Yah kalik sedikit sedenglah meski ga lebih dungu dari Pak @Yusfik.
Wong tinggal nulis "ada" apa "ga ada" kudu ditunggu harian. Oo lala, Pak
@Yusfik Pak @Yusfik.
--- In [email protected], "Jusfiq" <kesayangan.allah@...> wrote:
>
>
> "ndeboost" yang gila dan masih bicara tentang hukum di Indonesia..
>
> Ni orang jelas sedeng.
>
>
> --- In [email protected], "ndeboost" rambitesemak@ wrote:
> >
> > Ya biar hukum yang nanti bicara mengapa sampai demikian.
> > --- In [email protected], "sunny" <ambon@> wrote:
> > >
> > > Refleksi : Ada saja yang haus darah di bawah bendera sang saka
merah
> > putih.
> > >
> > >
> >
http://www.mediaindonesia.com/read/2011/02/06/201338/123/101/Saksi-Enam-\
\
> > Jamaah-Ahmadiyah-Tewas
> > >
> > >
> > > Bentrokan di Cikeusik
> > > Saksi: Enam Jamaah Ahmadiyah Tewas
> > > Minggu, 06 Februari 2011 13:48 WIB
> > > MI/PANCA SYURKANI
> > >
> > > PANDEGLANG--MICOM: Sebanyak enam orang anggota Jamaah Ahmadiyah
> > meninggal akibat bentrokan antara jamaah keagamaan itu dengan warga
di
> > Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Minggu (6/2)
> > pagi.
> > >
> > > "Yang saya lihat ada enam orang yang meninggal, dan seluruhnya
dari
> > Jamaah Ahmadiyah," kata Lukman, saksi mata dan juga tokoh masyarakat
> > Cikeusik ketika dikonfirmasi, Minggu (6/2).
> > >
> > > Lukmah menjelaskan, seluruh korban tidak diketahui identitasnya
karena
> > tak memiliki kartu identitas. Namun seluruhnya berasal dari luar
daerah
> > dan merupakan Jamaah Ahmadiyah.
> > >
> > > Sementara satu orang warga Desa Umbulan, Sarta, mengalami luka
bacok
> > pada lengah kanannya.
> > >
> > > "Lengan kanan Sarta hampir putus dibacok oleh anggota Jamaah
> > Ahmadiyah," kata Lukman.
> > >
> > > Lukman juga menjelaskan, sebenarnya warga tidak bermaksud
melakukan
> > kekerasan. Masyarakat hanya ingin agar Jamaah Ahmadiyah di Cikeusik
> > pimpinan Parman membubarkan diri.
> > >
> > > "Warga ingin Ahmadiyah itu membubarkan diri karena sudah
dinyatakan
> > sesat oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), tapi permintaan itu
abaikan
> > oleh mereka," katanya.
> > >
> > > Menurut Lukman, sebelumnya, pada Sabtu malam, puluhan anggota
Jamaah
> > Ahmadiyah dari Kota Bogor tiba di Cikeusik dengan menumpang dua
> > kendaraan roda empat, dan menginap di rumah Parman.
> > >
> > > Pada Minggu pagi, sekitar seribuan warga dari berbagai daerah, di
> > antaranya berasal dari Kecamatan Cibaliung, Cikeusik, Kabupaten
> > Pandeglang dan Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, mendatangi
rumah
> > Parman.
> > >
> > > Saat massa tiba, puluhan Jamaah Ahmadiyah yang berada di rumah
Parman
> > sudan siap dan mereka membawa berbagai jenis senjata tajam, seperti
> > samurai, parang, dan tombak.
> > >
> > > Sesaat kemudian, kata Lukman, salah seorang anggota Jamaah
Amhadiyah
> > membacok lengan kanan Sarta hingga nyaris putus.
> > >
> > > "Pembacokan inilah yang memicu bentrokan. Warga marah karena
melihat
> > lengan kanan Sarta nyaris putus," kata Lukman.
> > >
> > > Sebelumnya Kepala Polres Pandeglang AKBP Alex Fauzy Rasyad
> > menjelaskan, penyerangan warga Cikeusik terhadap Jamaah Ahmadiyah
dipicu
> > sikap jamaah yang mengeluarkan pernyataan bernada menantang warga
> > setempat.
> > >
> > > "Sebenarnya situasinya sudah kondusif, dan masyarakat juga sudah
> > tenang-tenang saja, tapi karena ada pernyataan bernada menantang
dari
> > Jamaah Ahmadiyah akhirnya warga terpancing," kata Kapolres ketika
> > dikonfirmasi.
> > >
> > > Mengenai adanya korban jiwa dan insiden itu, Kapolres mengaku
belum
> > mendapat laporan secara resmi.
> > >
> > > "Kalau korban meninggal dunia kita belum tahu, tapi kalau yang
> > mengalami luka berat memang ada empat orang, dan satu di antaranya
> > kondisinya koma. Korban dibawa ke rumah sakit oleh anggota,"
ujarnya.
> > (Ant/OL-3)
> > >
> > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > >
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke