Refleksi : Soeharto termasuk paling korup dalam skala dunia, dan oleh karena 
itu menduduki nomor wahid dalam daftar PBB yang bernama Stolen Asset Recovery 
(StAR),  Kalau keindonesiaan diindentifikasikan dengan korupsi maka tentu saja 
keindoneisaan Soeharto tidak diragukan. Selain itu juga tidak dapat dipisahkan 
kebengisan rezimnya dalam pembabatan jutaan manusia dan memenjarakan rausan 
ribu manusia untuk bertahun-tahun, tanpa proses hukum membuktian kesalahan 
mereka. Soeharto turun tahtahta kekuasaan dengan meninggalkan beban hutang 
luarnegeri tujuh turunan bagi masyarakat  tujuh turunan.

http://id.news.yahoo.com/antr/20110108/tpl-aktivis-keindonesiaan-soeharto-tidak-cc08abe.html

Aktivis: Keindonesiaan Soeharto Tidak Meragukan
 
Antara - Sabtu, 8 Januari
 
Aktivis: Keindonesiaan Soeharto Tidak Meragukan 
Jakarta (ANTARA) - Para aktivis menilai, peran signifikan Soeharto dalam 
memajukan bangsanya selama era kepemimpinannya membuktikan `jenderal besar` ini 
memiliki jiwa keindonesiaan tidak meragukan.

Demikian benang merah percakapan dalam rangka persiapan gelar diskusi 
`Mengenang Pak Harto` (sehubungan peringatan wafatnya mantan Presiden ke-2 RI 
itu), di Jakarta, Sabtu, yang menghadirkan beberapa aktivis dari Aliansi 
Soehatois Patriot Pelopor Pembangunan Republik Indonesia (ASPPPRI) dan Institut 
Studi Nusantara (ISN).

Koordinator Nasional (Kornas) ASPPPRI, Jantje Worotitjan menegaskan, masuknya 
Indonesia pada posisi papan atas dalam kemajuan perekonomian, bahkan sempat 
dijuluki salah satu `macan Asia`, merupakan sesuatu yang tidak bisa dipungkiri 
dalam sejarah perekonomian kita.

"Segelintir orang bisa menyatakan apa saja tentang Pak Harto, tetapi satu hal 
yang pasti, namanya tak akan pernah lepas sebagai Bapak Pembangunan yang 
memberi andil besar dalam sejarah perjuangan kebangsaan, termasuk meneruskan 
idealisme membangun Indonesia berbasis Pancasila," tandas Jantje Worotitjan.

Sementara itu, Donny Lumingas dari Institut Studi Nusantara (ISN) 
mengungkapkan, sesungguhnya ada persamaan antara dua tokoh besar Indonesia, 
yakni Bung Karno selaku Proklamator RI dengan Pak Harto sebagai Bapak 
Pembangunan.

"Keduanya `gila` Indonesia. Keduanya memiliki idealisme murni untuk memajukan 
Indonesia dan tidak dianggap sebagai bangsa `tempe`, bangsa `kuli` atau bangsa 
nomor buntut di antara bangsa-bangsa, terutama di Asia, Afrika dan Amerika 
Latin," ujarnya.

Itulah sebabnya, kata Donny Lumingas, wajar saja jika pengagum bahkan penerus 
pemikiran kedua tokoh besar itu masih tetap banyak hingga sekarang, baik di 
dalam maupun luar negeri.

"Diskusi Mengenang Soeharto, merupakan salah satu aktivitas penting dalam 
peringatan wafatnya Bapak Pembangunan. Selain acara itu, pada hari peringatan 
saat meninggalnya Pak Harto, yakni Hari Minggu (27 Januari 2011), yakni tepat 
pada pukul 13.10 WIB," ungkap Jantje Worotitjan.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke