Refleksi : Ada saja yang haus darah di bawah bendera sang saka merah putih.

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/02/06/201338/123/101/Saksi-Enam-Jamaah-Ahmadiyah-Tewas


Bentrokan di Cikeusik
Saksi: Enam Jamaah Ahmadiyah Tewas 
Minggu, 06 Februari 2011 13:48 WIB       
MI/PANCA SYURKANI

PANDEGLANG--MICOM: Sebanyak enam orang anggota Jamaah Ahmadiyah meninggal 
akibat bentrokan antara jamaah keagamaan itu dengan warga di Desa Umbulan, 
Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Minggu (6/2) pagi. 

"Yang saya lihat ada enam orang yang meninggal, dan seluruhnya dari Jamaah 
Ahmadiyah," kata Lukman, saksi mata dan juga tokoh masyarakat Cikeusik ketika 
dikonfirmasi, Minggu (6/2). 

Lukmah menjelaskan, seluruh korban tidak diketahui identitasnya karena tak 
memiliki kartu identitas. Namun seluruhnya berasal dari luar daerah dan 
merupakan Jamaah Ahmadiyah. 

Sementara satu orang warga Desa Umbulan, Sarta, mengalami luka bacok pada 
lengah kanannya. 

"Lengan kanan Sarta hampir putus dibacok oleh anggota Jamaah Ahmadiyah," kata 
Lukman. 

Lukman juga menjelaskan, sebenarnya warga tidak bermaksud melakukan kekerasan. 
Masyarakat hanya ingin agar Jamaah Ahmadiyah di Cikeusik pimpinan Parman 
membubarkan diri. 

"Warga ingin Ahmadiyah itu membubarkan diri karena sudah dinyatakan sesat oleh 
Majelis Ulama Indonesia (MUI), tapi permintaan itu abaikan oleh mereka," 
katanya. 

Menurut Lukman, sebelumnya, pada Sabtu malam, puluhan anggota Jamaah Ahmadiyah 
dari Kota Bogor tiba di Cikeusik dengan menumpang dua kendaraan roda empat, dan 
menginap di rumah Parman. 

Pada Minggu pagi, sekitar seribuan warga dari berbagai daerah, di antaranya 
berasal dari Kecamatan Cibaliung, Cikeusik, Kabupaten Pandeglang dan Kecamatan 
Malingping, Kabupaten Lebak, mendatangi rumah Parman. 

Saat massa tiba, puluhan Jamaah Ahmadiyah yang berada di rumah Parman sudan 
siap dan mereka membawa berbagai jenis senjata tajam, seperti samurai, parang, 
dan tombak. 

Sesaat kemudian, kata Lukman, salah seorang anggota Jamaah Amhadiyah membacok 
lengan kanan Sarta hingga nyaris putus. 

"Pembacokan inilah yang memicu bentrokan. Warga marah karena melihat lengan 
kanan Sarta nyaris putus," kata Lukman. 

Sebelumnya Kepala Polres Pandeglang AKBP Alex Fauzy Rasyad menjelaskan, 
penyerangan warga Cikeusik terhadap Jamaah Ahmadiyah dipicu sikap jamaah yang 
mengeluarkan pernyataan bernada menantang warga setempat. 

"Sebenarnya situasinya sudah kondusif, dan masyarakat juga sudah tenang-tenang 
saja, tapi karena ada pernyataan bernada menantang dari Jamaah Ahmadiyah 
akhirnya warga terpancing," kata Kapolres ketika dikonfirmasi. 

Mengenai adanya korban jiwa dan insiden itu, Kapolres mengaku belum mendapat 
laporan secara resmi. 

"Kalau korban meninggal dunia kita belum tahu, tapi kalau yang mengalami luka 
berat memang ada empat orang, dan satu di antaranya kondisinya koma. Korban 
dibawa ke rumah sakit oleh anggota," ujarnya. (Ant/OL-3) 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke