Harian Komentar

      10 Januri 2011





      Kehidupan Yahudi di Sulut 'hebohkan' Amerika
      Sineas Hollywood Syuting Film di Sulut 


     


INI pertama kalinya, Sulawesi Utara khususnya Kota Manado dan Tondano, mendapat 
perhatian khusus praktisi perfilman Hollywood, Amerika Serikat (AS). Buktinya, 
tanpa gembar-gembor, Minggu (09/01) kemarin, sineas yang cukup terkenal 
Hollywood, Keluarga O'Neil dan istrinya Elline Jongsma mengambil beberapa 
cuplikan film di wilayah Tondano setelah sebelumnya mengambil lokasi syuting di 
Kota Manado. Dari penelusuran Komentar, film yang sedang digarap tersebut, 
terkait kehidupan Yaakov Baruch, Ketua Komunitas Yahudi Indonesia (Jewish Of 
Indonesian Communitty). O'Neill dan istrinya Eline Jongsma yang berprofesi 
sebagai seorang produser film dokumenter, secara khusus datang di Sulut, untuk 
merekam kehidupan pribadi Yaacov dan Komunitas Yahudi Indonesia, khususnya 
Sulawesi Utara.


Mereka berdua rela jauh-jauh datang dari Amerika Serikat (AS) ke Manado untuk 
mewawancarai langsung dan meliput kehidupan Yaacov serta anggota Komunitas 
Yahudi di Synagoge Ohel Yaacov, Tondano, Minggu (09/01) kemarin. Keluarga 
O'Neill sendiri masih aktif sebagai aktor di Hollywood di mana dirinya 
membintangi sejumlah film seperti Law and Order: Special Victims Unit, The King 
Orphan, Domino dan sederet film berbau dokumenter lainnya juga.


Sementara istrinya Eline Jongsma adalah seorang produser film dokumenter yang 
andal. Apalagi karyanya semasa mahasiswa dinominasikan sebagai finalis Institut 
Sandberg Award. Sejak lulus dari Rietveld karyanya dipamerkan juga di Amsterdam 
(FOAM museum), Berlin (NewYorkRioTokiyo Proyek Space), Brooklyn (Belanda Tunnel 
Galeri dan Galeri Stay Gold), Istanbul (Conrad Hotel), dan di Kosovo (Galeria 
Hani i 2 Robertëve). 


Foto-fotonya juga muncul di majalah ternama seperti ELLE, Time Out dan Mail & 
Female. Dia bekerja di Yayasan Mondriaan, Yayasan Kebudayaan Eropa (Eurocult), 
dan PRO Helvetia, Swiss Budaya Program Kosovo dan telah berpartisipasi dalam 
residensi seniman di Istambul, Turki dan Pristina, Kosovo. Bersama dengan Kel 
O'Neill, ia saat ini mengarahkan film dokumenter untuk proyek TV Metropolis, 
sebuah program web dan televisi yang dihasilkan oleh jaringan VPRO yang diakui 
dunia internasional. 


Ditemui di lokasi syuting, Ohel Yaakov Synagoge Tondano, keduanya menyatakan 
sangat tertarik akan kehidupan diaspora keturunan Yahudi di Indonesia, 
khususnya Sulut. Apalagi setelah diekspos di surat kabar di negerinya, 
kehidupan Yahudi di Sulut, benar-benar 'menghebohkan' AS. "Sangat menarik dan 
sangat langka. Sebab keberadaan Yaakov Baruch dan Komunitas Yahudi Indonesia 
sempat menarik perhatian dunia pasca terkespos di satu Koran terkemuka di AS, 
The New York Times. Kami menargetkan satu waktu kelak bisa mendokumenterkan 
kehidupan Yaakov dan Komunitas Yahudi Indonesia dan akhirnya kesampaian juga," 
tukas keduanya didampingi Yaakov. Hadir saat pembuatan dokumenter tersebut 
Keluarga Bollegraf, Grosman dan Leo Van Beugen.(irv)


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke