http://www.sinarharapan.co.id/berita/content/read/teroris-siapkan-pelatihan-militer-di-poso/
Selasa 14. of Desember 2010 12:46
Teroris Siapkan Pelatihan Militer di Poso
OLEH: DEYTRI ARITONANG
Surakarta - Kelompok teroris menyiapkan pelatihan militer di wilayah Jawa
Tengah dan Poso, Sulawesi Tengah untuk mendukung aksi teror. Polri bahkan
mengklaim pelatihan di Poso akan dibuat sebesar pelatihan militer di
Pegunungan Jalin, Jantho, Nanggroe Aceh Darussalam.
Hal tersebut diungkapkan Direktur Penindakan Badan Nasional Penanggulangan
Terorisma (BNPT) Kombes Petrus Golose, Selasa (14/12) siang. "Kita tahu bahwa
di Aceh mereka sudah menyiapkannya, di Poso juga mereka siapkan pelatihan
militer," ujar Petrus dalam keterangan pers di Markas Polres Kota Surakarta,
Jawa Tengah.
Dia mengatakan, jaringan pelatihan militer tersebut masih terhubung dengan
pelatihan militer di Filipina Selatan, Patani United Liberaritasion
Organization (PULO), juga di Thailand Selatan. Soal pelatihan teroris di
wilayah Jawa Tengah, dia mengatakan kegiatan tersebut tidak sebesar di Aceh.
Namun, menurutnya, jaringan teroris menyiapkan anggota untuk dapat memiliki
keahlian militer seperti menembak dan merakit bom. "Di beberapa wilayah, mereka
tersebar dan jumlahnya kecil-kecil. Mereka latihan menembak dan merakit,"
katanya.
Soal target teror, mantan Wakil Direktur II Ekonomi Khusus (Eksus) Bareskrim
Polri itu mengatakan, pihaknya masih menginvestigasi target teror kelompok
teroris. "Kalau sampai ada pelatihan militer pasti ada target. Tapi targetnya
apa, kami masih on going investigation," tegasnya. Hingga kini Polri masih
memiliki banyak anggota jaringan teroris yang masuk dalam daftar pencarian
orang (DPO). Yang terbesar adalah Umar Patek dan Zulkarnaen. "DPO masih ada
Zulkarnaen yang terlibat Bom Bali I. Dia merupakan ahli intelijen yang sampai
kini belum ditemukan keberadaannya. Baunya pun belum didapat. Umar Patek
bekerja sama dengan Filipina, Malaysia, dan Thailand," katanya.
Selain DPO besar tersebut, kepolisian juga masih memburu anggota teroris yang
membantu aksi teror dari belakang.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Iskandar Hasan mengungkapkan, selama sepekan
Polri berhasil membekuk lima anggota teroris. Mereka di antaranya adalah Abu
Tholut.
Dari Abu Tholut, Polri memperoleh keterangan keberadaan Anwar Effendi. Yang
bersangkutan ditangkap di Pondok Bandeng, Kelurahan Kota Bambu, Palmerah
Slipi, Jakarta Barat, Jumat (10/12) malam sekitar pukul 22.00 WIB.
Anwar ditangkap atas dugaan terlibat dalam menyembunyikan Abu Tholut dan
menerima titipan amunisi dan senjata api.
Kemudian, Polri juga menangkap Wardi alias Edi alias Jabal, Sabtu (11/12) pukul
00.00 WIB, di Bogor, Jawa Barat. Di hari yang sama dilakukan pula penangkapan
atas Sukirno alias Kirno di Jombang, Jawa Timur.
Masih di hari yang sama, polisi juga menangkap Sri Puji Mulyo Siswanto bersama
barang bukti satu unit mini bus merek Daihatsu Xenia. Sri Puji ditangkap
karena diduga menyembunyikan Abu Tholut. n
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/