http://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/11/01/29/161464-ingin-terjauhkan-dari-osteoporosis-mari-berolah-raga


Ingin Terjauhkan dari Osteoporosis? Mari Berolah Raga !

Sabtu, 29 Januari 2011, 21:19 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, Ingin tulang tetap padat dan tidak mudah terserang 
osteoporosis? Berolahragalah secara teratur karena olah raga dapat meningkatkan 
kepadatan mineral tulang, yang mencerminkan tulang yang kuat. Kepadatan tulang 
ditentukan oleh kadar kalsium dan vitamin D. Karena itu setiap orang 
memberlukan kalsium dan vitamin dalam jumlah cukup untuk mengurangi risiko 
osteoporosis dan pengeroposan tulang.

Lembaga Kesehatan Nasional (NIH) Amerika Serikat merekomendasikan asupan 
kalsium harian sebanyak 1.000 miligram per hari untuk pria berusia 19 - 70 
tahun, dan 1.200 miligram per hari untuk pria berusia lebih dari 70 tahun. 
Untuk vitamin D, direkomendasikan sebanyak 600 'international units' (IU) per 
hari pada orang dewasa hingga usia 70 tahun dan 800 IU untuk mereka yang 
berusia di atas 70 tahun.

Kalsium merupakan mineral yang paling banyak terdapat di dalam tubuh manusia. 
Kira-kira 99 persen kalsium terdapat di dalam jaringan keras yaitu tulang dan 
gigi. Sebanyak satu persen kalsium terdapat pada darah, dan jaringan lunak. 
Tanpa kalsium sebanyak satu persen ini, otot akan mengalami gangguan kontraksi, 
darah akan sulit membeku, dan transmisi saraf terganggu.

Untuk memenuhi kebutuhan satu persen kalsium ini, tubuh mengambilnya dari 
makanan yang dimakan atau dari tulang. Apabila makanan yang dimakan tidak dapat 
memenuhi kebutuhan, tubuh akan mengambilnya dari tulang sehingga jika hal ini 
terjadi dalam waktu lama, tulang akan mengalami pengeroposan.

Kalsium dapat diperoleh dari makanan seperti susu dan makanan yang terbuat dari 
susu, keju dan makanan yang terbuat dari keju, yogurt, ikan Sarden dan ikan 
lain yang dimakan bersama tulangnya, sayuran berwarna hijau gelap seperti bayam 
dan kangkung, sereal, jus jeruk, kacang kedelai dan makanan yang terbuat dari 
kedelai, serta roti dan makanan yang berasal dari biji-bijian.

Kekurangan kalsium dapat menimbulkan gangguan kesehatan seperti nyeri otot, 
keropos tulang/ osteoporosis, kekebalan tubuh berkurang, daya ingat berkurang, 
dan gangguan jantung. Sementara itu, Vitamin D sebetulnya bisa diproduksi tubuh 
setelah kulit menyerap sinar matahari. Vitamin D juga dapat diperoleh dengan 
cara mengonsumsi beberapa jenis makanan dan minuman seperti susu, sereal, 
telur, dan minyak ikan.

Kekurangan vitamin D dikaitkan dengan sejumlah penyakit seperti multiple 
sclerosis dan sejumlah jenis kanker, meskipun tidak ada data yang cukup untuk 
menyebutkan vitamin D dapat membantu mengobati atau mencegah penyakit itu. 
Kalsium dan vitamin D juga dapat diperoleh dengan mengonsumsi suplemen, tetapi 
sejumlah peneliti dari Australia menemukan bahwa mengonsumsi suplemen vitamin D 
dan Kalsium ternyata tidak dapat mencegah pengeroposan tulang.

Robin M. Daly dari Universitas Melbourne, Australia, dan sejumlah koleganya 
mengamati sejumlah pria perusia 59 hingga 70 yang secara acak diminta menjalani 
program olah raga, meminum susu yang telah diperkaya dengan kalsium dan vitamin 
D, melakukan keduanya, atau tidak melakukan keduanya sama sekali.

Mereka mengukur kepadatan tulang para pria itu sebelum dan sesudah penelitian 
yang berlangsung selama 18 bulan. Pada akhir penelitian, para pria yang berolah 
raga memiliki kepadatan tulang lebih tinggi dibanding mereka yang mengonsumsi 
makanan dengan suplemen 1.000 miligram kalsium dan 800 IU vitamin D per hari.

Menambahkan suplemen dalam program olah raga ternyata tidak memberikan 
keuntungan tambahan, yang mengisyaratkan bahwa para pria itu telah mendapatkan 
cukup vitamin D dan kalsium dalam diet mereka, dan kekuatan tulang mereka 
meningkat hanya dengan olah raga. Untuk membangun kepadatan tulang, diperlukan 
olah raga seperti lari atau angkat beban.

Dalam studi yang menggunakan hewan, kekurangan vitamin D dikaitkan dengan 
sejumlah penyakit seperti multiple sclerosis dan sejumlah jenis kanker. Namun, 
tidak ada data yang cukup untuk menyebutkan vitamin D dapat membantu mengobati 
atau mencegah penyakit itu, kata Zaidi.

Menurut the American College of Physicians, lebih dari 40 juta orang di AS 
mengalami osteoporosis, yang lebih banyak dialami wanita lanjut usia, tetapi 
sekitar tujuh persen pria kulit putih dan lima persen pria kulit hitam 
mengalaminya. 



Red: Djibril Muhammad
Sumber: Anatara

Berita terkait
'Gara-gara Subsidi BBM, Warga Jadi Kurang Olah Raga'
Mendiknas: Pendidikan dan Olahraga Harus Diintegrasi

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke