Refleksi : Kalau yang berpangkat presiden bertemu dengan tokoh-tokoh lintas 
agama, lantas bagaimana dengan sobatnya FPI cs. Dapat diduga bahwa suara 
keterangan istana ialah Presiden sangat sibuk jadi  tidak ada waktu!

http://www.lampungpost.com/aktual/berita.php?id=22622

      Jum'at, 14 Januari 2011 
     
      NASIONAL 
     
     
     
Tokoh Lintas Agama Tawarkan Bertemu Presiden 



      JAKARATA (LampostOnline) - Sekretaris PP Muhammadiyah, Abdul Mu`ti, 
mengatakan, para tokoh lintas agama menawarkan Presiden Susilo Bambang 
Yudhoyono untuk bertemu guna menyampaikan pandangan-pandangan soal permasalahan 
bangsa yang dihadapi saat ini.

      "Tokoh lintas agama siap menyampaikan pandangan-pandangannya, hanya saja 
yang harus memanggil Presiden SBY sendiri, kata Abdul usai menghadiri acara 
"Dengar Pendapat Publik; Badan Pekerja Gerakan Tokoh Lintas Agama Melawan 
Kebohongan" di Kantor PGI, Jakarta, Jumat.

      Menurut dia, para tokoh lintas agama memberi pernyataan publik, yang 
menyatakan bahwa pemerintah melakukan kebohongan publik di PP Muhammadiyah 
melalui forum terbuka pada Senin (10/1) lantaran tokoh lintas agama tidak 
memiliki komunikasi politik langsung dengan Presiden.

      "Pernyataan tokoh lintas agama hanya untuk mengkritisi pemerintah. Ini 
merupakan bagian tanggung jawab warga negara terhadap masa depan negara," 
katanya.

      Dalam acara itu, Staf khusus Presiden bidang Komunikasi Politik, Daniel 
Sparingga, mengatakan, pernyataan soal 18 kebohongan pemerintah itu belum 
diputuskan oleh para tokoh lintas agama.

      "Ada beberapa tokoh lintas agama yang kurang setuju," katanya.

      Menanggapi hal itu, Abdul Mu`ti mengatakan, pada dasarnya semua tokoh 
lintas agama yang hadir dalam pernyataan publik di PP Muhammadiyah sudah 
sepakat.

      "Yang kurang sepakat soal redaksionalnya. Apakah itu menggunakan kata 
ingkar janji atau menggunakan "kata dan perbuatan tidak satu (sama)", namun 
secara substansinya mereka sepakat. Saya tidak setuju, bila tokoh lintas agama 
tidak sepakat mengenai masalah tersebut," katanya.

      Sekretaris Komisi Hubungan Antar Agama, Konferensi Waligereja Indonesia, 
Romo Antonius Benny Susetyo, mengatakan hal serupa bahwa para tokoh lintas 
agama sepakat dengan substansi permasalahan yang ada.

      "Sebenarnya subtansinya sudah disetujui, tetapi penggunaan kata sedang 
dirumuskan. Apakah itu ingkar janji, apakah "kata dan perbuatan tidak satu", 
kata Benny.

      Intinya, lanjut dia, ada keresahan di masyarakat bawah yang mengharapkan 
pemerintah untuk bertindak guna meningkatkan kesejahteraan rakyat, lemahnya 
penegakan hukum, intoleransi dimana-mana.

      Ia menambahkan, para tokoh lintas agama akan bertemu kembali dan 
menentukan sikap apa yang akan diambil nanti. Pada saat ini, badan pekerja 
hanya menyiapkan bahan dan data, serta masukan dari masyarakat untuk 
disampaikan kepada tokoh lintas agama, katanya.

      Sebelumnya, para tokoh lintas agama meminta pemerintah menghentikan 
segala bentuk kebohongan yang melukai hati nurasi masyarakat dan bertentangan 
dengan konstitusi.

      "Segala bentuk kebohongan harus dihentikan. Undang-undang tidak lagi 
menjadi acuan dalam menjalankan bangsa dan negara," kata Mantan Ketua Umum 
Pengurus Pusat Muhammadiyah dan Pendiri Maarif Institute, Ahmad Syafii Maarif 
di Jakarta, Senin.

      Sembilan tokoh lintas agama berkumpul di kantor PP Muhammadiyah untuk 
menyampaikan pernyataan pencanangan tahun perlawanan terhadap kebohongan.

      Para tokoh agama tersebut di antaranya Bikkhu Pannyavaro Mahathera, 
Pendeta Andreas A Yewangoe, Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, KH 
Shalahuddin Wahid dan Romo Magnis Suseno.

      Beberapa hal yang dianggap sebagai kebohongan pemerintah seperti bidang 
ekonomi, penegakan HAM, kasus lapindo, kebebasan beragama, perlindungan 
terhadap pekerja migran dan pemberantasan korupsi. (ANTARA/L3)
     


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke