http://forum.detik.com/keterlaluan-ruhut-sitompul-non-jawa-jangan-bermimpi-jadi-presiden-t229998.html?s=dc2f9420de20daa2a8fa432a0c18a64a&nd991103frm

Ruhut Sitompul: Non Jawa Jangan Bermimpi Jadi Presiden 

RMOL. Urusan Jawa dan non Jawa agaknya masih penting untuk dibicarakan di atas 
pentas politik Indonesia.

Setidaknya demikian menurut Jurubicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul. Seperti 
dimuat Harian Rakyat Merdeka edisi hari ini (Kamis, 13/1), Ruhut menyarankan 
agar politisi non Jawa jangan bermimpi jadi presiden. Politisi-politisi non 
Jawa itu dimintanya untuk bersabar dulu, dan jangan nggege mongso (memaksakan 
kehendak) karena "Belanda masih jauh."

"Ini bukan SARA tapi realitas politik. Kita sudah dua kali lakukan pemilihan 
presiden langsung, tapi yang masuk tiga besar, calon-calon dari Jawa," ujar 
Ruhut.

Menurut Ruhut, apa yang disampaikannya bukan asal bicara, tapi realitas yang 
dirasakan. Kata dia, jangankan dipilih langsung rakyat, di internal partai 
saja, calon dari luar Jawa selalu kalah. Sebagai contoh, Ruhut menunjuk bekas 
Ketua Umum Golkar Akbar Tandjung. Akbar, sudah pernah berjuang habishabisan 
pasang badan untuk Golkar tapi dalam konvensi capres Golkar, dia kalah oleh 
Wiranto yang tokoh Jawa.

"Ini bukti yang tidak bisa dihindari. Saya bisa ngomong begini karena jadi 
saksi hidup pada konvensi capres Golkar. Ketika itu saya masih di Golkar dan 
menjadi salah satu panitia konvensi, kata Ruhut dengan enteng.

Pernyataan Ruhut ini disampaikan untuk menanggapi pernyataan politisi Partai 
Amanat Nasional (PAN) Muhammad Nadjib. Menurut Nadjib, tidak tertutup 
kemungkinan Partai Demokrat akan mengambil bos PAN Hatta Rajasa yang lahir di 
Palembang tahun 1953 silam sebagai capres maupun cawapres.

Menurut Najib, kemungkinan itu bisa dilihat dari beberapa indikasi, di 
antaranya, pada pilpres 2009, Hatta ditunjuk sebagai ketua tim sukses 
SBY-Boediono. Selain itu, lanjutnya, Hatta pernah jadi menteri dan sekarang 
malah menjabat Menko Perekonomian.

"Jadi, saya pikir Hatta sudah pantas dijadikan capres," katanya.

Politisi PAN itu mengakui, hingga saat ini belum ada pembicaraan sama sekali 
dengan Demokrat atau partai lain untuk mengajukan Hatta sebagai capres atau 
cawapres.

Sementara menurut Ruhut, Demokrat belum memutuskan masalah capres, masih 
menunggu keputusan majelis tinggi. Tapi Ruhut yakin, tak mungkin Demokrat 
mencalonkan Hatta Rajasa sebagai presiden, karena masih banyak kader Demokrat 
yang pantas. Dia menyebut tiga nama yakni Ani Yudhoyono, Pramono Edy Wibowo dan 
Anas Urbaningrum.

"Kayaknya, Demokrat akan memprioritaskan kader dari dalam," kata Ruhut.

Pernyataan Ruhut ini tentu juga menyentil parpol lain yang sudah memunculkan 
sejumlah nama capres dari non Jawa. [guh] 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke