http://www.antaranews.com/berita/1289300090/hujan-es-di-pagaralam-rusak-tanaman-kopi

Hujan Es di Pagaralam Rusak Tanaman Kopi

Selasa, 9 November 2010 17:54 WIB | Warta Bumi | Masalah Lingkungan | 
Pagaralam, Sumsel (ANTARA News) - Hujan es serta hujan abu vulkanik dari Gunung 
Dempo di Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, dalam sepekan terakhir menyebabkan 
ratusan hektar tanaman kopi dan sayuran rusak, terancam gagal panen.

Kerusakan terparah berada di kawasan Dusun Krinjing, Pagarwangi, Bumiagung, 
Kecamatan Dempo Utara, hampir sebagian besar buah kopi runtuh dan sayur rusak, 
kata Don (27), warga setempat, Selasa.

Dia mengatakan, hujan es dan hujan abu bukan hanya merusak buah kopi, tapi juga 
membuat sebagian tanaman sayur membusuk dan layu. Hal ini cukup berpengaruh 
dengan hasil panen kopi dan sayuran warga setempat untuk musim panen berikutnya.

"Kalau buah kopi pada musim panen tahun mendatang pasti turun drastis, 
sedangkan sayur tergantung waktu panen, biasa jadi antara tiga bulan hingga 
empat bulan ke depan," ungkap dia.

Panen mendatang, kata dia, dipastikan akan gagal panen karena buah kopi sudah 
runtuh dan membusuk setelah disiram hujan abu dan es. Sedangkan sayuran 
meskipun panen, hasilnya akan berkurang hingga 50 persen.

"Hasil panen kopi kalau kondisi normal bisa mencapai 2-3 ton per hektare, tapi 
dengan kondisi ini kemungkinan menurun beberapa kali lipat, lebih parah lagi 
batang kopi yang baru distek juga banyak mati," ungkap dia lagi.

Senada dengan Don, Jani mengatakan, untuk musim panen depan para produksi kopi 
yang ada di kawasan tersebut dipastikan menurun drastis

"Semua bunga kopi membusuk kerena terkena hujan es beberapa waktu lalu. Kondisi 
ini pasti berdampak dengan hasil panen kami untuk musim mendatang," ungkap dia 
pula.

Kepala Dinas Pertanian dan Hultikultura Kota Pagaralam, Jumaldi Jani, 
mengatakan bahwa memang ada beberapa daerah yang sering mengalami hujan abu dan 
hujan es, apa lagi di kaki Gunung Api Dempo terutama di Kecamatan Dempo Utara. 

Kondisi ini tidak dapat dicegah dan dihindari, tentunya sebagai langkah 
antisipasi petani harus berupaya mencari alternatif tanaman lain yang memiliki 
waktu tanam lebih singkat, tidak hanya bergantung dengan kopi.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke