Dan Dipo yang memang sedeng itu bilang Indonesia perlu bantu Belanda yagn 
adalah salah satu negeri makmur di muka bumi ini..


--- In [email protected], "sunny" <ambon@...> wrote:
>
> Refleksi : Sabar! Pak Presiden sedang  jual jamu koyoknya di Timor Kupang, 
> agar orang-orang disana tidak mudah  ditiup angin Timur. Nanti kalau sudah 
> kembali dari sana dan bila ada waktu baru datang untuk melihat korban gizi 
> buruk seperti Susanti  di Palembang.
> 
> 
> http://www.lampungpost.com/buras.php?id=2011020900483614
> 
>       Rabu, 9 Februari 2011 
>      
>       BURAS 
>      
>      
>      
> Gizi Buruk Muncul Lagi di Lampung! 
> 
>        
>       H. Bambang Eka Wijaya
> 
> 
> 
>       "SUSANTI usia tujuh tahun berat badannya hanya 11 kg, dinyatakan 
> menderita gizi buruk!" ujar Umar. "Warga Dusun Sinarogan, Sinargading, Kasui, 
> itu meninggal dalam perawatan RSUD Z.A. Pagaralam, Way Kanan, Senin (7-2) 
> pagi!"
> 
>       "Gizi buruk bukan penyakit ujug-ujug!" sambut Amir. "Seperti nasib 
> Susanti, gizi buruk bukan sekadar bawaan lahir yang membuat tubuhnya rentan 
> penyakit dan lambat tumbuh, tapi juga bawaan persentase tertinggi warga 
> miskin (lebih dari 40% jumlah rumah tangga) yang diterima Way Kanan saat jadi 
> kabupaten!"
> 
>       "Jadi, kalau 'puncak gunung es' kasus gizi buruk untuk Provinsi Lampung 
> kali ini muncul di Way Kanan, justru alamiah!" tegas Umar. "Tapi harus 
> diingat, puncak gunung es itu mencuat ke atas didorong oleh naiknya timbunan 
> di bawahnya! Artinya, kabupaten lain yang sebelumnya pernah jadi tempat 
> kemunculan gunung es gizi buruk supaya beres-beres agar kali ini lolos dari 
> giliran!"
> 
>       "Untuk 'beres-beres' itu, bagi kepala daerah yang mengenal baik 
> daerahnya-karena gizi buruk bukan masalah ujug-ujug-akan dengan mudah 
> mengetahui lokasi kawasan rawan gizi!" timpal Amir. "Dari kawasan itu bisa 
> muncul penderita gizi buruk ketika ada trigger factor yang memicunya! 
> Kenaikan harga pangan yang serentak dalam waktu panjang misalnya, seperti 
> tercermin pada inflasi kelompok pangan 2010 setinggi 15,64%, bisa menjadi 
> pemicu letusan gizi buruk secara luas! Apalagi di tengah kesulitan dengan 
> kenaikan harga serentak dalam waktu panjang itu, pembagian jatah raskin 
> sering tersendat pula! Jadilah kenyataan baru, penyakit gizi buruk dengan 
> gejala fisik busung lapar itu bukan semata akibat kesalahan bunda mengandung, 
> tapi juga bisa akibat jatah raskin kurang lancar!"
> 
>       "Pemicu yang tampak amat sepele bagi warga yang tidak serbakekurangan!" 
> tukas Umar. "Tapi lain hal bagi mereka yang jatah raskin (15 
> kg/bukan/keluarga) hanya cukup menyambung hidup untuk 10 hari, sedang 20 hari 
> berikutnya antara ada dan tiada-tak ada jaminan kebutuhan dasar itu 
> terpenuhi! Ketakpastian datangnya jatah raskin periode berikutnya jadi 
> masalah serius!"
> 
>       "Itu yang kurang dipahami para pengelola raskin, sehingga soal 
> giling-menggiling ulang beras mutu rendah agar terlihat layak untuk raskin, 
> sering mengganggu ketepatan waktu distribusinya!" timpal Amir. "Konon lagi 
> setelah kasus raskin yang mutunya kurang layak distribusi penyidikannya 
> dihentikan yang berwajib, eksesnya mengancam penderita gizi buruk yang 
> menerima raskin terlambat dengan mutu lebih rendah pula!" ***
>      
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke