Refleksi : Apakah beras yang diimpor ini bukan milik penguasa yang adalah 
pengusaha? Kalau tak keliru, misalnya petani padi di Jepang diberikan subsidi 
oleh negara. Tekanan luarnegeri membuat mereka harus impor. 

Hal yang terkait yang membuat mereka tidak impor secara besar-besaran ialah 
pertumbuhan penduduk disana tidak sepesat di NKRI, 

Kalau kekurungan persediaan beras,mengapa rezim SBY memberikan konsesi kepada 
Bin Ladin Group dari Arab Saudia untuk menanam padi di Indonesia untuk 
kebutuhan Timur Tengah?

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2011/02/05/77236/Sengsarakan-Rakyat-Impor-Beras-Diusulkan-Berfatwa-Haram



 
05 Februari 2011 | 23:12 wibSengsarakan Rakyat, Impor Beras Diusulkan Berfatwa 
Haram

Jombang, CyberNews. Terkait rencana pemerintah untuk mengimpor beras, pengurus 
pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor mengusulkan kepada Dewan Syuro PBNU untuk 
mengeluarkan fatwa haram impor beras. "Impor beras akan semakin menyengsarakan 
petani, kami akan meminta fatwa haram impor beras kepada PBNU," tegas Ketua GP 
Ansor, Nusron Wahid.

Sebelumnya diberitakan, untuk menekan inflasi, pemerintah salah satunya akan 
menempuh cara dengan melakukan impor beras. Pada Desember tahun lalu pemerintah 
telah mengimpor beras sebanyak 80 ribu ton untuk stok beras nasional. "Impor 
beras adalah bentuk upaya pemiskinan rakyat secara sistematik," lanjutnya.

Nusron menambahkan, sangatlah ironis jika pada bulan Januari-Maret 2011 yang 
merupakan musim panen, pemerintah kembali akan mengimpor beras dengan kuota 
lebih banyak dari sebelumnya, sekitar 1,5 juta ton tanpa dikenakan bea masuk 
atau 0%.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke