nah gitu mikir ... hasilnya buat pengungsi (kemanusiaan) kayak yg ente bilang : Jangan mikir dzat (Alloh) tapi pikirkanlah ciptaanNya dah itu ayat yg lo pakai .....
jangan komat-kamit ... ngaji doang, .. bikin pengeng kuping orang --- On Fri, 11/5/10, ndeboost <[email protected]> wrote: Pasir dibawah miksroskop, begini. Masuk pernafasan begitu. Kena mata begono. (mBesok) dibawa truk, Rp Rp Rp, bertruk-truk keluar Sleman. Ada juga sulfurnya (atau unsur hara makro lainnya) bersama air jadilah hujan asam. mBesok Sleman/Yogya subur. Utk tanggap darurat, Rp. banyak dicairkan. Sebagian keciiiiiil ke pengungsi, sebagian besaaaaarrrrrr kemana ya? --- In [email protected], ayub yahya <ayubya...@...> wrote: > > abu vulkanik, komposisinya si 02 (silika), mirip bahan industri utk kaca > dan merupakan glass hard yg sangat halus, dibawah microscop tepi dan > ujungnya runcing > kalo terhirup akan merusak saluran nafas kalo kena mata merusak mata > > > > ---On Fri, 11/5/10, sunny am...@... wrote: > > > > > > > > > > Â > > > > > > > > > > http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia/article/yogya-ditutupi-abu > > > > Yogya Ditutupi Abu > > Diterbitkan : 5 November 2010 - 3:54pm | > > > > Pemerintah Kamis malam kemarin menetapkan zona bahaya merapi dari 15 menjadi 20 kilometer. Puluhan ribu pengungsi yang berada di kamp-kamp penampungan dipindahkan ke berbagai kompleks olahraga misalnya di Maguwoharjo. > > > > Salah satu rekan Radio Nederland, Edwin Mooibroek berada di Yogyakarta dan untuk sementara harus tinggal di kota itu, karena hampir semua rencana penerbangan yang dibatalkan. Kami menanyakan pengalamannya di Yogyakarta yang ditutupi abu Merapi: > > > > "Kemarin kelihatannya situasi mulai mereda, sampai tiba-tiba kemarin malam diberitakan letusan terbesar Merapi yang memuntahkan awan panas hingga 7 kilometer ke udara. Pemerintah langsung memperluas zona berbahaya dari 15 menjadi 20 kilometer. Semua orang yang tinggal di zona 15 kilometer diminta mengungsi, ada sekitar 60 orang yang dirawat di rumah sakit terkena luka bakar dan bahkan ada yang meninggal dunia. Mereka mengira desa mereka masih masuk wilayah aman, tapi ternyata awan panas mencapai desa-desa tersebut. Jadi kemungkinan jumlah korban tewas terus meningkat. > > > > Saya tinggal di hotel di pusat kota Yogyakarta. Ketika saya tadi bangun dan turun ke bawah untuk sarapan pagi, saya pikir di luar hujan rintik-rintik. tapi setelah saya amati lebih baik, ternyata itu adalah hujan abu yang cukup besar ukurannya. Boleh disamakan dengan badai pasir dan di mana -mana ditutup abu. Semua orang di sini menggunakan penutup mulut. > > > > Abu panas semakin mendekati kota Yogyakarta, yang berjarak kurang lebih 35 kilometer dari puncak merapi. Banyak orang mempertanyakan apakah jarak yang ditetapkan pemerintah yaitu 20 kilometer benar aman. > > > > "Semua orang di sini memang disibukkan oleh Merapi. Semuanya menggunakan penutup mulut. Saya mendengar cerita dari penduduk yang tinggal di pinggiran Yogya memutuskan untuk mengungsi karena sepanjang malam mendengar suara gemuruh Merapi, yang barengi dengan kilatan petir. Mereka takut, karena itu meninggalkan rumahnya, dan sekarang mencari perlindungan di rumah keluarga di Yogyakarta yang letaknya lebih jauh." > > > > Tranportasi adalah masalah terbesar. Bandara Yogyakarta ditutup paling tidak selama 24 jam. Garuda Indonesia malah membatalkan penerbangan hingga lusa. Karena bandara ditutup maka orang berebut membeli karcis kereta api, baik dari dan ke Yogyakarta. Banyak orang yang tinggal di luar Yogya ingin masuk kota tersebut mengunjungi keluarganya. > > > > Sementara itu semakin banyak penduduk yang dievakuasi, sekitar 25.000 orang kemarin malam, dan mereka ditampung di gedung-gedung sekolah, universitas dan gelora di Yogyakarta. Karena tempat-tempat ini sebelumnya tidak dipersiapkan untuk menjadi tempat penampungan, maka pemerintah daerah harus beimprovisasi. Relawan diminta untuk membagi-bagikan makanan. > > > > Selain itu diperkirakan akan terjadi bencana banjir, paling tidak aliran lava dingin dari Merapi akan mengalir ke sungai-sungai, disertai dengan bongkahan besar batu-batu dari kawah. Jadi semua sekolah dan tempat-tempat umum di pinggir sungai juga telah diamankan. Presiden SBY baru saja berpidato di televisi dan menyatakan bahwa pemerintah mengambil-alih komando penanganan Merapi. Juga TNI mendapat wewenang lebih luas. > > > > Para turis asing yang berada di Yogyakarta sebagian masih tetap tinggal di kota tersebut. Kebanyakan dari mereka menyesuaikan jadwal perjalanan, seperti sekelompok besar turis Belanda yang Jumat pagi akhirnya meninggalkan kota Yogya untuk ke Bali menggunakan kendaraan umum atau pribadi. Sebagian karena cemas akan dampak abu Merapi pada kesehatan, dan berusaha secepat mungkin meninggalkan kota tersebut dengan bis atau kereta, jika mereka masih bisa mendapatkan karcis. > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
