http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&view=article&id=81820:ri-jadi-tuan-rumah-peringatan-50-tahun-gerakan-non-blok&catid=3:nasional&Itemid=128


      RI Jadi Tuan Rumah Peringatan 50 Tahun Gerakan Non Blok        

      Jakarta, (Analisa)
      Tahun 2011, agenda Kementrian Luar Negeri (Kemlu) sangat padat. Salah 
satunya menjadi tuan rumah peringatan 50 tahun Gerakan Non Blok (GNB). Acara 
itu akan digelar di Pulau Dewata, Bali.

      "Pada tahun ini Indonesia akan menjadi tuan rumah pertemuan 118 Menteri 
Luar Negeri GNB di Bali. Pertemuan ini sekaligus memperingati 50 tahun 
berdirinya GNB," kata Menlu Marty M Natalegawa dalam konfrensi pers Refleksi 
2010, Proyeksi 2011 di kantornya, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat, (7/1).

      Dalam pertemuan akbar tersebut, para Menlu akan mengkaji peran GNB selama 
50 tahun terakhir. Serta mencanangkan visi GNB 50 tahun kedepan dalam konteks 
global yang berubah. Indonesia berkeyakinan GNB tetap mampu memberikan 
sumbangsih konstruktif dalam memecahkan permasalahan global. "Peringatan ini 
merupakan momentum untuk merevitalisasi GNB. Ke depan GNB diharapkan dapat 
mengkonsilidiasi posisi negara berkembang yang lebih berorientasi pada 
kemitraan," kata Marty.

      Selain berperan dalam GNB, Kemlu akan terus berperan aktif dalam proses 
reformasi proses PBB yang masih terus berjalan. Indonesia meyakini dengan 
reformasi ini PBB dapat memiliki kapasitas lebih besaf untuk mengemban 
mandatnya. "Khusus mengenai reformasi Dewan Keamanan PBB sampai 2010 meskipun 
proses negosiasi telah menyelesaikan lima kali putaran namun masih terdapat 
perbedaan yang tajam antara negara-negara PBB," tandas Marty.

      Selain itu kurun 2011 Indonesia juga akan mendorong seluruh pihak baik 
mitra pembangunan negara maju dan organisasi internasional termasuk lembaga 
keuangan internasional agar dapat memastikan target pencapaian MDGs di tingkat 
nasional dapat tercapai. Dalam pertemuan di tingkat menteri kawasan Asia dan 
Pasifik telah diidentifikasi hal-hal yang perlu terus didorong baik ditingkat 
nasional hingga global. "Indonesia senantiasa mendorong terjalinnya kemitraan 
strategis dan situasi yang kondusif untuk mencapai pembangunan dan 
kesejahteraan untuk semua," kata Marty.

      Dalam kesempatan tersebut, Marty juga menyerahkan Adam Malik Award bagi 
media yang memberitakan isu-isu luar negeri yang komprehensif dan akurat. Dari 
media cetak terpilih Koran Kompas, media elektronik terpilih TVRI dan media 
online terpilih detikcom. (dtc) 


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke