Refleksi : Jangan jadi penonton pasif tanpa  bertepuk tangan gembira ria bahwa 
Yudhoyono bertemu Bos IMF. Bukankah ini pertemuan tingkat tinggi.


http://www.antaranews.com/berita/244450/yudhoyono-bertemu-bos-imf

Yudhoyono Bertemu Bos IMF 
Rabu, 02 Februari 2011 16:37 WIB

 
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) berjabat tangan dengan Direktur 
Pelaksana International Monetery Fund (IMF) Dominique Strauss-Kahn (kiri) saat 
pertemuan di kantor Presiden, Jakarta, Rabu (2/2). (ANTARA/Prasetyo Utomo)

  Asia secara umum, dan Indonesia secara khusus, memiliki peran lebih besar 
dibandingkan sebelumnya 
Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertemu dengan 
delegasi Dana Moneter Internasional (IMF) yang dipimpin Direktur Pelaksana IMF 
Dominique Strauss-Kahn untuk membahas situasi perekenomian global saat ini.

Pertemuan itu diadakan di Kantor Presiden, Rabu siang, sebelum Presiden 
Yudhoyono menjemput warga negara Indonesia yang dievakuasi dari Mesir di 
Bandara Soekarno Hatta.

Selain Strauss-Kahn, para pembesar IMF lainnya yang datang adalah Direktor Asia 
and Pacifik IMF Anoop Singh, Advisor Office of the MD IMF Ernesto Ramirez Rigo 
dan Kepala Perwakilan IMF di Jakarta Milan Zavadjil.

Presiden sendiri didampingi oleh tim ekonominya, yaitu Menko Perkonomian Hatta 
Rajasa, Kepala Bappenas Armida Alisjahbana, dan Wakil Menkeu Anny Ratnawati, di 
samping juga Staf Khusus Presiden bidang Hubungan Internasional Teuku 
Faizahsyah dan Gubernur BI Darmin Nasution.

Sementara itu, seperti dikutip AFP, Strauss-Kahn mengatakan IMF ingn melakukan 
awal baru yang segar di Asia dengan memulai kunjungan ke Indonesia, negara yang 
disebutya perekonomian terbesar di Asia Tenggara.

"Pesan utama hari ini adalah sederhana. Kita harus melihat ke depan. IMF telah 
berubah," kata Strauss-Kahn. "Di hadapan Anda adalah IMF yang baru dimana ada 
kuasa voting dan suara negara-negara Asia meningkat banyak.

Bos IMF ini melukiskan pertemuannya dengan Yudhoyono adalah "fondasi bagi 
pembangunan kembali pola hubungan baru antara IMF dan Asia, serta Indonesia 
pada khususnya."

"Reformasi terakhir yang kita laksanakan dalam ketatakelolaan telah mengubah 
IMF dalam merefleksikan secara lebih baik bahwa negara-negara di dunia dan 
negara baru di dunia, Asia secara umum, dan Indonesia secara khusus, memiliki 
peran lebih besar dibandingkan sebelumnya," katanya kepada para wartawan di 
Singapura, usai mengunjungi Jakarta.  (*)

T.F008*G003
Berita Terkait
  a.. Pemerintah Lelang SUN Rp5 Triliun 8 Februari 
  b.. Di Ajang Gaul Davos
  c.. 80 Persen Rakyat Irlandia Ingin Bailout Direnegosiasikan
  d.. Presiden Akhiri Kunjungan Kerja di Swiss
  e.. Carlos Vela Setuju Dipinjamkan ke Albion
Video Terkait
  a.. DPR Apresiasi APBN 2011
  b.. Presiden Ajak Santai Tanggapi Refleksi


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke