Refleksi : Apakah buruh daerah akan dipekerjakan dan berapa % dari keuntungan hasil pengolan di serahkan kepada pemerintah daerah ataukah daerah hanya berhak mendapat sebahagian dari pajak perusahaan?
http://www.ambonekspres.com/index.php?option=read&cat=40&id=32471 KAMIS, 16 Februari 2011 | 273 Hits RI Kantongi Komitmen Investasi Rusia US$ 3 Miliar di Halmahera Jakarta, AE.- Pemerintah tengah gencar menawarkan proyek-proyek ke investor asing dalam rangka mengembangkan industri dalam kemasan koridor-koridor ekonomi. Indonesia mendapatkan komitmen investasi dari Koreal Selatan US$ 3 miliar untuk pembangunan smelter (pengolahan tambang) di Halmahera. Hal ini disampaikan oleh Menko Perekonomian Hatta Rajasa ketika ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (14/2/2011). "Selama ini kan mereka (Rusia) selalu membeli bijih Nikel. Indonesia tidak akan mengekspor lagi, maka itu semuanya harus diolah di sini. Nanti juga ada China yang mau investasi di Sulawesi Tenggara sekitar US$ 3 miliar. Selain itu, juga ada industri baja oleh Posco sebesar US$ 6 miliar di Banten. Ditambah akan ada pembuatan pabrik baja di Kalimantan. Kita akan mencoba ground breaking tahun ini," tuturnya. Selain itu, Hatta mengatakan dirinya juga akan melakukan pendekatan dengan Korea Selatan untuk mengundang investasi di Indonesia yang dikemas dalam bentuk koridor ekonomi. Banyaknya warga Korsel dan juga pengusaha yang tinggal di Indonesia diharapkan menjadi faktor pemicu meningkatnya investasi Korsel di Indonesia. "Nanti saya akan berangkat ke Korea Selatan untuk menyampaikan perluasan pembangunan ekonomi. Mereka menyatakan akan mendukung, mereka akan masuk ke koridor industri," kata Hatta. Dikatakan Hatta, saat ini sudah ada 35 ribu warga negeri ginseng tersebut yang tinggal di Indonesia. Pemerintah mengincar investasi Korsel hingga US$ 15 triliun, diharapkan investor Korsel bakal mengembangkan industri di luar Jawa. "Kemudian, nanti juga akan dilaksanakan business gathering. Saya juga ingin bicara one on one dengan Hyundai, untuk bangun industri di sini, begitu juga dengan Posco, dan sebagainya. Saya ingin ada pengembangan industri langsung di Indonesia," ucap Hatta. Hatta juga menyampaikan terkait adanya komitmen dari Rusia untuk membangun smelter (pengolahan tambang) di pulau Halmahera yang berbasis pengolahan Nikel. Dikatakan oleh Hatta, investor Rusia sudah komit untuk menginvestasikan dana senilai US$ 3 miliar. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
