Panglima TNI Anggap Koin untuk Presiden Sah-sah Saja RMOL. Pihak Istana tersinggung dengan aksi masyarakat mengumpulkan koin untuk Presiden SBY. Aksi itu digelar menyusul pernyataan Presiden SBY tentang gajinya yang tidak pernah naik selama tujuh tahun. Walau tak bermaksud mengeluh, namun tak urung pernyataan SBY itu memancing berbagai reaksi di tengah masyarakat.
Menurut Jurubicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha pihak Istana tidak akan segan membawa aksi pengumpulan koin untuk Presiden SBY itu ke ranah hukum. Di sisi lain, kelompok mahasiswa, seperti Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), misalnya, mengatakan, keberatan Istana itu memperlihatkan kekalutan karena tak bisa menghadapi reaksi masyarakat. Adapun Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono menganggap bahwa berbagai aksi yang digelar kelompok masyarakat untuk memperlihatkan ketidakpuasan terhadap jalannya pemerintahan, termasuk mengumpulkan koin untuk Presiden SBY, adalah hal yang biasa selagi dilakukan tidak dengan cara-cara anarkis. "Itu hak politik warganegara untuk menyampaikan pendapatnya. Itu sah-sah saja selama tidak anarkis," ujar Laksamana Agus kepada Rakyat Merdeka Online usai mengikuti rapat di Komisi I DPR di Senayan, Rabu siang (2/2). [guh] http://www.rakyatmerdeka.co.id/news.php?id=16914 ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
