Inilah jaman edan seperti ramalan Joyoboyo, yg ngga edan ngga 
kebagian...ngebunuh atas nama tuhan, yg dibunuh yg disalahkan..hanya karena 
beda keyakinan....
-----Original Message-----
From: Kencana Parwata <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Fri, 11 Feb 2011 07:23:32 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Bls: [zamanku] Yang Dijadikan Tersangka Adalah Korban Ahmadiah !!!

dalam penegakan hukum polisi kok masih mau diintervensi oleh tokoh tokoh agama, 
penegak macam apa itu? Mungkin memang benar kata orang di negara bejat ini kita 
semua harus ikut jadi bejat baru berkuasa. ''maaf saya pake kata kita'' bukan 
bermaksud mengajak anda.

Pada Jum, 11 Feb 2011 20:23 WIB muskitawati menulis:

>Yang Dijadikan Tersangka Adalah Korban Ahmadiah !!!
>                                      
>Makin rusak memang negara ini, yang diserang itu adalah jemaah Ahmadiah, 
>akibatnya timbul kerusuhan yang katanya ditimbulkan oleh Deden anggauta jemaah 
>Ahmadiah yang bertahan membela diri yang kena bacok paling parah.
>
>http://us.detiknews.com/read/2011/02/11/160642/1569537/10/kapolda-banten-kapolres-pandeglang-dicopot?9911012
>
>Polisi menunggu Deden sembuh untuk kemudian dijadikan tersangka, karena 
>menurut polisi awalnya, waktu penyerbu masuk, Deden menjotos si penyerbu 
>akibatnya timbul kerusuhan.
>
>Seharusnya sipenyerbu itulah yang dijadikan tersangka, karena menyerbu, 
>merusak rumah, akhirnya si Deden yang bertahan terpaksa menjotos muka si 
>penyerbu sehingga timbul kerusuhan.
>
>Kalo enggak diserbu khan enggak timbul kerusuhan, wong itu rumahnya Suparman 
>koq yang jadi imam-nya si Deden, wajar aja kalo rumahnya dijarah dan dirusak 
>si Deden terpaksa menjotosnya, kenapa disalahkan gara2 dia menjotos jadi 
>penyebab timbulnya kerusuhan???  Kerusuhan itu timbul bukan karena si Deden 
>menjotos tetapi karena penyerbuan yang merusak dan menjarah rumah itu.
>
>Tapi memang semua ini sudah direncanakan oleh Menteri Agama bersama Departemen 
>Agama, MUI dan polisi, sehingga semua ceritanya bisa diputer balik.  Ini 
>betul2 konspirasi negara yang paling parah dalam mendholimi jemaah Ahmadiah.
>
>Meskipun saya bukan umat Ahmadiah, tetapi secara nurani keadilan saya betul2 
>marah, geram, dan mengutuk Islam seperti ini.
>
>Islam sudah rusak bertambah rusak karena dirusak pemimpin2nya yang seperti 
>begini.  Saya yakin bukan cuma satu Islam yang merasa seperti apa yang saya 
>rasakan, ada jutaan muslimin lainnya juga merasakan ketidak adilan ini.  
>Setiap kejadian seperti ini saya selalu teringat akan pembantaian jutaan umat 
>muslimin Islam Tiga Waktu (Islam Wetu Telu) di Indonesia bagian Timur oleh 
>pelaku2 yang sama dizaman presiden Suharto.
>
>http://www.baliblog.com/travel-tips/bali-travel/wetu-telu-a-very-different-brand-of-islam-in-lombok.html
>http://doelmith.wordpress.com/2008/11/24/islam-sasak-waktu-telu-3/
>http://www.e-bacaan.com/artikel_solat3.htm
>
>Jadi bohong besar kalo dikatakan Indonesia bagian Timur itu sudah dikuasai 
>Islam, melainkan sudah dibantai Islam karena Islam Wetu Telu dianggap bukan 
>Islam.
>
>Barulah setelah Islam Wetu Telu dipaksa ganti dengan Islam MUI, maka timbullah 
>kasus Ambon, Poso dan lain2nya.  Jadi penyerbuan ke Ambon dan Poso sebetulnya 
>dilakukan oleh para pelaku yang sudah berpengalaman dalam beroperasi membantai 
>jutaan penganut Islam Wetu Telu yang merupakan perpaduan Islam dengan animisme 
>yang menjadi kepercayaan utama suku Sasak.
>
>Semua ini memang sudah merupakan perencanaan yang matang yang diatur demikian 
>rupa untuk memusnahkan semua Islam yang berbeda dari Islam Arab yang dianut 
>oleh MUI dan Departemen Agama.  Bahkan fokusnya sekarang adalah meng Islamkan 
>Papua.
>
>Ny. Muslim binti Muskitawati.
>
>
>
>
>






[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke