FREE E-BOOKS
Jawaban 111 Kontradiksi Alkitab Perjanjian Lama
Jawaban 155 Kontradiksi Alkitab Perjanjian Baru
Siapakah Allah Ini
The Hidden Life of Prophet Muhammad oleh Dr. A.A. Ahmed
Why I'm Not Muslim oleh Ibnu Waraq
Mutiara Dari Surga - 1
Mengapa Kami Meninggalkan Islam oleh Susan Crimp dan Joel
Richardson
Mengapa Wanita Berpaling Kepada Islam oleh Rosemary Sookhdeo
Beriman Tanpa Takut oleh Irshad Manji
Hidup Dari Ujung Tombakku (Living by the Point of My Spear)
oleh Zaki Ameen
Sang Putera dan Sang Bulan oleh Curt Fletemier
Christ Muhammad and I oleh Mohammed Ghazoli
Yahudi Menggenggam Dunia oleh William G. Carr
Yesus dan Muhammad oleh Mark Gabriel PhD
Akar Terror Islam oleh Abul Kasem
Rahasia Jalan Yang Lurus
Perang Suci - Oleh Abd Al Masih
Achievement and Heritage of Muhammad oleh: Zaky Rawdat
Islam Reviewed oleh M. Ali
Membedah Asal Usul Quran (The Origins of the Koran) oleh Ibnu
Warraq
Sejarah Ka'bah Yang Tak Pernah Diceritakan
Benarkah Muhammad Sempurna Secara Fisik oleh Ali Sina
Kebenaran Tentang Muhammad
101 Penjelasan tentang TUDUHAN KONTRADIKSI dalam ALKITAB
The Secret of Qur'an oleh Don Richardson
Mesias yang Dinantikan Islam oleh Joel Richardson
Kerudung Yang Terkoyak
Tuduhan Ahmed Deedat Terhadap Alkitab oleh Zakaria Boutros
SON of HAMAS oleh Mosab Hassan Yousef
Komik Muhammad
Islamic Invasion oleh Robert Morey
Ilusi Negara Islam - Editor Gus Dur
Inilah Ismael (Here Comes Ishmael) oleh Faisal Malick
The Truth About Muhammad - by Robert Spencer
Ismail Saudaraku oleh Umar Tariqas
Islam diakhir Zaman oleh Ellis Skolfield
Secrets Behind Burqa - Oleh Rosemary Sookhdeo
Ismael Akan Diberkati oleh: Ahmad Agyei
Donasi Untuk Allah Membersihkan Nurani
ARTICLES
Apa Yang Terjadi Ketika Seseorang Meninggalkan Islam
Seperti apa Kitab Zabur dan Injil Barnabas
Tanpa Jihad Islam Akan Mati oleh Mohammad Asghar
Muhammad-Tidak-Buta-Huruf
Basic Differences 5 - Keselamatan Dalam Alkitab Dan Dalam
AlQuran
Apa yang Sama yang Dimiliki Oleh para Rabbi di Harrow dengan
Para Rabbi di Medinah
Ayat-Yang-Dipalsukan-Dlm-Quran
Ibn Mas'ud Saksi Ketidakberesan Quran
Mari Bicara Fatwa Haram
Islam - Berperang Dalam Dirinya Sendiri
Contoh Moral Kenabian Muhammad Untuk Abad Kini
Tipu-Muslihat-Dalam-Islam
QRS 1. Bagaimana Syariah Islamik Berkembang
Hancurnya Sifat Keilahian Quran oleh Sujit Das
Batalkan Hari Membakar Quran - Oleh Jochen Katz
Kesalahan Lia Eden sama dengan kesalahan Nabi Muhammad
Basic Differences 2 - Panggilan Dari Minaret
FQR 3 - Kehendak Tuhan Adalah Supaya Setiap Orang Bisa
Diselamatkan
QRS - 4 Perang Suci Dalam Islam
Jawaban atas hadiah BMW dari Pertanyaan Insan L Mokoginta
Keunikan-Alkitab-Dibandingkan-Kitab-Suci-Lainnya
Wahyu Mana Yang Asli
FQR 4 - Nama dan Atribut Kristus Dalam Quran
Kemana Mencari Keselamatan
QRS 2 - Marilah Sholat - Mari Mencapai Kemenangan
FQR 5 - Perawan Maria - Sebuah Tanda Dari Allah - Ayatollah
Sejati
A Letter To Gaza - Oleh Nonie Darwis
Kebohongan-Isra-Miraj
Pemimpin Muslim UK - Islam Bukanlah Agama Damai
Basic Differences 3 - Terkutuklah Orang Yang Mengatakan Kristus
Adalah Anak Allah
DAFTAR MUSLIM yang Meninggalkan Islam
Penjajahan Wanita Dalam Islam
Teror-Dari-Mulut-Muhammad-Sendiri
FQR 1 - Apakah Anda Tahu Tentang Hikmat Kristus
Hilal-Bin-Sahar- Dewa Bulan Sabit
Klaim Islam - Setiap Orang Dilahirkan Sebagai Muslim
Pilih Mana - Puasa Islami Atau Puasa Kristen
60 Juta Dollar Untuk Kepala Pendeta Boutros
Menyusui-Pria-Dewasa by Zakharia Boutros
Alexander Agung, Si Kafir Nabi Islam
FQR 2 - Orang Yang Dilahirkan Dari Roh Adalah roh
Pandangan Islam mengenai Neraka
Arsip Gambar Muhammad
QRS 6 - Apa Yang Harus Diketahui Oleh Seorang Manager Sebelum
Menutup Kontrak Bisnis Dengan Seorang Muslim
Heboh Film YESUS Buatan Iran
Mengenal Islam
Heboh Film Iran - Tiru film Yesus Nabi Muhammad Diperankan
Aktor Film
Fenomena Murtad Dlm 20 Thn Terakhir
Jibril as - Ahli Menyamar
Tagiyya - Berbohong Ala Islam Oleh Zakaria Boutros
Marilah Kita Memikirkan Kembali Soal Burqa!
QRS 5 - Apa Yang Harus Diketahui Oleh Wanita Mengenai
Pernikahan Islami
Muslim Pop - Oleh Matt Edwards
Basic Differences 1 - Apakah Orang Kristen dan Muslim Berdoa
Kepada Tuhan Yang Sama
QRS 3 - Donasi Untuk Allah Membersihkan Nurani
Anak Ketua Hamas Murtad
Quran Diinterview
Massa Muslim Mengganggu Jalannya Perayaan Natal GKI Yasmin
Bogor
Basis Differences 6 - Apakah Mereka Akan Pergi Ke Neraka dan
Kita Akan Pergi Ke Surga
Konflik GAZA berakar pada SYARIAH
Digantung di Iran Karena Murtad
Hubungan Islam-Machiavelli
Hukum Kemurtadan Dalam Islam Harus Diubah
Alkitab-Atau-Alquran-Yang-Dipalsukan
Islam-Tidak-Bisa-Membedakan-NAJIS dan DOSA
Donasi Untuk Allah Membersihkan Nurani
Panggilan Dari Minaret
Hari Semua Orang Menggambar Muhammad
Pengesahan Mutilasi di Amerika
FQR 6 - Injil Kristus Yang Tanpa Salah
Basic Differences 4 - Penyangkalan Islam Terhadap Salib Kristus
TESTIMONIES
Kebohongan Para Wanita Saudi Arabia
Kesaksian Dr. Mark Gabriel yang Mengejutkan
Kesaksian Saya Meninggalkan Islam
Kesaksian Seorang Pemurtad Yang Difatwa Hukuman Mati
Kesaksian Bassam
Islam Sejati
Kesaksian Pertobatan seorang Irak-KETEMU-YESUS
Islam-Adalah-Ajaran-Sesat by Duladi
Ali Sina - Dari Beriman Menuju Pencerahan
Duladi - Mengapa Saya Benci Islam
Kerudung Yang Terkoyak
Mengapa Kami Meninggalkan Islam
Arifin Zaelani - Alasan Saya Meninggalkan Islam
Tak-Terbuktinya-Alkitab-Telah-Dipalsukan oleh Zakaria Boutros
Supremasi Terang Atas Kuasa Kegelapan - Oleh Alhajji Aliyu
Kesaksian Hamran Ambrie
QUESTION & ANSWERS
Tidak Ada Jalan Kembali
Masakan Allah Kok Punya Anak Allah
Mengritisi Pemikiran Dr. Yahya Waloni
Bagaimana Menilai Sebuah Kitabullah
Injil Digugat Karena Ahmad
Seri-Pelajaran-Alkitab-Amazing-Facts
Apa Yang Al Quran Instruksikan Muslim Lakukan Terhadap
Non-Muslim
Tanggapan tulisan Muhammad dalam Perjanjian Lama
Sumber-Penulisan-Alquran oleh Zakharia Boutros
Tuhan Sendiri Tidak Tahu Bahwa Ia Trinitas
Bukankah Alkitab Itu Korup
Tuduhan Ahmed Deedat Terhadap Alkitab oleh Zakaria Boutros
Pilih Mana - Puasa Islami Atau Puasa Kristen
Tanggapan atas Combat-Kit2 Ahmed Deedat
Geller - No 11 September Mosque
Tuhan Alkitab Sama Dengan Allah SWT
Tanggapan-Terhadap-Combat-Kit-Ahmed-Deedat
Islam Bertanya Kristen Menjawab oleh Paulus M
Hari Semua Orang Menggambar Muhammad
Wahyu Terkini Jadi Pengukur Wahyu Terdahulu
Ilusi Untuk Mereformasi Islam
http://www.buktidansaksi.com/blogs
Diposkan oleh Ali Sina pada 22 Desember 2010
Terimakasih
untuk terorisme Islam yang menyebabkan ketertarikan untuk mengetahui
tentang Islam semakin meningkat, dan Islam kini berada di bawah
penyelidikan yang seksama. Namun sejak perkembangan terorisme yang makin
meningkat itu, maka dunia non-Muslim mulai mempertanyakan, dimanakah
orang-orang Muslim yang moderat. Sayangnya, tak ada seorang pun. Konsep
itu adalah sesuatu yang absurd. Orang-orang Muslim melihat isu tersebut
secara berbeda. Anda masuk dalam kategori, apakah seseorang yang
mempraktekkan Muslim dengan ‘baik’ atau seorang Muslim yang plin-plan.
Kelompok terakhir inilah yang disebut oleh orang-orang Barat sebagai
Muslim yang moderat. Biasanya orang-orang Muslim sejati melihat mereka
sebagai orang-orang ‘munafik’. Karena itu, tidaklah mengherankan bahwa
‘orang-orang moderat’ itu juga mengakui bahwa mereka adalah orang-orang
‘munafik’. Mereka akan memberitahukan pada anda bahwa mereka meyakini
Islam tetapi mereka bukanlah orang-orang Muslim yang baik. Namun
demikian, dalam pikiran mereka, mereka merencanakan untuk menjadi
orang-orang Muslim yang ‘baik’ ketika mereka telah merasa puas melakukan
semua ‘dosa’ serta menjalani kesenangan hidup.
Islam
benar-benar sebuah agama yang buruk. Masalah Islam bersumber dari kitab
sucinya dan bukan pada para pengikutnya. Memanfaatkan kebingungan ini,
sekelompok orang-orang Muslim memiliki ide untuk ‘mereformasi Islam.’
Beberapa orang dari ‘para reformator’ ini pun sudah mendapatkan sejumlah
pengakuan dari orang-orang non Muslim yang teledor, dimana mereka
menaruh harapan mereka dari kelompok orang-orang Muslim seperti itu,
kendati mereka tidak dianggap bahkan dicemooh oleh orang-orang Muslim
kebanyakan.
Dalam artikel ini, saya ingin mendiskusikan mengenai apakah Islam bisa
direformasi.
Marilah
kita menyelidiki etimologi dan arti dari ‘re-form’ (= membentuk
kembali). Kata ‘reform’ berasal dari bahasa Latin ‘reformare’, yang
artinya: membebaskan, mengklaim kembali, atau ‘memperbaharui ulang’.
Kesemuanya itu mengandung implikasi, merestorasi sesuatu kepada bentuk
aslinya.
Sebelum
berbicara mengenai reformasi Islam, marilah kita pertama-tama melihat
sejenak pada reformasi yang terjadi dalam Kekristenan.
Reformasi Kristen
Reformasi
Kristen dimulai sebagai sebuah usaha untuk mereformasi, bukan
mereformasi Kekristenan, melainkan mereformasi Gereja Katolik. Banyak
orang percaya yang bergumul dengan Gereja dan praktek-praktek yang ada
di dalamnya, misalnya mengenai penjualan indulgensia (surat penghapusan
siksa/tiket menuju ke Firdaus), dan simoni (membeli dan menjual
posisi-posisi dalam Gereja). Mereka melihat hal-hal itu sebagai
doktrin-doktrin yang salah dan dianggap sebagai malpraktek dalam Gereja.
Martin
Luther, Ulrich Zwingli, John Calvin and para reformator lainnya,
memprotes hal-hal tersebut dan praktek-praktek serta
kepercayaan-kepercayaan lainnya yang ada dalam Gereja Katolik; misalnya
mengenai Purgatori, devosi pada Maria (memuliakan Maria), doa dan devosi
pada orang-orang suci, sebagian besar sakramen, selibat yang diwajibkan
bagi para rohaniwan (termasuk monastisisme), dan otoritas Paus.
Tak
satu pun dari doktrin-doktrin yang ada di atas merupakan doktrin
Kristen. Kesemuanya itu adalah praktek Gereja. Para reformator memprotes
Gereja. Mereka tidak sedang menentang otoritas Alkitab. Mereka
menganjurkan supaya Alkitab dibaca secara literal. Mereka menolak
penafsiran-penafsiran alegoris terhadap Alkitab dan mengajarkan bahwa
teks-teks Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru seumpama undang-undang
dasar yang tak boleh dirubah. Kata-kata dalam Alkitab mengandung arti
sebagaimana yang dikatakan; setiap kesulitan, kontradiksi, atau arti
yang tak jelas, adalah kesalahan pembaca dan bukan kesalahan teks.
Semua
hal yang tidak secara eksplisit dan literal ada dalam Alkitab harus
ditolak, dan semua hal yang secara eksplisit dan literal ada dalam
Alkitab harus diikuti tanpa ragu.
Inilah esensi dari Reformasi Protestan.
Reformasi Islam
Sebuah reformasi yang sejalan juga terjadi dalam Islam. Inilah yang disebut
reformasi Salafisme.
Banyak
dari orang Barat yang dengan salah mempercayai bahwa Muhammad ibn Abdul
Wahhab (1703-1792) adalah pendiri dari sebuah sekte ekstrimis Islam.
Hal ini sama sekali tidak benar. Abdul Wahhab tidak mendirikan sebuah
sekte. Ia hanyalah seorang reformator Islam, sama dengan Martin Luther
dalam Kristen.
Inti
dari pemikiran Abdul Wahhab adalah bahwa Islam sudah sempurna dan
lengkap di masa Muhammad dan sahabat-sahabatnya masih hidup; dan bahwa
kini Islam mengalami kemunduran sebagai akibat dari inovasi-inovasi
keagamaan (bidat), dan bahwa sebuah kebangunan kembali Islam akan
membawa Islam seperti saat ketiga generasi masih ada, dimana
pengaruh-pengaruh luar terhadap agama tersebut bisa dibersihkan.
Konsep bahwa Islam itu sebenarnya sudah sempurna di tahap-tahap awal
keberadaannya bisa dilihat di Qs 5:3
الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي
وَرَضِيتُ لَكُمُ الإِسْلاَمَ دِينًا
Pada
hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan
kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu.
Abdul
Wahhab meminta orang-orang Muslim agar mereka menarik diri dari setiap
inovasi-inovasi dan mengikuti contoh-contoh dari para salaf (‘pendahulu’
atau’generasi-genarasi awal’) darimana kemudian nama Salafis berasal
Salafi: سلفي,
mengambil sebagai model, para leluhur yang saleh dari periode patristik
Islam mula-mula. Keyakinan ini bukanlah sebuah penemuan dari Abdul
Wahhab, melainkan didasarkan pada sebuah Hadis yang melaporkan bahwa
Muhammad mengatakan:
Orang-orang
dari generasi saya adalah yang terbaik, kemudian orang-orang yang
mengikuti mereka, dan kemudian para pengikut yang berikutnya (misalnya,
ketiga generasi awal orang-orang Muslim. [Bukhari 3:48:819 and 820 dan
Muslim 31:6150 dan 6151.] (Tabi‘in dan Taba‘ at-Tabi‘in,)
Di Hadis Muhammad lainnya dicatat:
Dalam
usaha untuk menghancurkan mitos Barat bahwa Abdul Wahhab adalah pendiri
Salafisme, ditambahkan catatan bahwa ibn Taymiyyah (1263 – 1328) juga
adalah seorang Salafi. Ibn Taymiyyah menentang perayaan ulang tahun
Muhammad dan konstruksi tempat suci di sekitar ‘orang-orang suci’ Sufi
dengan mengatakan: “Banyak dari antara mereka [orang-orang Muslim]
bahkan tidak tahu bahwa praktek-praktek seperti itu asalnya dari
orang-orang Kristen [Katolik]. Tuduhan dialamatkan pada orang-orang
Kristen dan para pengikutnya.”
Pemakaian
awal terminologi Salaf muncul dalam buku Al-Ansab oleh Abu Sa’d Abd
al-Kareem al-Sama’ni, yang wafat pada tahun 1166 (tahun 562 menurut
kalender Islam). Saat mendefinisikan terminologi al-Salafi, ia
mengatakan,”Ini adalah sebuah inskripsi untuk salaf atau para
penerusnya, dan adaptasi dari institusi pendidikan mereka yang
didasarkan pada apa yang saya telah dengar.” Kemudian ia menyebutkan
contoh-contoh lebih banyak lagi sarjana yang menggunakan inskripsi ini.
Ada sebuah hadis dimana Muhammad mengatakan,”Aku adalah Salaf terbaik bagimu.”
[Sahih Muslim: no. 2450]
Keinginan
untuk mereformasi Islam dan kembali ke kondisi aslinya sebenarnya
merupakan pemikiran yang sudah tua. Namun demikian, Abdul Wahhab,
berhasil mempertajam konsep ini, dan raja-raja Saudi sangat
berterimakasih padanya sebab mereka merupakan keturunannya melalui salah
seorang dari puterinya.
Kemiripan antara Reformasi Kristen dan Reformasi Islam
Ada
banyak kemiripan antara Protestantisme dan Salafisme. Protestantisme
menolak devosi kepada Maria dan orang-orang suci dan dan menjadikan
mereka sebagai perantara. Salafisme sebaliknya, menolak devosi kepada
Muhammad, berdoa kepadanya dan menganggap orang-orang suci Islam sebagai
perantara (inilah praktek yang bisa ditemukan dalam kelompok Syiah).
Kedua gerakan reformasi ini ingin mengembalikan iman yang sangat mereka
hormati itu kepada kemurniannya yang awal dan menjauhkan diri dari
inovasi-inovasi yang sudah ditambahkan pada agama tersebut setelah
kematian dari para pendirinya.
Dr.
Ingrid Mattson, yang diundang oleh Barrack Hussein Obama untuk mewakili
orang-orang Muslim dalam doa antar-iman di konvensi Presidensial
Demokrat, dan yang menjadi presiden dari the Islamic Society of North
America/ Masyarakat Islam Amerika Utara (ISNA), saat ditanya apakah
Wahhabisme adalah sebuah sekte sayap kanan ekstrim Islam, menjawab:
Tidak,
adalah tidak benar untuk mengkarakteristikkan ‘Wahhabisme’ dengan cara
seperti itu. Itu adalah nama dari sebuah gerakan reformasi yang dimulai
200 tahun lalu untuk membersihkan masyarakat Islam dari praktek-praktek
budaya dan penafsiran yang kaku, yang masuk ke dalam Islam selama
berabad-abad Islam ada di dunia. Ini adalah sesuatu yang sangat sejalan
dengan reformasi protestan Eropa.
Hasil dari Reformasi Kristen
Kendati
Reformasi Kristen dan Reformasi Islam hampir-hampir identik dalam
cakupan dan metodologinya, hasilnya sangatlah berbeda. Pembacaan Alkitab
secara literal menjadi tempat bergantung teori-teori sosial dan
organisasi masyarakat Protestan dan pondasi dari organisasi sosial
koloni-koloni Inggris di Amerika.
Para
reformator ini secara literal mentransformasikan pandangan filosofis,
politik, keagamaan dan sosial Eropa. Kita masih tinggal di sebuah
masyarakat yang didominasi oleh teori Protestan mengenai organisasi
sosial.
Wacana
politik Amerika pada hakekatnya bersifat Calvinistik. Dengan kata lain,
organisasi sosialnya didasarkan pada makna literal dari kitab suci
Kristen.
Berdasarkan
ajaran Calvin dan Zwingli, tidak hanya bahwa semua keyakinan keagamaan
seharusnya didasarkan pada pembacaan literal dari kitab suci, tetapi
juga organisasi gereja, organisasi politik, dan masyarakat sendiri
seharusnya didasarkan pada pembacaan literal dari kitab suci tersebut.
Luther
menulis sebuah surat kepada Paus Leo, (yang mengakibatkan dia
diekskomunikasi dari Gereja), yang mana kemudian ia menjelaskan
substansi dari ide-idenya. Surat itu diberi nama “Demi Kemerdekaan Orang
Kristen” (“On the Freedom of the Christian”). Surat ini menjelaskan
inti dari pemikiran Luther. Menurut Luther, hakekat dari Kekristenan
adalah ‘kemerdekaan’ atau ‘kebebasan’.
Inilah konsep yang kemudian memberikan inspirasi bagi bangkitnya kebebasan
individual, kebebasan politik dan kebebasan ekonomi.
Kebanyakan
dari Pencerahan Eropa (enlightenment), berkisar soal kemerdekaan dan
merupakan proyek untuk ‘membebaskan’ manusia: membebaskan mereka dari
keyakinan-keyakinan palsu, agama palsu, penguasa yang sewenang-wenang,
dsb. – inilah, apa yang disebut sebagai ‘wacara pembebasan.’ Orang-orang
Kristen, masih berpartisipasi dalam proyek Enlightenment hingga hari
ini.
Inilah
alasan mengapa Amerika menginvasi Irak, yaitu untuk mencegah seorang
diktator mengontrol sebagian besar dari cadangan minyak dunia, untuk
membebaskan Kuwait, dan satu dekade kemudian, untuk membebaskan
orang-orang Irak. Inilah alasan mengapa Amerika telah berperang di
hampir empat puluh peperangan di luar negaranya sendiri, dari Jepang
hingga Jerman, Italia, Panama, Nikaragua, Kosovo, Vietnam, Korea,
Anggola, juga di Somalia. Apakah peperangan ini adalah sesuatu yang
benar atau salah, motivasinya selalu sama, yaitu untuk membebaskan
manusia, menghentikan diktator, mengekspor demokrasi dan kebebasan. Ide
‘membebaskan’ manusia, demokrasi, sedemikian berurat-berakar dalam
politik internasional Amerika, muncul dari ide Luther mengenai
“kebebasan”.
(Bagi
mereka yang menyerang saya, karena saya membicarakan Luther, saya
mencoba meluruskan bahwa saya bukan sedang membela pandangannya yang
anti-semitis. Saya hanya sedang mendefinisikan konsep dari Reformasi
Protestan. Mari kita memisahkan kedua isu tersebut).
Faktor-faktor
lain juga memainkan peran dalam perang-perang ini, misalnya untuk
melindungi kepentingan ekonomi dan politik Amerika. Namun demikian,
secara umum bisa katakan bahwa tujuan utamanya adalah untuk membebaskan
orang dari tirani. Membebaskan orang dan mempertahankan kepentingan
Amerika tidaklah satu sama lain eksklusif.
Ada
perkecualian dimana Amerika pernah bertindak sepenuhnya karena
kepentingan sendiri, bukan karena alasan untuk kesejahteraan masyarakat.
Salah satu contoh adalah ketika Amerika menyingkirkan Dr. Mossadq,
Perdana Menteri Iran yang demokrat, pada tahun 1953, dan menggantinya
dengan seorang raja boneka yang tidak pada tempatnya, dan yang kemudian
berubah menjadi seorang diktator.
Ini
bukan wacana kaum liberal. Kaum liberal tak punya keinginan untuk
membebaskan siapa pun. Mereka sudah merasa bahagia bisa bekerjasama
dengan rejim yang sangat oppresif dan tak peduli bahwa rejim seperti itu
sudah bertindak sangat brutal terhadap masyarakat mereka.
Hasil dari Reformasi Islam
Apakah
esensi dari reformasi Islam? Esensinya dari keyakinan Wahhabi adalah
bahwa manusia bukanlah mahluk yang bebas melainkan budak Allah. Manusia
adalah ibad (budak-budak).
Secara
diametris, hal ini merupakan wacana yang berbeda dari yang diwacanakan
oleh Protestantisme, dan inilah esensi yang berbeda antara Kristen dan
Islam.
Di
permukaan, ada banyak kemiripan antara Kristen dan Islam. Keduanya
sama-sama percaya pada satu Tuhan, keduanya bersandar pada seorang
pengantara antara manusia dan Tuhan, kedua iman ini mengajarkan
eskatologi – punya konsep tentang surga, neraka dan hidup sesudah mati,
dsb. Namun demikian, inti dari keduanya sangatlah berbeda, pada
kenyataannya bertentangan satu sama lain. Para reformator kedua
keyakinan ini mengambil jalan yang sama, namun saat mereka kembali ke
iman mereka yang paling murni, mereka berjalan di jalan yang berbeda.
Islam bukanlah sebuah kelanjutan dari Kekristenan, sebagaimana yang
diklaim oleh Muhammad dan para pengikutnya. Melainkan inti dari ajaran
Islam sesungguhnya merupakan anti dari keyakinan Kristen. Kekristenan
menganjurkan kemerdekaan manusia, Islam menganjurkan perbudakan manusia.
Yang satu membawa pesan pembebasan, yang lain, kepatuhan/tunduk.
Wacana
kebebasan, yang sedemikian esensial bagi Kristen; sebaliknya kontras
dengan dimana Islam berdiri. Ketika orang-orang Muslim membawa
spanduk-spanduk bertuliskan “demokrasi adalah kemunafikan”, dan
“kebebasan pergilah ke neraka”, saat mereka melakukan
demonstrasi-demonstrasi yang sangat riuh, mereka sedang mengekspresikan
hakekat sesungguhnya dari Islam, yaitu: anti kebebasan, anti demokrasi,
penyokong perbudakan dan penaklukan.
Orang-orang
Muslim tidaklah bebas untuk memilih, sebaliknya mereka harus mentaati
Allah dan Utusannya. Quran sura 33:36 mengatakan:
وَمَا
كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ
أَمْرًا أَن يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَن يَعْصِ
اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا مُّبِينًا
“Dan
tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi
perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan
suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan
mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah
dia telah sesat, sesat yang nyata.”
Bukanlah
terserah para orang-orang Muslim apa yang baik untuk mereka. Keputusan
ini sudah dibuatkan untuk mereka dan yang harus mereka lakukan hanyalah
taat, bahkan ketika mereka tidak menyukainya.
كُتِبَ
عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَّكُمْ وَعَسَى أَن تَكْرَهُواْ
شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ وَعَسَى أَن تُحِبُّواْ شَيْئًا وَهُوَ
شَرٌّ لَّكُمْ وَاللّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ
Diwajibkan
atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu
benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk
bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (Q. 2:216)
Islam
bisa disaring dari namanya: “kepatuhan’. Allah tahu yang terbaik.
Karena itu manusia harus menerima perintahnya, menutup mata dan tanpa
menuntut.
Demokrasi
mengandung makna, pemerintahan masyarakat oleh masyarakat. Dalam
demokrasi, manusialah yang membuat hukum. Dalam Islam, hukum berasal
dari Tuhan. Manusia harus taat kendati hukum-hukum itu tampaknya kontras
dengan akal sehat dan bersifat opresif.
Inilah
alasan mengapa orang-orang Muslim “moderat” tidak dapat menentang
hukuman rajam terhadap para pezinah, membunuh mereka yang murtad atau
bentuk-bentuk pelecehan lainnya yang dipraktekkan oleh saudara-saudara
Muslim mereka yang lain. Protes mereka pun hanyalah sebuah lip service,
dan dimaksudkan hanya untuk konsumsi media barat.
Baik
Kristen maupun Islam telah mengalami reformasi. Mereka mengambil jalan
yang mirip, tetapi keduanya berakhir pada kutub yang sangat berlawanan.
Sementara reformasi Kristen membawa kebebasan, Pencerahan dan demokrasi,
reformasi Islam melahirkan terorisme.
Ibn
Taymiyyah and Ibn Abdul Wahhab adalah para reformator Islam. Di antara
para reformator Islam kontemporer kita juga bisa menyebut nama Maududi
(1903 – 1979), yang menulis intepretasi Quran, dan juga Sayyid
Qutb, (1906-1966), pemimpin intelektual Persaudaraan Muslim pada tahun
50 dan 60an, yang memberikan inspirasi bagi semua teroris Muslim,
termasuk Ayatollah Khomeini dan Osama Bin Laden.
Reformasi vs. Transformasi
Apa
yang hari ini ditawarkan oleh para reformator Islam, sesungguhnya
bukanlah reformasi melainkan transformasi Islam. Berbeda dengan para
reformator yang disebut di atas, para reformator baru ini tidak mau
kembali pada Islam sebagaimana aslinya, sebaliknya mereka ingin
menyingkirkan sejumlah bagian Quran dan keseluruhan Syariah, kemudian
membangun sebuah agama yang sepenuhnya berbeda, namun masih disebut
agama Islam.
Ini
adalah sebuah pemikiran yang delusional dan tidak bisa dipraktekkan,
baik secara logis dan logistik. Di samping itu, hal tersebut ditentang
keras oleh Quran.
Para
neo-reformator ini ingin merubah Islam menjadi sesuatu yang berbeda.
Mereka ingin membawa bidat ke dalam Islam. Apakah hal itu mungkin?
Bisakah orang beriman memiliki pendapat yang bertentangan dengan apa
yang dikatakan oleh Quran? Kita sudah melihat bahwa Quran 33:36,
melarang orang beriman untuk memilih berdasarkan apa yang mereka sendiri
inginkan, sebab Allah dan UtusanNya sudah menentukan pilihan itu bagi
mereka. Bagaimana bisa mereka memutuskan apa yang baik bagi AGAMA itu?
Ketika
Quran berkata,”Sudah ditentukan bagimu untuk berperang, meskipun kamu
tidak menyukainya,” pesan yang hendak disampaikan sudah sangat jelas. Di
sini Tuhanlah yang sedang berbicara. Jika kamu menerimanya dengan sikap
apriori, bagaimana kamu bisa hidup sejalan dengan Tuhan? Sekali Anda
menerima Quran sebagai Firman Allah, maka anda tidak bisa mengambil dan
memilih serta membuang apa yang anda tidak sukai. Hal ini dilarang
keras, tidak hanya sekali melainkan berkali-kali.
أَفَتُؤْمِنُونَ
بِبَعْضِ الْكِتَابِ وَتَكْفُرُونَ بِبَعْضٍ فَمَا جَزَاء مَن يَفْعَلُ
ذَلِكَ مِنكُمْ إِلاَّ خِزْيٌ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَيَوْمَ
الْقِيَامَةِ يُرَدُّونَ إِلَى أَشَدِّ الْعَذَابِ وَمَا اللّهُ بِغَافِلٍ
عَمَّا تَعْمَلُونَ
Apakah
kamu beriman kepada sebahagian Al Kitab (Taurat) dan ingkar terhadap
sebahagian yang lain? Tiadalah balasan bagi orang yang berbuat demikian
daripadamu, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari
kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat. Allah tidak
lengah dari apa yang kamu perbuat. (Q.2:85)
أَفَغَيْرَ اللّهِ أَبْتَغِي حَكَمًا وَهُوَ الَّذِي أَنَزَلَ إِلَيْكُمُ
الْكِتَابَ مُفَصَّلاً
6:114
“Maka patutkah aku mencari hakim selain daripada Allah, padahal Dialah
yang telah menurunkan kitab (Al Quran) kepadamu dengan terperinci?
Orang-orang yang telah Kami datangkan kitab kepada mereka, mereka
mengetahui bahwa Al Quran itu diturunkan dari Tuhanmu dengan sebenarnya.
Maka janganlah kamu sekali-kali termasuk orang yang ragu-ragu.”
وَإِن
تُطِعْ أَكْثَرَ مَن فِي الأَرْضِ يُضِلُّوكَ عَن سَبِيلِ اللّهِ إِن
يَتَّبِعُونَ إِلاَّ الظَّنَّ وَإِنْ هُمْ إِلاَّ يَخْرُصُونَ
6:116
“Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini,
niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain
hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah
berdusta (terhadap Allah).”
إِنَّ
الَّذِينَ يَكْتُمُونَ مَا أَنزَلَ اللّهُ مِنَ الْكِتَابِ وَيَشْتَرُونَ
بِهِ ثَمَنًا قَلِيلاً أُولَـئِكَ مَا يَأْكُلُونَ فِي بُطُونِهِمْ إِلاَّ
النَّارَ وَلاَ يُكَلِّمُهُمُ اللّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلاَ
يُزَكِّيهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
2:174
Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah diturunkan
Allah, yaitu Al Kitab dan menjualnya dengan harga yang sedikit (murah),
mereka itu sebenarnya tidak memakan (tidak menelan) ke dalam perutnya
melainkan api, dan Allah tidak akan berbicara kepada mereka pada hari
kiamat dan tidak mensucikan mereka dan bagi mereka siksa yang amat pedih
Juga bandingkan dengan Quran 16:89 39:23,
كَمَا أَنزَلْنَا عَلَى المُقْتَسِمِينَ الَّذِينَ جَعَلُوا الْقُرْآنَ
عِضِين فَوَرَبِّكَ لَنَسْأَلَنَّهُمْ أَجْمَعِيْنَ:
Q.15:
90-92 Sebagaimana (Kami telah memberi peringatan), Kami telah
menurunkan (azab) kepada orang-orang yang membagi-bagi (Kitab Allah),
(yaitu) orang-orang yang telah menjadikan Al Quran itu terbagi-bagi,
Maka demi Tuhanmu, Kami pasti akan menanyai mereka semua
وَلاَ مُبَدِّلَ لِكَلِمَاتِ اللّهِ
Q. 6:34 ...Tak ada seorangpun yang dapat merobah kalimat-kalimat (janji-janji)
Allah...
لاَ تَبْدِيلَ لِكَلِمَاتِ اللّهِ ذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ
Q.10:64 Tidak ada perobahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah.
وَاتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِن كِتَابِ رَبِّكَ لَا مُبَدِّلَ لِكَلِمَاتِهِ
وَلَن تَجِدَ مِن دُونِهِ مُلْتَحَدًا
18:27
Dan bacakanlah apa yang diwahyukan kepadamu, yaitu kitab Tuhanmu (Al
Quran). Tidak ada (seorangpun) yang dapat merobah kalimat-kalimat-Nya.
Dan kamu tidak akan dapat menemukan tempat berlindung selain dari
padaNya.
Bagaimana bisa seseorang yang mengklaim bahwa ia mempercayai Quran, tetapi
kemudian mengabaikan semua peringatan ini?
Mereka
yang disebut para reformator Islam telah salah arah, dan yang lebih
parah lagi mereka telah disesatkan. Usaha-usaha mereka tidak akan pernah
diterima. Apapun tujuan mereka, entah murni atau jahat, mereka sedang
menutupi mata non-Muslim dengan kain wool, dan sebagai hasilnya
memberikan legitimasi pada sebuah pengakuan yang sangat berbahaya.
Yang baik, buruk dan sangat buruk:
Orang-orang Muslim bisa diklasifikasikan ke dalam 3 kategori, yang baik, buruk
dan yang sangat buruk.
Orang-orang
Muslim yang baik adalah mereka yang mengikuti Quran dan contoh-contoh
yang sudah ditetapkan oleh Muhammad dan karena itu mereka mendedikasikan
diri mereka untuk menjadi para teroris.
Orang-orang
Muslim yang buruk adalah orang-orang Muslim yang plin-plan, yang tidak
mempraktekkan Quran secara sempurna, tidak membaca Quran, tidak
menjalankan sholat dan, sangat jarang pergi ke mesjid. Pengetahuan
mereka mengenai Islam sangat kurang kendati bisa saja iman mereka tidak
bisa dikatakan lemah. Namun demikian, oleh karena kurangnya pengetahuan
mereka mengenai Islam, mereka tidak menunjukkan perasaan-perasaan
kebencian kepada non-Muslim, meskipun mereka sering merasa curiga pada
orang-orang non-Muslim itu. Di samping itu, mereka berusaha
mengembangkan hidup mereka dan hidup sebagaimana orang lain.
Banyak
dari orang-orang Muslim yang buruk ini akan mengakui bahwa mereka
bukanlah orang-orang Muslim yang baik, dan berharap bahwa pada suatu
saat nanti mereka akan memiliki iman yang cukup baik untuk menjadi
orang-orang Muslim yang baik. Mayoritas orang Muslim adalah yang seperti
ini.
Orang-orang
Muslim yang buruk adalah mereka yang tahu kebenaran mengenai Islam
namun berbohong mengenai hal itu. Mereka mencoba untuk menggambarkan
Islam sebagai sesuatu yang baik. Bahkan mereka setuju dengan anda bahwa
orang-orang Muslim yang baik sebenarnya jelek, serta mengklaim bahwa
Islam telah dibajak oleh orang-orang Muslim yang baik.
Hanya
kebenaranlah yang bisa membebaskan kita. Hanya dengan melapisi Islam
dengan gula, anda tidak bisa merubah naturnya. Anda bisa memurnikan air
yang tercemar dan meminumnya. Anda bahkan bisa memurnikan air kencing
menjadi air yang bisa diminum. Tetapi bisakah anda memurnikan bensin
sehingga ia layak untuk diminum? Islam pada hakekatnya adalah sesuatu
yang jahat. Ia bukanlah sebuah iman yang baik namun telah
terkontaminasi. Anda tidak bisa mereformasi Islam sehingga ia bisa
menjadi iman yang bersifat humanis. Bisakah anda mereformasi Naziisme?
Pemikiran seperti ini menyesatkan dan tak mungkin dilakukan.
Apa
inti dari mereformasi sebuah agama yang dibuat oleh seorang manusia
yang sakit mental, yang melakukan begitu banyak kejahatan di bumi, yang
berdusta, memperdayai, memperkosa, menyiksa, menjarah, melakukan
pembunuhan massal dan kejahatan-kejahatan keji lainnya? Mengapa tetap
membiarkan aliran sesat yang ia bangun ini tetap hidup dan menghormati
ingatan terhadap dirinya? Manusia seperti ini patutnya menerima
cemoohan, bukan penghargaan?
Mereformasi
Islam adalah hal yang tak mungkin. Melakukannya hanyalah sebuah tipu
muslihat. Jihad didasarkan pada 2 pilar, perang dan penipuan. Saya tak
ingin seorang pun diperdayai dengan menyambut janji-janji dari para
reformator Islam. Islam moderat sesungguhnya tak pernah eksis. Itu
hanyalah sebuah mitos.
Saya
tidak mempercayai orang-orang Muslim yang menentang Syariah. Saya tidak
bisa mengerti mereka. Saya tidak percaya pada orang yang mengatakan,
saya adalah pengikut Muhammad, tetapi saya tidak mengikuti Muhammad. Di
sini ada sesuatu yang janggal, sesuatu yang tak jujur dan bersifat
munafik berkenaan dengan klaim mereka itu.
Jika
anda adalah seorang Muslim, jadilah seorang Muslim. Saya tidak akan
pernah setuju dengan anda, tetapi paling tidak saya tahu dimana anda
berdiri dan dimana saya seharusnya berdiri untuk merasa aman dari anda.
Tetapi jika anda adalah seorang Muslim dan menentang Islam dan Syariah,
maka saya tidak percaya pada anda. Anda itu entah seorang bodoh atau
seorang bajingan. “Anda tidak panas atau dingin, sebab itu aku akan
memuntahkanmu dari mulutku.”
Beberapa
orang yang disebut para reformator ini, menyembunyikan identitas mereka
dan menghadapi anjuran-anjuran agar masyarakat ‘takut terhadap
orang-orang Muslim.’ Mereka mereka harus melakukan demikian? Mereka
tidak mengatakan apapun bahwa CAIR tidak mengatakan ketika ia ingin
untuk Con Americans with Islamic Ruse (Melawan Orang-orang Amerika
Dengan Tipu Daya Islam).
Mereformasi
Islam adalah mustahil dilakukan, tetapi untuk mentransformasinya, anda
membutuhkan otoritas Ilahi. Hanya Tuhan yang bisa merubah perkataanNya.
Darimana otoritas ilahi itu? Jika anda mengijinkan untuk mengambil dan
memilih ayat Quran, mengapa Osama Bin Laden tidak memiliki hak yang
sama? Islam yang mana yang disebut Islam yang benar? Bukankah hal ini
akan membawa pada perpecahan dan peperangan yang lebih banyak lagi di
antara orang-orang Muslim?
Reformator
satu-satunya yang serius dalam Islam adalah Baha’ullah. Ia menyadari
Islam tidak bisa direformasi. Karena itu ia mendirikan sebuah agama baru
dan mengumumkan bahwa ia diberi otoritas dari Allah untuk membatalkan
semua perintah yang ada sebelumnya dalam Quran.
Ia
memberitahukan kepada orang-orang Muslim, sebelumnya engkau
diperintahkan oleh Allah untuk menyembelih orang-orang kafir, tetapi
sekarang engkau diperintahkan untuk mengasihi semua orang tanpa
memandang apa pun keyakinan mereka. Jika sebelumnya Allah memberitahukan
kamu bahwa wanita itu kurang cerdas, memukuli mereka jika kamu takut
mereka tidak mentaatimu, maka sekarang Ia mengatakan bahwa pria dan
wanita adalah setara dan menganjurkan supaya kamu memberikan pendidikan
yang setinggi mungkin kepada anak-anakmu, karena mereka akan menjadi ibu
dan pendidik utama bagi generasi-generasi berikutnya.
Jika
sebelumnya dalam ajaran mengenai dispensasi Allah mengatakan pada anda
bahwa semua orang tidak beriman akan masuk ke neraka, maka sekarang ia
berkata bahwa yang penting itu adalah perbuatan-perbuatanmu, dan bahwa
iman tanpa perbuatan baik adalah sia-sia, dan bahwa Ia tidak akan
mendiskriminasi seorang pun karena keyakinan mereka. Kemurnian hatilah
yang penting, dan bukannya apa yang anda akui dengan lidah anda.
Jika
sebelumnya Ia (Allah) telah membangun sebuah alat panggang raksasa
untuk membakar manusia karena ketidakpercayaannya, maka sekarang ia
sudah mematikan alat itu. Ia ingin engkau mentaatiNya karena engkau
mengasihiNya, dan bukan karena engkau takut padaNya. Bertindaklah
sebagai seorang dewasa. Tak ada ancaman. Jika sebelumnya Ia mengatakan
“berperang itu baik untukmu”, maka sekarang Ia sudah lelah dengan semua
peperangan dan mengatakan bahwa berperang itu adalah perilaku binatang
buas dan menganjunkan kamu untuk memilih berperilaku sebagai manusia.
Jika sebelumnya Ia menjanjikan akan memberikan perawan-perawan ketika
ada sampai di surga, maka sekarang...tak ada perawan untuk anda di sana.
Tubuhnya menjadi berkarat di sana. Semua upah yang Ia berikan kepada
anda di sana bersifat spiritual, seperti sukacita dan kasih. Tak ada
hal-hal yang aneh di Firdaus. Juga tak ada penghukuman, kecuali
penyesalan yang ada rasakan karena anda gagal mengembangkan hal-hal yang
bersifat spiritual selama anda diberikan kesempatan untuk hidup di
dunia ini.
Hal
itu memerlukan keberanian. Ini terjadi di abad ke 19 di tengah-tengah
kelompok Syiah di Persia. Tentu saja kemudian orang-orang Baha’ullah
dilemparkan ke dalam penjara bawah tanah dan menghabiskan sisa hidup
mereka di pembuangan. Banyak dari pengikut-pengikutnya yang dieksekusi.
Namun demikian, ada hal yang bersifat logis dalam argumentasi seperti
itu. Hal yang logisnya adalah bahwa hanya Allah yang memiliki otoritas
untuk membatalkan hukum-hukumNya. Logika ini tetap valid, hingga anda
bertanya, apakah Allah itu sedang merokok saat Ia mengutus Muhammad?
Baha’ullah satu-satunya transformator Islam yang kredibel. Tetapi sekali
lagi, Iman Bahai berbeda dengan iman Islam. Ia sepenuhnya merupakan
sebuah agama yang berbeda.
Anda
tidak bisa mereformasi Islam dan anda pun tak bisa
mentransformasikannya. Yang bisa dan harus anda lakukan hanyalah
membuangnya ke tempat sampah. Marilah kita menghentikan tebak-tebakan
seperti ini. Apakah menjadi seorang Muslim dan melakukan seperti yang
dikatakan oleh Muhammad atau meninggalkan Islam serta menolak untuk
menjadi perisai yang melindungi para teroris.
Jangan
mengaduk-aduk air. Jangan berbaur dengan musuh dan meracuni seperti
seorang teman. Inilah taktik yang dipakai oleh orang-orang Palestina
dalam peperangan yang mereka jalankan. Mereka berbaur di antara
orang-orang sipil dan anak-anak tak berdosa sehingga musuh-musuh mereka
mengalami kesulitan menjadikan mereka target. Melakukan hal itu Anda
menimbulkan kebingungan. Anda menyediakan sebuah perisai perlindungan
yang bisa dipakai oleh musuh. Saya tidak menuliskan hal ini untuk anda.
Saya tahu bahwa anda tidak akan berubah. Anda adalah seorang penyesat.
Saya menuliskan ini untuk orang-orang non-Muslim sehingga mereka tidak
jatuh ke dalam jebakan anda dan tidak menyediakan podium bebas yang bisa
anda pakai untuk menyesatkan mereka.
Islam
tidak bisa direformasi. Mereka mencobanya dengan semua cara yang bisa
dibayangkan. Kelompok Mutazelis sudah mencobanya, orang-orang Sufi pun
sudah mencobanya; ratusan lembaga pendidikan baik yang sudah tua maupun
yang masih muda pun sudah melakukannya, dan mereka ternyata gagal
melakukannya. Jika anda tidak bisa menelan Syariah, mengapa anda masih
mau menjadi pengikut Islam? Islam adalah bagian dari toilet sejarah.
Buang dan bilaslah (flush). Singkirkan dan jangan membodohi diri anda
sendiri dengan hal yang tak masuk akal. Terimalah kebenaran. Ya, yang
utama itu adalah kebenaran. Islam adalah sebuah kebohongan. Muhammad
adalah seorang yang sakit mental. Singkirkan dia dari hidup anda dan
hentikan lelucon tentang reformasi yang menggelikan seperti itu.
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/