Bagaimana dengan Walikota Solo yang tidak mau ambil gajinya, melecehkan negarakah?
http://us.politik.vivanews.com/news/read/202003-ribut-soal-gaji--sby-tengoklah-walikota-solo --- Polri: Koin untuk Presiden Pelecehan Simbol Negara TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kadiv Humas Polri Irjen Pol Anton Bahrul Alam menyatakan bahwa aksi "Koin untuk Presiden" di DPR adalah penghinaan simbol negara. Bahkan, secara tegas Anton menyebut bahwa aksi di tempat dewan terhormat itu adalah bentuk pelecehan simbol negara, yakni Presiden. Karena itu, Mabes Polri siap membuka pintu jika anggota Komisi III DPR yang juga Juru Bicara Partai Demokrat, Ruhut Poltak Sitompul ingin melaporkan anggota DPR yang diduga menggagas aksi tersebut. "Betul (penghinaan simbol negara). Polri segera menyambut itu," kata Anton Bahrul Alam di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (2/1/2011). Anton mengatakan, Polri berharap masyarakat segera menghentikan aksi penggalangan uang recehan "Koin untuk Presiden" itu lagi. "Itu merupakan pelecehan," tegas Anton. Anton menegaskan, bahwa setiap warga negara bisa diproses hukum jika ada indikasi menggagas aksi yang melecehkan simbol negara tersebut, tak terkecuali anggota DPR. "Ya semuanya. Hukum tidak memandang siapapun. Polri menunggu laporan dan siap menindaklanjutinya. Iya, itu pelecehan," tandasnya. Apa yang disampaikan pihak Polri ini, hampir sama dengan pernyataan juru bicara Presiden, Julian Pasha, bahwa aksi pengumpulan uang receh itu oleh anggota DPR itu adalah pelecehan simbol negara. Bahkan, pihak Presiden tengah menimbang-nimbang untuk melaporkan kasus tersebut. Sebagaimana Tribunnews.com beritakan, bahwa sejumlah anggota DPR melakukan aksi pengumpulan "Koin untuk Presiden" di sela-sela rapat kerja Kapolri dan Komisi III di Gedung DPR pada 24 Januari 2011. Bahkan, anggota Komisi III dari P Golkat, Bambang Soesatyo sempat mengajak Kabareskrim Pol Komjen Ito Sumardi untuk berpartisipasi mengikuti aksi tersebut. Aksi ini terjadi setelah Presiden SBY curhat soal gajinya yang belum naik selama 7 tahun menjabat di acara Rapimnas TNI/Polri. Partai Demokrat telah melaporkan pelecehan terhadap Ketua Ketua Dewan Pembinannya itu ke Badan Kehormatan DPR. Anggota DPR yang juga Juru Bicara P Demokrat, Ruhut "Poltak" Sitompul mengakui partai tersinggung berat aksi pelecehan simbol negara tersebut. Kini, aksi yang diduga pelecehan simbol negara tersebut mendapat aksi tandingan, aksi "Koin untuk Koruptor". http://www.tribunnews.com/2011/02/02/polri-koin-untuk-presiden-pelecehan-simbol-negara ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
