REFLEKSI : Seperti masuk ke sarang penyamun. TKW disiksa, diperkosa, jamah 
wanita pun tak luput dari ancam yang sama. Payahnya ialah para petinggi agama 
dan konco-konconya sering menghebohkan anti prono-porno di NKRI tetapi berlagak 
buta, tuli serta bisu dalam kasus-kasus  terhadap wanita NKRI yang terjadi di 
Arab Suadi. Apakah mereka tersumbat petro-dollar?  Tuan jenderal SBY pun 
mengkerut, tak sudi mengurus masalanya seperti mantan presiden Arauyo dari 
Filipina.  Mungkin sekali pengertian umum dikalangan berkuasa maupun petinggi 
agama ialah bahwa pelaku kejahatan dapat dimaafkan apabila agamanya sama dengan 
korban maupun penguasa negara.

http://us.detiknews.com/read/2010/12/07/010042/1510444/10/hati-hati-kasus-pelecehan-timpa-jamaah-wanita?9911022


Selasa, 07/12/2010 01:00 WIB

Laporan dari Arab Saudi
Hati-hati! Kasus Pelecehan Timpa Jamaah Wanita  
Iin Yumiyanti - detikNews


Jakarta - Jamaah perempuan sebaiknya lebih berhati-hati bila berada di kamar 
penginapan sendirian. Ada  jamaah perempuan yang menjadi korban pelecehan 
seksual.

Kasus tersebut menimpa jamaah  dari kloter 18 embarkasi Batam yang menginap di 
Hotel Al Mukhtara Plaza Sektor II Madinah, Senin (6/12/2010).

Sekitar pukul 10.30 waktu Arab Saudi, jamaah perempuan asal Pontianak, 
Kalimantan Barat itu ada di kamar penginapan sendirian. Kebetulan saat itu, si 
jamaah sedang datang bulan sehingga ia tidak ikut salat di Masjid Nabawi.

Karena sendirian, perempuan itu pun bermaksud mengunci kamar. Namun tiba-tiba 
ada seorang pria yang bertugas sebagai petugas kebersihan nyelonong masuk. Si 
pria membekap mulut jamaah perempuan itu  dan membawanya ke pojokan.

"Saya coba tendang, pukul dan akhirnya bisa lepas. Saya langsung teriak 
sekeras-kerasnya minta tolong," kata jamaah berusia 30 an itu dengan suara 
masih bergetar.

Teriakan itu membuat si pelaku kabur. Teriakan itu juga didengar jamaah di 
kamar lain yang kemudian mengejar pria tersebut. Tapi si pelaku tidak berhasil 
ditangkap.

Peristiwa tersebut bukan kasus pertama. Sebelumnya, pada Kamis (2/12/2010),  
ada pegawai Hotel Mukhtara yang kurang ajar terhadap jamaah wanita yang juga 
sedang sendirian di kamar. Pria itu tiba-tiba masuk kamar dan menawari uang 500 
riyal pada jamaah wanita itu dengan maksud jahat. Si jamaah awalnya mengira 
pria itu ingin menukar uang.

"Saya bilang saya tidak punya uang kecil. Tapi, dia maksa dan terus mepet saya. 
Saya baru paham dia mau membeli saya, saya langsung saja berteriak menyuruhnya 
keluar dan dia lari keluar," cerita jamaah tersebut.

Saat ini satu pelaku sudah tertangkap dan lainnya masih dikejar.

Kepala Daker Madinah Subakin Abdul Muthalib sangat menyesalkan kejadian 
tersebut. Ia menegur pihak hotel agar bersikap keras dan memecat dua pegawainya 
yang sudah kurang ajar pada jamaah wanita Indonesia.

"Ini peristiwa yang memalukan. Pasti pelaku itu akan dipecat," tegas Subakin 
usai menemui dua korban tersebut. 

Subakin meminta agar suami korban membuat laporan agar kasus tersebut bisa 
ditindaklanjuti. 

Kepada jamaah wanita, Subakin mengimbau agar lebih berhati-hati yakni dengan 
tidak berada di kamar sendirian. Bila sedang berhalangan, disarankan jamaah 
wanita bergabung dengan jamaah lainnya atau menunggu di lobi hotel.





[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke