Refeleksi : Kalau tidak diperkosa dan karena tuntutan biologis seharusnya sudah mesti tahu bagaimna menghindarkan hamil yang tidak dikehendaki, antara lain partner harus memakai kondom yang juga untuk mencegah kemungkinan terjangkit penyakit kelamin.
http://www.pikiran-rakyat.com/node/133229 Sepanjang 2010, TKI Hamil Mencapai 471 Kasus Selasa, 25/01/2011 - 03:25 JAKARTA, (PRLM).- Kasus terbanyak yang dihadapi para tenaga kerja Indonesia sepanjang 2010 adalah pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak. Dari 60.339 orang TKI yang bermasalah, 22.123 orang di antaranya terkena PHK sepihak. Sementara TKI hamil mencapai 471 kasus. "Mereka pada umumnya secara sadar melaporkan masalahnya setibanya di terminal kedatangan di masing-masing embarkasi," kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar di Jakarta,Senin (24/1). Selain kasus PHK sepihak, kasus lainnya yang menimpa para TKI itu adalah sakit akibat kerja 12.772 kasus, gaji tidak dibayar 2.874 kasus, penganiayaan 4.336 kasus dan pelecehan seksual 2.978 kasus. Kasus-kasus lainnya meliputi dokumen tidak lengkap 1.894, sakit bawaan 1.773, majikan bermasalah 4.358, pekerjaan tidak sesuai kontrak kerja 989, kecelakaan kerja 867, majikan meninggal 677, komunikasi tidak lancar 534, tidak mampu bekerja 868, membawa anak-anak 161 dan lain-lain 2.734. "Khusus mereka yang mengalami masalah kesehatan dan yang membawa anak langsung dirujuk pada rumah sakit atau dokter untuk penanganan selanjutnya. Pemerintah juga menyiapkan psikiater bagi TKI yang mengalami gangguan psikis," kata Muhaimin. Disebutkan, penanganan TKI bermasalah pada 2010 lebih baik dari tahun sebelumnya. Selain karena berakhirnya dualisme sistem penempatan TKI di luar negeri setelah terbitnya Peraturan Menteri No. 14/2010 yang menyatakan BNP2TKI (Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI) sebagai pelaksana penempatan dan perlindungan TKI, penanganan teknis perlindungan juga menunjukkan kemajuan. "Saat ini BNP2TKI diberikan wewenang penuh untuk menangani penempatan dan perlindungan TKI. Perlindungan TKI sebenarnya sudah menunjukkan kemajuan. Pertama, baik Malaysia maupun Arab Saudi, dua negara yang cukup mendapat sorotan, pemerintahnya berkomitmen kuat untuk semakin melindungi TKI. Kedua, di dua negara tersebut sudah ada tim bersama yang secara teknis menangani masalah TKI dan ini tidak ada sebelumnya," ujarnya. Muhaimin menambahkan, pemerintah secara langsung dan cepat menangani berbagai kasus TKI, khususnya yang menjadi sorotan publik. "Jadi kalau disampaikan bahwa pemerintah berbohong dan membiarkan kasus-kasus TKI saya minta seyogyanya mereka bisa melihat secara utuh semua masalah TKI sepanjang tahun 2010," tambah Muhaimin. Untuk tahun 2011, lanjut dia, pemerintah selain menargetkan penurunan kasus-kasus TKI Bermasalah, juga meningkatkan berbagai bentuk pelayanan TKI seperti pelayanan satu atap di setiap bandara keberangkatan TKI dan MoU antara Indonesia dengan negara-negara penempatan. (A-78/das)*** [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
