Jadi, saya ulang: otak PAREWA PAREWA itu jelas sudah rusak...

Dia bukan manusia normal lagi.

Dia sudah gila.

Saya rentang....

PAREWA PAREWA itu adalah korban kedunguan orang tuanya yang
dungu-dungu kayak anjing dan yang tidak memberikan pendidikan yang
memadai untuk dia: dia juga dungu kayak anjing seperti mereka.

Dia tidak dilatih untuk memakai otaknya buat berfikir, dia tidak
dilatih untuk berfikir kritis.

Dia tidak dilatih untuk mempertanyakan apa yang dikatakan orang
sekelilingnya.

Dia dilatih buat biasa bersikap seperti anjing budug lapar
dihadapan taik angat: diajar untuk melahap apa saja yang dikatakan
orang sekelilingnya.

Makanya, dia sama-sama tidak punya harga diri seperti orang tuanya
yang dungu kayak anjing itu dan sama-sama bersedia menjadi korban
kibulan orang Arab primitif.

Lalu, berkat kemajuan teknologi, dia punya akses ke internet dan
sempat melihat kenyataan lain yang pahit lagi menyilaukan yang
ditunjukkan orang lain di internet: ajaran agama Islam yang
dianutnya dan yang dikiranya berdasarkan kebenaran dan berdasarkan
wahyu dari Allah itu ternyata cuman berdasarkan omong kosong dan
kibulan hasil khayalan orang Arab primitif.

Karena dia tidak dilatih untuk memakai otaknya untuk berfikir dan
untuk mempertanyakan apa yang dia yakini selama ini maka dia
bingung dihadapan kenyataan itu: groggy.

Dia jadi gila.

Gila dan lantas kalap.

Lalu dia jadi tukang fitnah dan penyebar dusta.

Seperti halnya hampir semua peserta Islam yang hadir disini yang
seperti dia juga tidak terlatih untuk memakai otak mereka buat
berfikir, untuk berfikir secara kritis.

Untuk kembali menemukan keseimbangan, hanya psikiater yang bisa
menolongnya.

Tapi PAREWA PAREWA takut berobat.

--- In [email protected], PAREWA <parewa70@...> wrote:
>
> ...dan mengutip kant atau siapapun tak bikin anda keliatan pintar
> 
> --- Pada Sen, 24/1/11, Jusfiq <kesayangan.allah@...> menulis:
> 
> Dari: Jusfiq <kesayangan.allah@...>
> Judul: [proletar] Kutipan dari buku Kant..
> Kepada: [email protected]
> Tanggal: Senin, 24 Januari, 2011, 9:03 PM
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Â 
> 
> 
> 
>   
> 
> 
>     
>       
>       
>       Kutipan dari buku Kant "Menuju Perdamaian Abadi"....
> 
> 
> 
> --
> 
> 
> 
> 3. "Standing Armies (miles perpetuus) Shall in Time Be Totally Abolished"
> 
> 
> 
> For they incessantly menace other states by their readiness to appear at all 
> times prepared for war; they incite them to compete with each other in the 
> number of armed men, and there is no limit to this. For this reason, the cost 
> of peace finally becomes more oppressive than that of a short war, and 
> consequently a standing army is itself a cause of offensive war waged in 
> order to relieve the state of this burden. Add to this that to pay men to 
> kill or to be killed seems to entail using them as mere machines and tools in 
> the hand of another (the state), and this is hardly compatible with the 
> rights of mankind in our own person. But the periodic and voluntary military 
> exercises of citizens who thereby secure themselves and their country against 
> foreign aggression are entirely different.
> 
> 
> 
> The accumulation of treasure would have the same effect, for, of the three 
> powers--the power of armies, of alliances, and of money--the third is perhaps 
> the most dependable weapon. Such accumulation of treasure is regarded by 
> other states as a threat of war, and if it were not for the difficulties in 
> learning the amount, it would force the other state to make an early attack.
> 
> 
> 
> --
> 
> 
> 
> 
> 
>     
>      
> 
>     
>     
> 
> 
>  
> 
> 
> 
>   
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke