

"Kalau anggota TNI menyiksa rakyat, maka tidak benar dan tidak boleh. TNI harus 
melindungi rakyat dan kalau TNI tidak melindungi rakyat, ini berarti salah," 
katanya.

Ia mengaku tidak tahu permasalahan antara oknum TNI dan warga Papua yang 
dipukul itu. Namun demikian Mabes TNI harus segera menelusuri permasalahan itu.

"Ini pasti ada sebabnya hingga oknum TNI melakukan pemukulan kepada warga 
Papua. Kalau oknum TNI melakukan kesalahan, maka harus meminta maaf dan harus 
segera klarifikasi," tuturnya.

Video yang menyudutkan anggota TNI muncul di Youtube. Dalam tayangan video 
berdurasi 1 menit dan berjudul "Indonesian army attacking West Papuan civilians 
in highland region" itu terlihat sejumlah orang yang memakai seragam TNI 
melakukan kekerasan pada warga Papua. 


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke