Refleksi : Publik mana yang ingin dipuaskan? Apakah korupsi mantan presiden NKRI Soeharto juga akan dibuka tabirnya dan diselesaikan sesuai ketentuan hukum nasional maupun internasional?
http://www.sapos.co.id/index.php/berita/detail/Rubrik/12/9965 Minggu, 28 November 2010 Pilih Basrief, SBY Ingin Puaskan Publik Sudah Kenal Saat jadi Menko Polkam JAKARTA. Staf khusus Presiden Bidang Hukum, Denny Indrayana, membeberkan alasan mengapa Presiden SBY memilih Basrief Arief sebagai Jaksa Agung pengganti Hendarman Supandji. Rupanya, SBY ingin memuaskan publik, baik yang menghendaki Jaksa Agung dari jaksa karier, maupun yang mendesak agar jabatan strategis itu diisi jaksa non karier. Basrief yang sudah pensiun, menurut SBY, berarti bisa dimaknai bukan seratus persen jaksa karier. "Ibarat tentara, jika sudah pensiun, berarti menjadi warga sipil," ujar Denny Indrayana saat diskusi di Cikini, Jakarta, Sabtu (27/11). Di sisi lain, meski sudah pensiun, Basrief masih punya 'akar' di Kejagung. "Jadi, setengah jaksa, setengah non karir," ujarnya. Dijelaskan, Presiden mendengarkan semua aspirasi yang berkembang menjelang pergantian Jaksa Agung. Aspirasi yang berkembang itu, dikatakan SBY, melihat masalah ini dari berbagai sisi. "Sedang beliau (Presiden SBY, red), melihatnya dari atas, dari berbagai sisi," katanya. Alasan lain, lanjut Denny, memang SBY sudah mengenal sosok Basrief saat SBY menjabat sebagai Menko Polkam di era pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri. Saat itu, Basrief menjabat sebagai wakil jaksa agung. "Saat itu banyak berinteraksi. Faktor kenal ini yang juga mempengaruhi dan itu sangat wajar," ujar Denny. Karier terakhir Basrief Arief di Kejaksaan adalah Wakil Jaksa Agung. Sebelumnya pernah sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan juga Jaksa Agung Muda Bidang Inteljen. Basrief juga pernah dipercaya sebagai anggota panitia seleksi calon pimpinan KPK. Anggota Komisi III DPR Gayus Lumbuun tidak mempersoalkan pilihan SBY itu, lantaran merupakan hak prerogratif presiden. Menurutnya, pilihan itu juga sudah tepat. "Tentu tidak memuskan semua pihak. Itu wajar," kata Gayus. (sam/jpnn) [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
