Perang Pemuda Pancasila vs. FPI Cuma Salah Paham Wilayah Saja!!
Sejarahnya Dunia preman yang tertua itu adalah Pemuda Pancasila yang jagoannya
dan pendirinya adalah Yapto anak jenderal militer yang diperalat Suharto. Tugas
Yapto adalah membackingi dan melindungi kepentingan keluarga Suharto. Semua
anggauta preman ini wajib belajar Karate kepada Tengku Syahriar Mahyudin yang
katanya DAN 10 aliran Karate Black Panther dari Korea Selatan. Demikianlah
suatu waktu, Tengku Syahriar yang menjadi tangan kanan Kodam Jaya Amier Mahmud
bentrok dengan Anton Lesiangi DAN IV pemimpin Karateka aliran Kotokan,
bentrokan ini berakhir dengan perkelahian adu kepandaian, dan hasilnya, Tengku
Syahriar mati kutu, babak belur digebukin oleh jagoan tingkat yang lebih rendah
dari perguruan Jepang ini.
Setelah kejadian itu, kedua nama orang ini hilang, entah masih hidup atau
keduanya sudah sama2 mati. Yang pasti, Tengku Syariar Mahyudin ini selain
jagoan Karateka Black Panther tetapi juga jago meramal yang ramalannya selalu
memenuhi semua majalah2 di Indonesia. Anehnya, kenapa si Tengku ini salah
ngeramal bakal digebukin Anton Lesiangi sampai babak belur memalukan begitu ???
Ini urusan Allah, mungkin juga Allah yang salah dalam membisiki Tengku
Syahriar.
Anton Lesiangi adalah ketua Porki yaitu Persatuan olah raga karateka Indonesia,
sedangkan Tengku Syariar adalah pelatih Kopasus yang setelah peristiwa kalah
dari Anton Lesiangi, maka kedudukan sebagai pelatih nya juga dicopot dan
digantikan oleh Merpati Putih yang jagoannya adalah penipu dari Jawa yang bisa
main santet dari aliran Muhamadiah. Mereka2 inilah kemungkinannya menjadi
cikal bakal FPI karena FPI juga berasal dari aliran tapak suci yang kemudian
terpecah dua namanya menjadi Merpati Putih. Tapak Suci kemudian tenggelam
namanya dan Merpati Putih meroket namanya gara2 melatih Kopasus.
Sialnya, setelah Kopasus jago pencak Merpati Putih, maka jagoannya ini mencoba
ilmu ke Glodok, memeras dan menggampari nenek2 cina sehingga ada pemuda jago
kungfu menjadi marah, hanya segebrakan saja jagoan Merpati Putih Kopasus ini
kelenger diangkut teman2nya ke markasnya. Dari Markas Kopasus inilah kemudian
beriringan keluar 10 truk berisi pasukan khusus baret merah menuju Glodok dan
habislah seluruh Glodok yang tidak bersenjata ini di-obrak2 pasukan Kopasus
yang katanya terbaik didunia. Cina2 kabur ke Singapore, kemudian Suharto
mendamaikan dengan menyatakan adanya kesalah pahaman.
> "sunny" <ambon@...> wrote:
> Pemuda Pancasila, dikejar2, dihajar,
> dipenthungi/dipukuli memakai alat
> pemukul dan digebukin oleh para
> anggota FPI (Front pembela Islam).
> Bahkan mobil2 yang berlogo Pemuda
> Pancasila, dipukuli dan dipecah
> kaca2nya oleh anggota FPI dengan
> memakai berbagai senjata dan alat
. pemukul. Jangan kaget, karena
> Kapolri yang baru ini telah
> menyatakan bahwa beliau akan memakai
> FPI untuk menjaga keamanan?
Yapto ini bekerja sama dengan Prabowo mendirikan FPI dimana massa Muhammadiah
dibawah Amien Rais dilatih kopasus di Banten.
Demikianlah, massa FPI itu berasal dari Pemuda Pancasila dan Pemuda
Muhammadiah. Bisnisnya sama yaitu memeras pedagang dengan berkedok sebagai
security dan penagih hutang yang cara2nya adalah teror berdarah, membunuh,
membakar, mengobrak-abrik, dll.
Jadi vertikal keatas sumbernya sama, tapi vertikal kebawah tetap persaingan
cari kerja dan rebut2an kerjaan tetap sering terjadi yang tidak jarang hingga
bunuh2an sesamanya.
Dulu waktu peristiwa 13 Mei, Prabowo menyewa massa FPI dan Pemuda Pancasila
untuk berduet melakukan pemerkosaan massal dan penjarahan toko2 Cina di Glodok.
Tujuan Prabowo adalah untuk menangkap dan memenjarakan Habibie dan mengangkat
dirinya jadi presiden. Sayang gagal, dan Prabowo kemudian bersembunyi karena
tidak mampu membayar massa yang dijanjikannya uang itu. Memang segala yang
gagal akhirnya ludes. Jadi kalo saja Prabowo berhasil jadi presiden atau
sedikitnya jadi panglima RI, tentu tidak perlu lari sembunyi ke Yordania, semua
bisa dibayarnya. Namun memang bakatnya kurang, pangkatnya yang letnan Jendral
juga hasil karbitan yang masih mentah hingga dengan mudah digebah oleh Wiranto.
Jadi kalo kita melihat struktur organisasi preman ini, tidak beda dengan
Mafioso di Eropah maupun Amerika, yaitu sering bentrok sesama sesudah itu
ketua2nya saling berdamai lagi untuk kepentingan yang sama agar jangan sama2
hancur.
Demikianlah, perang sejenak antara FPI dan Pemuda Pancasila tidak akan
berlangsung lama karena berada dilevel terbawah dalam kaitannya rebut2an nafkah
saja dan nantinya juga akan berdamai lagi setelah masing2 ketuanya turun tangan.
Jadi jangan anda mengharapkan ada tontonan baik bisa mengadu FPI dan Pemuda
Pancasila karena kedua organisasi pantang diadu domba keduanya sama2 takut satu
sama lainnya. Lebih baik kerja sama menjarah toko2 Cina dalam suasana imlekan
begini. Juga lebih baik menjarah masyarakat atau umat Islam Ahmadiah yang
jelas merupakan kelompok Islam yang kaya2 dan eksklusif.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/