Refleksi : Rupanya Hidayatullah belum dapat berita adanya perkosaan dan pembunuhan TKW di Arab Saudia selama ini. Atau beritanya tidak penting untuk pembaca Hidayatullah.
Hanya masalah haji ilegal yang diperhatikan. Bukankah haji ilegal atau legal, dikatakan semua manusia sama di depan Alloh. Mungkin yang dimaksudkan dengan illegal ialah mereka yang miskin tidak mempunyai fulus untuk mengisi kantong devisa. http://www.hidayatullah.com/berita/internasional/14247-saudi-akan-tindak-tegas-jamaah-haji-ilegal Friday, 19 November 2010 15:37 Saudi Akan Tindak Tegas Jamaah Haji Ilegal Friday, 19 November 2010 15:37 Diharapkan beberapa tahun mendatang tidak ada lagi haji ilegal Hidayatullah.com --Gubernur Makkah Pangeran Khalid Al-Faisal mengatakan, milyaran riyal yang diperlukan untuk biaya penyelenggaraan haji dikeluarkan setiap tahunnya oleh pemerintah Arab Saudi. Dan para jamaah serta perusahaan jasa haji ilegal atau palsu akan ditindak tegas. "Jumlah uang yang dikucurkan pemerintah kerajaan untuk para tamu Allah tidak terbayangkan. Negara mengalokasikan dana untuk biaya haji termasuk pelayanan-pelayanan untuk para jamaah," jelas Al-Faisal. Pemerintah Saudi telah menyediakan berbagai fasilitas untuk jamaah. Sebut saja diantaranya; tenda-tenda antiapi, Jembatan Jamarat bertingkat-tingkat, kereta api Mashair, jalan-jalan raya dan rumah-rumah sakit. Belum lagi biaya penyediaan listrik dan air. Ratusan ribu tenaga kerja musiman juga dikerahkan untuk melayani jamaah haji. "Lebih dari 20.000 orang dipekerjakan di sektor kesehatan saja, sementara keamanan menurunkan 140.000 orang di tempat-tempat suci selama haji," jelas Pangeran Khalid saat konferensi pers di Kantor Gubernuran Makkah di Mina, Kamis (19/11). Khalid Al-Faisal juga menyampaikan selamat kepada 2,8 juta jamaah yang sebagian telah menyelesaikan ibadah hajinya pada hari Kamis. Sebagai Ketua Komite Pusat Haji, dia juga mengucapkan selamat kepada Penjaga Dua Masjid Suci Raja Abdullah, Wakil Menteri Utama sekaligus Menteri Partahanan dan Penerbangan Pangeran Mahkota Sultan, Wakil Kedua Menteri Utama sekaligus Menteri Dalam Negeri Pangeran Naif atas suksesnya penyelenggaraan haji tahun ini. Menurut catatan Al-Faisal, jumlah jamaah haji yang menggelandang dan ilegal jumlahnya turun hingga 20% dibanding tahun 2009. "Masalah jamaah haji yang menggelandang dan ilegal akan ditangani dengan tegas dan kami berharap dalam beberapa tahun ke depan fenomena itu akan berakhir." Ditambahkan oleh Al-Faisal, para pihak yang membantu para jamaah ilegal masuk ke tempat-tempat suci juga akan ditindak tegas. Demikian pula dengan perusahaan-perusahaan penyelenggara haji palsu. Terkait jumlah jamaah haji asing, Pangeran Khalid Al-Faisal mengatakan bahwa negara-negara asing diperbolehkan mengirim jumlah jamaah berdasarkan perbandingan jumlah populasi Muslim mereka. "Tapi masalahnya, angka populasi di negara tersebut terus meningkat setiap tahun dan saya tidak tahu sampai kapan kita akan bisa mengakomodasi peningkatan jumlah mereka setiap tahunnya."[di/an/ hidayatullah.com] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
