http://www.lampungpost.com/buras.php?id=2011011000534116
Senin, 10 Januari 2011
BURAS
Rp86 Triliun buat Garis Kemiskinan 72 Sen Dolar/Hari!
"DENGAN garis kemiskinan 2010 konsumsi per jiwa Rp192,354 per bulan-
per hari 72 sen dolar AS (kurs Rp9.000/dolar)-ada 31,02 juta orang miskin
di Indonesia, 13,33% dari 237 juta penduduk!" ujar Umar. "Untuk menekan
kemiskinan itu jadi 11,25-12,5% pada garis kemiskinan 72 sen dolar AS itu, APBN
2011 mengucurkan Rp86,1 triliun, naik dari 2010 Rp80,1 triliun!" (Kompas, 8-1)
"Jika pakai cara orang bodoh, APBN Rp86,1 triliun itu dibagi tunai kepada
30,2 juta orang miskin, setiap orang dapat tunjangan konsumsi lebih Rp2,5 juta
setahun atau lebih Rp200 ribu per bulan, pada 2011 angka kemiskinan bukan cuma
turun jadi 11,25-12-5 persen, malah langsung jadi nol persen!" sambut Amir.
"Tahun berikutnya, dana itu dilembagakan sebagai jaminan sosial seperti di
negara kesejahteraan - welfare state! Artinya yang dapat pekerjaan tetap atau
usahanya tumbuh, jaminan dihentikan! Sedang yang baru bernasib malang kena PHK,
dapat jaminan sosial!"
"Tapi yang dipakai cara orang pintar!" entak Umar. "Dana itu dipecah
dalam beraneka program yang melibatkan banyak lembaga dan orang ikut
menanganinya, harus pula bisa digunakan para pejabat teras untuk membangun
citra pemerintah yang murah hati dengan menyerahkan langsung paket bantuan pada
warga miskin!"
"Karena terlalu banyak lembaga dan orang yang menanganinya, sebagian
besar dananya malah habis buat biaya transpor, rapat-rapat, sosialisasi,
seremoni penyerahan bantuan, tinggal sedikit yang benar-benar diterima warga
miskin!" tukas Amir. "Akibatnya, usaha menurunkan kemiskinan, dengan dana APBN
2010 sebesar Rp80,1 triliun yang didistribusikan pakai cara orang pintar itu
cuma menurunkan kemiskinan 1,5 persen! Begitu pula target APBN 2011 dengan
Rp86,1 triliun!"
"Boncengan berbagai kepentingan dalam program mengatasi kemiskinan,
terutama kepentingan politik yang menjadikan kemiskinan sebagai lahan membangun
popularitas, membuat kegiatannya jadi lebih bernuansa teatrikal dramatis, tak
sebanding dengan besar dananya!" timpal Umar. "Juga rendahnya garis kemiskinan
mempersempit warga miskin yang jadi sasaran! Padahal, jumlah sesungguhnya warga
miskin negeri kita jauh lebih besar dari itu! Jika garis kemiskinan dibuat
genap satu dolar AS per hari saja, jumlah orang miskin di atas 50 juta! Apalagi
pakai garis kemiskinan Bank Dunia dua dolar per hari, bisa di atas 100 juta!"
"Maka itu, harus diprioritaskan program yang bisa langsung ke sasaran!"
tegas Amir. "Kalau tidak, dana program kemiskinan lebih dinikmati para
pembonceng ketimbang warga miskin!" ***
H. Bambang Eka Wijaya
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/