Kapitalis Hanyalah Pengusaha Dan Sosialis Adalah Tengkulak !!!
                                               
Kapitalis enggak ada yang berjiwa sosial, karena perilaku kapitalis dasarnya 
juga adalah sosiawan.

Apakah maksudnya adalah sosialis yang berjiwa kapitalis, karena yang begini ini 
biasanya penguasa, monopoli, berjiwa lintah darat.

Kalo anda saksikan di Amerika dimana orang2 miskin, pengangguran, orang tua, 
orang cacat dan semua yang butuh bantuan bisa dibantu pemerintah, bukanlah 
berarti pemerintah Amerika ini beraliran sosialis.  Amerika tetap negara 
kapitalis dan semua tindakan2 yang sosiawan ini bukanlah berasal dari orang2 
sosialis melainkan justru dari pajak para kapitalis.  Kaum sosialis justru 
tidak pernah menolong orang miskin meskipun sering berpidato sebagai pembela 
orang miskin.  Kaum sosialis ini hanya mencatut mewakili kaum miskin untuk 
memeras para kapitalis dimana hasil pemerasan ini hanya digunakan untuk 
memperkaya dirinya sendiri memiskinkan orang miskin yang kemudian disalahkan 
sebagai kaum kapitalist yang kurang banyak membayar pajaknya. Itulah sebabnya 
kali partai Demokrat menang berkuasa, maka pajak dinaikkan.  Sebaliknya bila 
partai Republik menang berkuasa, maka pajak diturunkan, kalo perlu tidak ada 
pajak sama sekali.  Para kaum kapitalis selalu menekankan pemerintahan yang 
hemat tidak banyak pegawainya, karena kalo terlalu banyak pegawai maka selalu 
korupsi yang tidak pernah membawa kemajuan negara.

Kapitalis sendiri hanyalah orang2 kaya pemilik kapital.  Biasanya bisa menjadi 
kaya karena berdagang.  Maka setiap jiwa pedagang harus pandai2 membawa diri, 
perilakunya harus baik, menarik dan mengundang para langganan atau pembeli.  
Satu2nya cara promosi untuk menarik langganan tidak ada yang lebih baik 
daripada berperilaku sebagai sosiawan, selalu membantu satu yang susah dengan 
perhitungan kalo yang susah bisa dibantunya maka akan bertambah lagi satu 
langganannya.

Beda dengan kaum sosialis, mereka sama sekali bukan kapitalis, bukan orang kaya 
meskipun adakalanya bisa kaya mendadak bukan dari berdagang melainkan dari 
memeras, menipu, menjadi penguasa korup dan lain2nya yang sejenis.  Mereka ini 
selalu menyalahkan kapitalis dan menghalalkan untuk merampoknya.

Jadi disini bedanya, kalo seorang kapitalis menjadi kaya dari usaha dagangnya 
yang perlu memelihara simpati langganan, sebaliknya sosialis itu menjadi kaya 
bukan dari usaha melainkan dari korupsi, kolusi, dan memeras masyarakat sambil 
menjadikan kapitalis sebagai kambing hitamnya, mereka ini tidak perlu langganan 
karena memang pada dasarnya bukan pengusaha yang perlu langganan, mereka ini 
perlu kekuasaan yang bisa memaksa orang lain mendukungnya.

Meskipun pada expressi fisik tampak sama2 kayanya, namun karena latar belakang 
kekayaannya didapat dengan cara berbeda, maka berbeda pulalah sifat2nya.

Sama dengan penjajah dizaman dulu, semuanya bukanlah kapitalis melainkan bajak 
laut.  Barulah para bajak laut ini kemudian berkuasa dan mengundang para 
kapitalist untuk diperahnya dengan diberinya izin berusaha.  Para kapitalis 
hanya mendompleng kekuasaan untuk mengamankan usahanya.  Para penguasa memerah 
para kapitalis dengan cara memberi keamanan bagi mereka untuk berusaha.

Ny. Muslim binti Muskitawati.










------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke