Dianggap Menyetrika Kurang Rapih Malah Diseterika
                               
Begitulah nasib Sariam, muslimah yang kafah dari Indonesia yang percaya bahwa 
Arab Saudia adalah negeri para nabi, para utusan Allah yang suci, agung, maha 
adil dan disayangi Allah.

Keyakinan Sariam inilah yang mendorong dirinya untuk berangkat dan bekerja di 
Arab Saudia yang dalam anggapannya sambil menyelam minum air, yang artinya 
sambil bekerja menabung uang juga menabung pahala sekalian naik haji setiap 
liburannya.

http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/nasional/11/01/21/159986-menyetrika-baju-tak-rapi-saya-disetrika-dengan-setrikaan-panas

Namun memang dunia Islam merupakan dunia yang mengenaskan, umatnya selalu 
disuguhi berita yang muluk2 dan menutupi berbagai bencana dan malapetaka yang 
diciptakan agamanya, umatnya, dan kepada sesama umatnya sendiri.

Negara para asal nabi ini ternyata merupakan neraka dunia bagi para pekerja 
Indonesia tapi tidak boleh diberitakan sebagai neraka dunia melainkan selalu 
disanjung sebagai sorga dunia, aman tentram, adil damai, dan semuanya kaya raya.

Sariam yang rapi menyeterika baju majikan dan anak2 majikannya dianggap kurang 
rapi, lalu dihukum dengan diseterika mukanya.  Makanan yang ada dilemari es 
tidak boleh dimakan pembantu (budak), karena pembantu (budak) hanya boleh makan 
yang tidak disimpan dilemari es yang sudah basi.  Kalo ketangkap memakan 
makanan yang ada dilemari es akan dituduh mencuri dan tangannya dipukul pakai 
palu dan mukanya ditonjok dengan benda tumpul sehigga giginya semua rontok.  
Tapi tidak cukup semuanya itu, juga gajinya dipotong.  Demikianlah, dalam 
sebulan kerja pasti ada lebih dari sekali dianggap salah meskipun sebenarnya 
tidak bersalah.

Baru bekerja tiga bulan dengan cara2 Syariah Islam, ternyata Sariam tidak 
tahan, berdoa kepada Allah agar cobaan ini jangan diteruskan tapi dihentikan, 
ternyata doanya ditolak karena doanya melanggar Syariah Islam yang justru 
begitulah cara2 yang seharusnya diterima oleh para pembantu (budak).

Bukan karena adik majikannya berbaik hati, melainkan memang adik majikannya 
diperintah majikannya untuk mengantarkan Sariam ke RS yang tidak sadarkan diri 
setelah digebukin dengan ber-macam2 cara.  Majikannya takut kalo Sariam mati 
dirumahnya bisa lebih merepotkan lagi.  Demikianlah akhirnya Sariam yang dalam 
keadaan tidak sadar ini dititipkan di RS yang terdekat.

Setelah dirawat 47 hari di RS, Sariam dipulangkan ke Cianjur dalam kondisi 
tubuh cacat.  Untuk cacat dan siksaan inipun Sariam masih berterima kasih 
kepada Allah karena masih bisa dipulangkan ke Cianjur untuk menanti ajalnya.  
Rupanya Sariam belum diizinkan untuk mati ditanah suci menambah pahala.

Tulisan ini bukan menghina agama atau bangsa tertentu, tapi memang berita ini 
asalnya dikutib dari koran Islam (Republika) sehingga sebagai umat Islam 
diwajibkan percaya khusus untuk berita2 dari sumber2 yang Islamiah.

Ny. Muslim binti Muskitawati.








------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke