From: "blubps" <[email protected]> > mengapa setiap kali membahas lonte (sebagai sebuah pekerjaan, bukan > "sekedar" > makian!), hanya mengait2kannya dengan persoalan kemiskinan sebagai kambing > hitam > di satu pihak, dan perempuan tak berdaya di pihak lain? ++++ yup, tidak sedikit yang namanya lonte bukan karena ekonomi, melainkan memang suka. Dan ada lagi karena sulitnya mendapat pekerjaan, biarpun sudah ber gelar tetap saja masuk kedunia bawah tanah. Tidak sedikit pula kekurangan uang yang bukan karena tidak bisa makan, melainkan kekurangan uang karena ingin terlihat mampu didalam membeli ini dan itu.
Dunia bawah tanah tidak bisa dilihat hitam dan putih, dan tidak ada di bumi yang mampu menghilangkan dunia bawah tanah ini, karena demand dan supply selalu ada, yang namanya pria tidak sedikit pikirannya memang ke arah bawah puser melulu, dan jalan keluarnya mencari dunia bawah tanah. Singapore yang sedemikian ketat pun tetap saja melakukan lokalisasi, sedang dinegara maju malah dijadikan profesi yang dikenai pajak. Hitam dan putih bukan berarti tidak ada kelabu. sur. ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
