> "sebuah.kenyataan" <sebuah.kenyat...@...> wrote:
> Mental Tifatul ini mirip sekali
> dengan mental Ndeboost dan Tawangalun.
> Sudah jelas salah masih saja berkelit.
> Mental tidak tahu malu dan muka badak.
> 

Sebetulnya mereka itu bukan berkelit melainkan meng-olok2 agamanya sendiri 
dengan cara se-olah2 berkelit.  Karena memang sudah tidak mungkin berkelit kalo 
bukti videonya sudah berbicara dengan sendirinya.  Itulah khas ajaran Islam 
yang sebenarnya sangat bertentangan dengan budaya bangsa, bertentangan dengan 
kehormatan bangsa, mencemong nilai2 ksatria, dan merusak nilai2 yang dianut 
bangsa itu sendiri.

Tingkah begini adalah aseli ARAB dan bukan dari budaya Indonesia. Ini sangat 
bertentangan dengan nurani seluruh bangsa Indonesia.

Hal ini bisa dibuktikan, nasib yang sama dialami oleh Islam Ahmadiah yang 
dihina, dinista, dan difitnah malah sebaliknya agama ini dituduh melanggar UU 
penistaan agama, dituduh menista agama Islam padahal agama Islam Ahmadiah 
itulah yang justru dinista dan di-injak2 kehormatan agamanya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.













> Tifatul salaman kan jelas terlihat di video. Sekarang Islam / PKS jadi bahan 
> pergunjingan internasional, dicemooh oleh negara-negara barat sebagai 
> orang-orang munafik. 
> 
> Mirip dengan Ndeboost yang memberitahu Tawangalun supaya tidak menulis lagi 
> di Proletar dengan memberikan ayat kitab suci sebagai bahan rujukan, tapi 
> Ndeboostnya sendiri masih berkutat di Proletar. Apalagi belakangan si Tawang 
> ini hadir memakai nama lain: Hardjantosri, baru ngaku setelah beberapa lama 
> bahwa dia memang tidak meninggalkan Proletar. Sungguh mental muka badak yang 
> tidak tahu malu.
> 
> Mental seperti ini mental orang yang tidak pernah mau mengakui kesalahannya. 
> Tidak gentle, tidak ksatria mengakui: ya saya salah, kitab saya salah.
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> --- In [email protected], "ndeboost" <rambitesemak@> wrote:
> >
> > Kwkwkwk ........
> > Kalau bukan Jumat tak tambahi.
> > --- In [email protected], "johny_indon" <johny_indon@> wrote:
> > >
> > >
> > >
> > > ngga mbon, justru kalau orang kresten yg berkuasa,
> > > maka peranan wanita bakalan disingkirkan alias cuman
> > > dikasih profesi jadi pemain bokep doang.
> > >
> > > bukti nyata nih, negara pakistan yg dasar negaranya jelas2
> > > pake nama "islamic republic of pakistan" malah pernah punya
> > > pemimpin cewek.
> > >
> > > ngga usah ngomong vatikan deh, amerika yg udah 44x pemilu kapan punya
> > presiden cewek?
> > > kapan mbon? kapan? kapan?
> > > satu2nya cewek yg pernah punya posisi paling kuat di amerika
> > > ya cuman monica lewinsky.
> > > gimana ngga hebat tu cewek, rusia aja cuman berani naro rudal
> > > di silo2 nya, kalo monica mah rudal presidennya aja dia sedot.
> > >
> > > LOL.
> > >
> > > --- In [email protected], "sunny" ambon@ wrote:
> > > >
> > > > Refleksi : Jadi kalau PKS berkuasa  di  Nusantara berarti wanita
> > harus di dapur seperti yang dipraktekan oleh Mullah Omar dan sobat-sobat
> > Taliban?
> > > >
> > >
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke