rezamautia yang mikir pake kontol  masih ngomongin sepak bola...




--- In [email protected], "rezameutia" <rezameu...@...> wrote:
>
> kalo timnas indonesia itu ibaratnya dalam sex adalah premature ejeculation.
> 
> pada awalnya, timnas indonesia bisa menang 5-1 lawan malaysia, 6-0 lawan 
> laos, lalu performanya mulai menurun, beruntung menang 2-1 lawan thailand, 
> dan 1-0 lawan philipina.
> 
> politisi aburizal bakrie, para menteri, selebriti, dan fan sepakbola semuanya 
> berpikir indonesia sudah juara.  euphoria bahwa timnas indonesia itu gagah 
> perkasa dan akan tahan berejekulasi sampai babak akhir.
> 
> ternyata sebenernaya timnas indonesia sudah ejekulasi sebelum mencapai babak 
> akhir.  ketika kalah 0-3 di leg pertama, baru dah menyadari indonesia udah 
> ejekulasi sebelum sampai babak akhir.  
> 
> riedl sudah menyadari hal ini ketika performa timnas indonesia melawan 
> thailand dan philipina sudah menurun, kelihatan udah mau ejekulasi.  riedl 
> berusaha menerapkan disiplin dan melindungi pemain dari sorotan overexposure 
> media supaya tetap fokus, tapi gagal.
> 
> ya udah deh, buat tim nasional terjadilah hal yang paling memalukan buat 
> laki2, premature ejeculation.
> 
> hehehe....
> 
> 
> 
>  
> --- In [email protected], "wawan" <selarasmilis@> wrote:
> >
> > KOMPAS.com — Apa bedanya antara menikmati makanan dan seks? Menikmati 
> > makanan bisa sendiri, kalau seks sendirian kurang nikmat. Persamaannya? 
> > Masing-masing perlu tiga tahap agar sempurna, yaitu appetizer, main course, 
> > dan dessert saat makan, atau foreplay, intercourse, dan afterplay saat 
> > berhubungan seks.
> > 
> > Entah mengapa, umumnya orang makan tidak merencanakan set menu lengkap. 
> > Lebih dulu ada camilan asin-gurih-asam yang bisa menggugah selera, lalu 
> > menyantap makanan utama lengkap gizi, dan mengakhiri dengan makanan penutup 
> > manis. Mungkin kebiasaan makan to the point, langsung ke menu utama, itu 
> > juga menggambarkan bagaimana kebanyakan orang berhubungan seks: langsung ke 
> > hubungan kelamin! Dan, setelah itu tidur pulas.
> > 
> > "Layaknya hidangan full set menu yang terdiri dari tiga tahap, seks yang 
> > memuaskan dapat tercapai bila mencakup tiga tahap, yaitu foreplay, 
> > intercourse, dan afterplay," ujar Prof DR Dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, Guru 
> > Besar dan Ketua Pusat Studi Andrologi dan Seksologi Fakultas Kedokteran 
> > Universitas Udayana, Bali.
> > 
> > Mulai dengan foreplay
> > 
> > Foreplay ini ibarat appetizer atau makanan pembuka alias umpan tekak saat 
> > makan yang sangat penting untuk membangkitkan selera. "Rasa memang utama, 
> > tetapi penampilan harus!" ujar Rudy Choirudin, pakar memasak, tentang 
> > penyajian appetizer.
> > 
> > Membersihkan tubuh hingga wangi, lalu tampil dengan pakaian yang memberi 
> > kesan seksi, itu penting untuk dilakukan. "Jangan lupa melontarkan pujian 
> > dan mengungkapkan kata-kata mesra kepada pasangan," kata Dra Zoya D Jusung, 
> > MPsi.  
> > 
> > Menurut dosen Fakultas Psikologi UI yang mendalami seksologi ini, bila 
> > komunikasi yang intim dibandingkan dengan keterampilan berhubungan seks 
> > hingga jungkir balik, ternyata komunikasi intim justru lebih penting secara 
> > emosional.
> > 
> > Tentu setelah itu harus dilakukan sentuhan fisik, berupa belaian, ciuman, 
> > pelukan, dan sebagainya, yang meningkatkan rangsangan bagi diri sendiri 
> > ataupun pasangan. Menurut Prof Wimpie, "Tanpa foreplay, ereksi penis bisa 
> > tidak optimal, sedangkan pada wanita lubrikasi tidak terjadi."
> > 
> > Tanpa lubrikasi (vagina basah), hubungan seksual berlangsung menyakitkan, 
> > seperti layaknya orang diperkosa. Sementara jika penis tidak ereksi 
> > optimal, sudah pasti wanita akan sangat kecewa.
> > 
> > Saatnya menikmati intercourse
> > 
> > Untuk dapat menikmati hubungan kelamin yang memuaskan, diperlukan ereksi 
> > penis yang sempurna. "Kegagalan orgasme pada wanita, antara lain, karena 
> > kurangnya kekerasan penis pria. Penyebab kurangnya kekerasan penis itu 
> > antara lain penyakit yang menyangkut pembuluh darah, misalnya diabetes 
> > melitus," ujar Prof Wimpie.
> > 
> > "Kalau untuk menu utama, selain sayuran dan daging, harus ada 
> > karbohidratnya biar bisa `nendang'," kata Rudy.
> > 
> > Untuk mengetahui apakah ereksinya betul-betul mampu nendang, pria dapat 
> > melakukan uji penis sendiri dengan menggunakan skor yang dibuat oleh Pfizer 
> > berikut ini.
> > 
> > Apakah penis membesar tetapi tidak keras, seperti tape? Ataukah penis 
> > ereksi keras tetapi tidak cukup keras untuk melakukan penetrasi, seperti 
> > pisang rebus dikupas? Mungkin cukup keras untuk melakukan penetrasi tetapi 
> > tidak seluruhnya keras, seperti sosis? Harapannya penis seperti timun, 
> > keras seluruhnya dan tegang sepenuhnya.
> > 
> > Berbagai macam posisi hubungan seks dapat dicoba selama Anda dan pasangan 
> > sama-sama merasa nyaman dan dapat menikmati. Pria tak harus di atas. Pria 
> > dan wanita bisa bergantian di atas, di bawah, di depan, di belakang, dan 
> > sebagainya.
> > 
> > Akhiri dengan afterplay
> > 
> > Jika ejakulasi telah terjadi, orgasme sama-sama dapat dicapai, jangan 
> > buru-buru membalikkan tubuh dan mengorok. Saran Dra Zoya, gunakan saat itu 
> > untuk berbincang dengan pasangan, misalnya, mengungkapkan bagian mana yang 
> > tadi sangat menyenangkan, saat kapan Anda senang melihat pasangan, dan 
> > sebagainya.
> > 
> > Hal ini penting karena kepuasan seksual bukan sekadar orgasme. "Dalam 
> > psikologi, kalau semata urusannya dengan genital itu pleasure, kalau 
> > satisfaction itu adalah kepuasan emosional," kata Dra Zoya.
> > 
> > Kalau kata Rudy, "Untuk penutup harus ada rasa yang manis-manis, biar lidah 
> > terpuaskan dan tak terlupakan." @ Widya Saraswati
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke