Ada-ada saja ceritanya dikatikan dengan agama.

Dulu ada pada permulaan abad ada bintang film Amerika yang bernama Rudolfo 
Valentino di angloxasonkan menjadi Rudolf Valentine, mungkin mirip seleberti 
zaman sekarang, disukai banyak wanita, dikejar-kejar wanita. Kalrena begitu 
popopuler E diciptakan Valentine Day untuk sitimulasi dagang, seperti halnya 
dengan hari ibu, hari bapak, hari anak semua terkait  dengan dagang. 
Valentino tidak terkait agama, berkat kuatnya advertensi maka di Eurpoa pun 
diadakan Valentine Day. Di Swedia baru 5 atau 6 tahun belakangan ini 
diadakan valentine day, kemudian juga ada Haloween Day. Pada Valentine Day 
dijual tjoklat. Laris juga kelihat karena dalam bentuk hati. Valentine Day 
disebut Hari Hati (Hjaertan Dag).

Komersialisai begitu dalam hari raya entah agama atau bukan agama maka 
misalnya di Jepang yang penduduknya 99% beragama Zinto Budhha pun merayakan 
Natal. Asala mulanya pada tahun 1930 perushaan Jepang membagi bonus pada 
bulan Desember sebelum Natal dikombinasikan dengan obral-obral di toko-toko, 
akhirnya menjadi kebiasaan dengan hadiah Natal.

Di Indonesia suka diputar balik cerita, dibilang ada terkait agama itu dan 
ini, karena umat dibodohi atau tidak mau cari tahu lebih jauh atau juga 
karena fasilitasnya terbatas, maka percaya saja pada orang-orang yang 
dianggap pandai lalu di-ulangi ulangi menjadi kebenaran umum.



----- Original Message ----- 
From: <[email protected]>
To: <[email protected]>
Sent: Sunday, February 13, 2011 2:35 AM
Subject: [proletar] Valentine


> Sebenarnya hari Valentine tidak memiliki asal usul yang jelas. Ada 
> beberapa versi latar belakangnya. Salah satunya adalah yang berikut ini.
>
> Romawi di abad ke-3 diperintah oleh Kaisar Claudius yang kejam. Ia 
> berambisi memiliki pasukan militer yang besar untuk berperang. Ia ingin 
> semua pria di kerajaannya bergabung di dalam ketentaraan.
>
> Claudius berpikir bahwa banyak pria Romawi enggan menjadi tentara karena 
> takut meninggalkan keluarga dan kekasih mereka. Lalu Claudius 
> memerintahkan untuk melarang semua pertunangan dan pernikahan di Romawi.
>
> Valentine yang saat itu merupakan pendeta terkenal di Roma bersama-sama 
> dengan seorang pendeta lain bernama Marius, secara sembunyi-sembunyi tetap 
> menikahkan para pasangan.
>
> Namun perbuatan mereka akhirnya diketahui oleh Claudius, yang langsung 
> memerintahkan untuk menangkap dan memenggal leher Valentine.
>
> Ia dihukum pancung pada tanggal 14 Februari 270 M. Sebelum dipenggal, ia 
> menulis surat buat putri penjaga penjara yang senantiasa menemaninya 
> selama di penjara. Di akhir surat ia menulis, "Dengan Cinta, Dari 
> Valentine mu".
>
> Karena itu ada yang percaya bahwa orang-orang merayakan tanggal 14 
> Februari sebagai hari Valentine untuk mengingat Valentine sebagai pejuang 
> cinta.
>
> Apapun latar belakang hari Valentine, perlakukanlah tanggal 14 Februari 
> secara proporsional dan tidak berlebihan.
> *
>
>
> ------------------------------------
>
> Post message: [email protected]
> Subscribe   :  [email protected]
> Unsubscribe :  [email protected]
> List owner  :  [email protected]
> Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
>
>
>
> 



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke