lonte itu melambangkan kemalasan, putus asa. sebagai manusia, lonte sama aja dengan kita2 karena mereka manusia juga yang bisa berdosa dan berpahala. tapi, kalo berbicara 'the fittest of survival', lonte adalah manusia gagal, manusia yang gagal bekompetisi.
fyi, kita ini kan pada dasarnya adalah 'kompetitor yang terbaik'. artinya, dari berjuta-juta sperma yang berkompetisi untuk menjadi yang terbaik, hanya ada 1 pemenang ke indung telur. that's us. kita hidup di dunia ini sudah dibekali berbagai macam 'tools' oleh tuhan, disamping 'tools' bersifat materi seperti mata, tangan, kaki, dan juga dibekali 'tools' bersifat ghaib, seperti pikiran, akal, cerdik, dll. dengan segala macam 'tools yang diberikan tuhan, kita wajib bekerja keras untuk hidup. semua ciptaan tuhan seperti binatang yang bekerja berburu untuk hidup, tanaman yang berusaha untuk kena sinar matahari untuk hidup. disebutkan bahwa lonte sebagai profesi tertua di dunia, karena dari sejak jaman dulu, sesuai dengan sifat manusia, ada banyak manusia pemalas dan manusia gagal, seperti lonte2 itu lah. --- In [email protected], blubps <blubps@...> wrote: > > mengapa setiap kali membahas lonte (sebagai sebuah pekerjaan, bukan "sekedar" > makian!), hanya mengait2kannya dengan persoalan kemiskinan sebagai kambing > hitam > di satu pihak, dan perempuan tak berdaya di pihak lain? > > > mengapa tidak mencoba melihatnya dengan perspektip "lain" bahwa lonte, > perlontean (dalam segala variasi dan manifestasinya, entah prostitue-nya > perempuan, laki2, maupun waria) adalah sebuah industri yang berkaitan dengan > profesi-profesionalisme-profesionalitas, dengan menggunakan tubuh sebagai > modal > utama? > > jika prostitute, terlepas dia melakoni profesinya dengan suka rela ataupun > terpaksa, mudah dilihat dari kacamata seperti itu, menurut saya, akan mudah > dipahami bahwa seorang prostitute sesungguhnya tidaklah beda dengan Anda dan > saya, sama2 manusia berdaya. > > dan, sangat boleh jadi, seorang prostitue memiliki sisi2 kemanusiaan yang > mulia > dan nyata lebih daripada Anda dan saya! > > > blub! > > > --- baswati <baswati@> wrote: > > > > > > On Wed, 2011-02-02 at 02:58 +0000, liman_pap@ wrote: > > > > > > > Tidak ada yang sejak kecil bercita cita jadi lonte. Yang jadi lonte juga > >berharap suatu hari bisa berkeluarga dan keluar dari lembah > > > hitam. Tidak ada lonte yang yang ingin anaknya mengikuti jejaknya. > > > > > > Kemiskinan, kurangnya pendidikan dan tidak adanya jaminan sosial dari > > > Negara > >yang membuat sebagian rakyatnya terjerumus. > > > > > > > Setuju Mas, > > > > Masalah pokok adalah Ekonomi di sisi calon lonthe bersifat pasif karena > > tugas > >pemerintah yang harus aktif; dan pendidikan di sisi calo lonthe menyiapkan > >dirinya mengakses sumber ekonmi diluar dunia perlontean. Ketika akses itu > >tersembat maka hanya selangkangan modal yang paling gampang. > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
